PKS 'Roadshow' Golkan Pansus Jiwasraya, Anis: Perjuangan Tiada Akhir Logo PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Merahputih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah mulai menggalang kekuatan untuk merealisasikan pembentukan panitia khusus (pansus) kasus dugaan skandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Kami sudah keliling, roadshow (ke partai-partai lain)," kata Anggota Komisi XI DPR Fraksi PKS, Anis Byarwati dalam diskusi 'Jiwasraya dan Prospek Asuransi' di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1).

Baca Juga:

Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan Terkait Korupsi Jiwasraya

Anis optimis usulan PKS bakal mendapat sambutan yang positif dari fraksi lainnya. Bahkan, ia menyebut sudah ada lima fraksi di parlemen yang setuju dengan pembentukan Pansus untuk mengusut tuntas skandal Jiwasraya.

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (pks.id)

Hal itu diketahuinya dari pernyataan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. "Positif. Pimpinan DPR Pak Dasco sebut ada lima fraksi yang setuju cuma kita akan terus gulirkan itu," jelasnya.

Baca Juga:

Istana Tegaskan Tidak Ada Kaitan Antara Presiden Jokowi dan Kasus Jiwasraya

Anis berpendapat, Pansus adalah mekanisme terbaik untuk mengusut tuntas skandal di perusahaan plat merah itu. PKS tidak setuju jika DPR hanya menggulirkan Panita Kerja (Panja) semata karena masalah ini sangat sistemik.

"Panja tidak cukup. Kita akan usulkan Pansus. Kita akan lobi lagi. Perjuangan tiada akhir," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawa HP ke Rutan KPK, Imam Nahrawi Bakal Mendapat Sanksi
Indonesia
Bawa HP ke Rutan KPK, Imam Nahrawi Bakal Mendapat Sanksi

Pemberian sanksi dilakukan jika yang bersangkutan terbukti membawa handphone ke dalam rumah tahanan (Rutan).

PSI: Wali Kota Tangsel Dianggap Gagal Jaga Netralitas ASN
Indonesia
PSI: Wali Kota Tangsel Dianggap Gagal Jaga Netralitas ASN

"PSI sudah ingatkan jauh-jauh hari mengenai netralitas ASN dalam pilkada. Tapi yang terjadi justru sebaliknya," kata Ferdi

Diterpa Isu Miring, Berikut Tanggapan Relawan Vaksin COVID-19
Indonesia
Diterpa Isu Miring, Berikut Tanggapan Relawan Vaksin COVID-19

Uji klinis vaksin COVID-19 yang dilakukan PT Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad sempat diterpa isu tak sedap.

Anies Perpanjang Masa Tanggap Darurat Corona hingga 19 April
Indonesia
Anies Perpanjang Masa Tanggap Darurat Corona hingga 19 April

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 361 tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19

Dukung Kemerdekaan Palestina di Sidang PBB, Jokowi: No One, No Country Should Be Left Behind
Indonesia
Dukung Kemerdekaan Palestina di Sidang PBB, Jokowi: No One, No Country Should Be Left Behind

Hingga kini, prinsip Dasa Sila Bandung masih sangat relevan

Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun
Indonesia
Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun

"Jumlah pelanggaran sepeda motor sejumlah 157 pelanggaran," katanya.

 Suap Impor Bawang, Eks Legislator PDIP Nyoman Dhamantra Divonis 7 Tahun Penjara
Indonesia
Suap Impor Bawang, Eks Legislator PDIP Nyoman Dhamantra Divonis 7 Tahun Penjara

Tak hanya pidana penjara, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada Nyoman Dhamantra berupa pencabutan hak politik selama empat tahun setelah menjalani pidana pokok.

Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq
Indonesia
Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq

“Di situlah penyidik juga mau tahu. Ada apa? Pasti ditanya itu. Yang jelas Gubernur kan mengeluarkan Pergub,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono

Kerusuhan di Jakarta akibat Hasutan Sejumlah Aktivis
Indonesia
Kerusuhan di Jakarta akibat Hasutan Sejumlah Aktivis

Polisi menangkap sejumlah aktivis atas dugaan penghasutan serta menyebarkan ujaran kebencian berdasarkan SARA terkait demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja.

KPK Sebut Vonis Peneror Novel Jadi Preseden Buruk bagi Pemberantasan Korupsi
Indonesia
KPK Sebut Vonis Peneror Novel Jadi Preseden Buruk bagi Pemberantasan Korupsi

Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, masing- masing dihukum dua tahun penjara dan 1,5 tahun penjara.