PKS Minta Anies Tambah Anggaran Budidaya Ikan dan Tanaman di APBD 2021 Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli. Foto: PKS DKI Jakarta

MerahPutih.com - Wabah COVID-19 yang menyerang Jakarta membuat masyarakat berkreatif tinggi dalam menambah penghasilan dengan bercocok tanam melalui hidroponik dan budidaya ikan di halaman lingkungan rumah.

Maka dari itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli menyarankan kepada Pemprov DKI untuk menambahkan anggaran yang dialokasikan untuk bantuan peralatan hidroponik, benih, dan bahkan pelatihan dalam APBD DKI Tahun Anggaran 2021.

Menurutnya, dengan campur tangan pemerintah dapat meringankan masyarakat dalam permodalan dan membantu penghasilan warga di tengah kesulitan ekonomi saat ini.

Baca Juga

Persahabatan Ormas Islam Ajak Seluruh Pihak Atasi Pandemi COVID-19

Kebiasaan warga meningkatkan penghasilan dari tanaman dan perikanan itu dilihat M Taufik Zoelkifli atau akrab disapa MTZ dari konstituennya di Jakarta Timur. Hal ini, terus dikawal MTZ, agar APBD 2021 memberikan ruang yang cukup bagi pengembangan urban farming.

"Sekarang, urban farming seperti hidroponik sayur-mayur dan juga budidaya ikan di rumahan, misalnya dalam ember, menjadi salah satu penopang konsumsi pangan dan perekonomian Jakarta," ujar MTZ dihadapan Eksekutif saat sidang pembahasan RAPBD 2021 di Bogor.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli. Foto: PKS DKI Jakarta

"Anggaran untuk sektor bantuan peralatan hidroponik, benih, dan bahkan pendampingan serta pelatihan harus ditingkatkan lagi," sambungnya.

Politisi PKS ini pun mendorong PD Pasar Jaya untuk bisa menangkap geliat tersebut dengan cara memberikan ruang pemasaran bagi hasil urban farming masyarakat.

Baca Juga

Komunikasi Pemerintah Soal COVID-19 Minta Diperjelas

Lebih lanjut, MTZ juga meminta agar warga DKI bisa mengakses dan memanfaatkan aset Pemda seperti situ atau dan danau, serta lahan-lahan yang menganggur untuk urban farming dengan budidaya perikanan dan pertanian. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
87 Ribu Warga Sleman Akan Divaksin COVID-19 Tahap Kedua
Indonesia
87 Ribu Warga Sleman Akan Divaksin COVID-19 Tahap Kedua

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi ASN dibagi dalam tiga sesi setiap harinya

162 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
162 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Angka itu meningkat 39,2 persen jika dibandingkan lalu lintas normal.

 MUI Jabar Keluarkan Panduan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
MUI Jabar Keluarkan Panduan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi COVID-19

"Yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan amanah, maka salat Idul Fitri dapat dilaksanakan dengan cara berjamaah di tanah lapang, masjid, musala, atau tempat lain," kata Rahmat

Pandemi Corona Belum Berakhir, Omset Penjualan Batik di Pasar Klewer Solo Turun Drastis
Indonesia
Pandemi Corona Belum Berakhir, Omset Penjualan Batik di Pasar Klewer Solo Turun Drastis

Ia mengaku sejak dihantam pagebluk corona Pasar Klewer yang merupakan sentra batik terbesar di Solo lesu dan limpung.

Peringati HUT ke-75 RI, Anies Tekankan Pemprov DKI Nomorsatukan Keselamatan Rakyat
Indonesia
Peringati HUT ke-75 RI, Anies Tekankan Pemprov DKI Nomorsatukan Keselamatan Rakyat

Menurut Anies, peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 RI ini merupakan momen spesial

Kasus COVID-19 Brazil Tembus Angka Empat Juta
Dunia
Kasus COVID-19 Brazil Tembus Angka Empat Juta

Menurut kementerian, tercatat 43.773 kasus baru dan 834 kematian COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

Kritik Habis-habisan, Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan
Indonesia
Kritik Habis-habisan, Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini menjadi tengah menjadi sorotan publik.

Masyarakat Euforia Seolah Tak Ada COVID-19, BPJT: Pandemi Masih Berlangsung
Indonesia
Masyarakat Euforia Seolah Tak Ada COVID-19, BPJT: Pandemi Masih Berlangsung

Hal ini tidak lain karena kapasitas angkutan harus dikurangi agar dapat menegakkan physical distancing

Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan
Indonesia
Wagub DKI: Anies Minta Pembahasan Raperda COVID-19 Segera Ditetapkan

Riza mengatakan, Anies mengharapkan agar pembahasan Raperda penanggulangan COVID-19 secepatnya dibahas dan diselesaikan.

Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19
Indonesia
Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19

Peneliti utama vaksin COVID-19 Profesor Kusnandi Rusmil menanggapi pandangan beberapa orang yang meremehkan penyakit yang disebabkan SARS CoV-2 virus penyebab COVID-19.