PKS Sebut New Normal Jadi 'Dalang' Kasus COVID-19 Cetak Rekor Ilustrasi Rapid Test COVID-19. Foto: Net

MerahPutih.com - Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta menilai, peningkatan kasus pasien positif COVID-19 yang mencetak rekor tertinggi dalam dua hari terakhir ini. Hal itu disebabkan kebijakan pemerintah melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan new normal.

Menurut Sukamta, masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan saat pemerintah menerapkan new normal dan melonggarkan PSBB.

Baca Juga

Reisa Broto Asmoro Jadi Anggota Komunikasi Penanganan COVID-19, Begini Komentar Pengamat

"Kondisi ini saya kira tidak lepas dari wacana pelonggaran dan juga new normal yang sering disampaikan pemerintah. Sebagian masyarakat mempersepsikan pernyataan-pernyataan pemerintah dengan menganggap kondisi saat ini sudah normal dan bisa beraktivitas seperti biasa," kata Sukamta dalam keterangannya, Kamis (11/6).

Seharusnya, pemerintah memperketat PSBB dan memperbanyak tes COVID-19 massal untuk melacak virus. Kemudian, pemerintah bisa memperkuat layanan fasilitas kesehatan, dan banyak melakukan sosialisasi protokol kesehatan.

Seorang dokter menunjukkan alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Seorang dokter menunjukkan alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Jika pemerintah lebih khawatir soal ekonomi dibanding kesehatan dan nyawa masyarakat, harga yang akan dibayar tidak hanya jiwa tetapi kondisi ekonomi juga tidak akan membaik.

"Kami paham masyarakat butuh makan, sehingga perlu bekerja di luar rumah. Namun demikian, kondisi pemerintah yang kadang kebijakannya membingungkan jangan sampai menurunkan kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan karena virus corona masih ada di sekitar kita," papar dia.

Baca Juga

Penghapusan Batas 50 Persen Penumpang Berpotensi Tingkatkan Kasus COVID-19

Untuk diketahui, dalam dua hari belakangan ini peningkatan pasien positif COVID-19 mencetak rekor tertinggi. Data Selasa (9/6), penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 1.043 orang. Angka ini lebih tinggi dari rekor sebelumnya pada 6 Juni yang tercatat sebanyak 993 orang.

Data Rabu (10/6), rekor tertinggi kembali terpecahkan. Kala itu, penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 1.241 orang atau meningkat dari data sehari sebelumnya dengan 1.043. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terdampak COVID-19, Ratusan Ribu WNI Telah Balik Kampung
Indonesia
Terdampak COVID-19, Ratusan Ribu WNI Telah Balik Kampung

WNI yang membawa hasil uji PCR dari luar negeri dengan hasil negatif sebelum keberangkatan, harus menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba di Indonesia.

Petugas Evakuasi Perempuan Tiba-Tiba Pingsan di Halte TransJakarta Klender
Indonesia
Petugas Evakuasi Perempuan Tiba-Tiba Pingsan di Halte TransJakarta Klender

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pukul 08.00 WIB

Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya
Indonesia
Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya

Penggerebekan dilakukan pada hari Senin (21/9) pukul 18.00 WIB berdasarkan laporan dari masyarakat.

Polisi Cokok Pelaku Prank Pemberi Sembako Sampah ke Waria di Bandung
Indonesia
Polisi Cokok Pelaku Prank Pemberi Sembako Sampah ke Waria di Bandung

Ferdian Paleka merupakan Youtuber dengan konten-konten yang nyeleneh

 Pembatasan Sosial Skala Besar Bisa Timbulkan Konflik Bila Tak Dikelola Dengan Baik
Indonesia
Pembatasan Sosial Skala Besar Bisa Timbulkan Konflik Bila Tak Dikelola Dengan Baik

Menurut Trubus, sebelum dikeluarkan PSBB, seharusnya mengeluarkan darurat kesehatan melalui Peraturan Presiden.

Anies Diminta Jelaskan Status Kampung Akuarium
Indonesia
Anies Diminta Jelaskan Status Kampung Akuarium

"Tidak boleh sesuatu itu ngambang, harus tegas. Supaya apa? Supaya mereka itu mandiri, mereka tahu berapa sewanya," papar Yayat

Polres Jakbar Tangkap Artis Anggota Sindikat Penyelundup Sabu Malaysia
Indonesia
Polres Jakbar Tangkap Artis Anggota Sindikat Penyelundup Sabu Malaysia

Tersangka juga pernah beberapa kali mengisi acara program televisi

LPSK: Korban Penyerangan Polsek Ciracas Berhak Mendapatkan Restitusi
Indonesia
LPSK: Korban Penyerangan Polsek Ciracas Berhak Mendapatkan Restitusi

Menurutnya, peristiwa yang terjadi Sabtu dini hari tersebut telah menimbulkan rasa takut masyarakat

Jangan Panik, Pemerintah Jamin Stok Beras Dalam Negeri
Indonesia
Jangan Panik, Pemerintah Jamin Stok Beras Dalam Negeri

Arya Sinulingga mendorong perusahaan pemerintah yang bergerak di sektor pangan meyakinkan publik bahwa mereka bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo
Indonesia
Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo

Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, mengatakan gelombang pertama tes kesehatan pada Selasa-Rabu dikuti lima kabupaten/kota