PKS Ingatkan Belanda Jangan Sekadar Minta Maaf, Tapi Juga Beri Ganti Rugi Anggota Komisi 1 DPR RI Sukamta. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte pada ]Kamis (17/2) menyampaikan permintaan maaf kepada Indonesia atas penggunaan kekerasan secara secara sistematik, melampaui batas, dan tidak etis di Indonesia pada 1945-1950.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi 1 DPR RI Sukamta setuju, kekejaman penjajah adalah peristiwa pedih yang akan terus tercatat dalam sejarah dan diingat oleh Bangsa Indonesia. Hingga bangsa Indonesia selalu memiliki jiwa besar untuk memberikan maaf.

Baca Juga

Kemenlu Pelajari Hasil Penelitian Perang Terkait Permintaan Maaf PM Belanda

“Pengalaman pahit menjadi negeri yang pernah dijajah, membuat Indonesia menjadi bangsa yang anti penjajahan," kata Sukamta dalam keterangan persnya, Minggu (20/2).

Menurut Wakil Ketua Fraksi PKS permintaan maaf pemerintah Belanda atas kekejaman yang pernah dilakukan di Indonesia akan lebih baik jika diikuti dengan tindakan nyata.

Yakni dengan upaya penyelidikan lebh lanjut mengungkap fakta-fakta yang terjadi di masa lalu serta memberikan ganti rugi kepada keluarga korban dan Bangsa Indonesia secara keseluruhan.

“Di lokasi-lokasi yang diyakini menjadi lahan pembantaian Belanda juga perlu dibangun prasasti atau museum, sebagai penghormatan bagi para korban dan sekaligus pengingat bagi generasi berikutnya," jelas Sukamta.

Baca Juga

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Kayak Zaman Belanda

Anggota DPR RI asal Yogyakarta ini juga berharap pemerintah Belanda yang sudah kenyang menjajah bangsa-bangsa lain di masa lalu, mau menebus kesalahan.

"Khususnya dengan aktif mendukung perjuangan bangsa-bangsa yang masih terjajah, seperti Bangsa Palestina," terang Sukamta.

Akan sangat baik jika pemerintah Belanda bisa memiliki sikap seperti Indonesia yang selalu mendukung perjuangan bangsa-bangsa yang masih terjajah menuju kemerdekaannya.

"Termasuk tidak pernah mau berteman dengan penjajah," jelas Sukamta.

Ia meyakini, jika sikap seperti ini mendapat dukungan dari banyak negara termasuk Belanda, tentu cita-cita menghadirkan dunia yang aman dan damai bukan sesuatu yang mustahil. (Knu)

Baca Juga

Belanda Minta Maaf Atas Kekerasan Perang 1945 - 1949 di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewas KPK Surati Dirut Pertamina Terkait Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli
Indonesia
Dewas KPK Surati Dirut Pertamina Terkait Dugaan Gratifikasi Lili Pintauli

Dewan Pengawas (Dewas) KPK kembali mengirimkan surat kepada Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati.

Krisis Ekonomi Makin Parah, Ribuan Demonstran Kepung Kediaman  Presiden Sri Lanka
Dunia
Krisis Ekonomi Makin Parah, Ribuan Demonstran Kepung Kediaman Presiden Sri Lanka

Ribuan orang membanjiri distrik pemerintah di Kolombo sambil meneriakkan slogan-slogan anti presiden dan menyingkirkan sejumlah barikade polisi ketika bergerak menuju kediaman Rajapaksa.

Gempa Dangkal Magnitudo 6,0 Landa Halmahera Barat
Indonesia
Gempa Dangkal Magnitudo 6,0 Landa Halmahera Barat

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Mengenang Perpindahan Keraton Kartasura lewat Kirab Budaya
Indonesia
Mengenang Perpindahan Keraton Kartasura lewat Kirab Budaya

Tepat tanggal 17 Februari, Kota Solo berusia 227 Tahun.

Mulai 17 Mei, Jalan Dewi Sartika Depok Ditutup Sementara
Indonesia
Mulai 17 Mei, Jalan Dewi Sartika Depok Ditutup Sementara

“Jalan Dewi Sartika sementara ditutup. Penutupan akan dilakukan mulai 17 Mei 2022 pukul 23.30 WIB, bersama Polres Metro Depok. Kami sudah merancang rekayasa lalu lintas dan akan diberlakukan hingga akhir Desember 2022,” ucap Kadishub Depok, Eko Herwiyanto

Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri
Indonesia
Novel Belum Tahu Teknis Perekrutan ASN Polri

Namun, ia belum tahu soal teknis perekrutan menjadi ASN Polri. Novel hanya menerangkan sosialisasi ini berupa pertanyaan kesediaan untuk masuk ASN Polri.

Ketua KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jateng Agar Jadi 'Leader' Berintegritas
Indonesia
Ketua KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jateng Agar Jadi 'Leader' Berintegritas

Tolong kepala daerah cek apakah program di APBD-nya sudah mengarah pada upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat

Konferensi Polwan Sedunia Digelar di Labuan Bajo
Indonesia
Konferensi Polwan Sedunia Digelar di Labuan Bajo

Konferensi Polwan Sedunia yang dilaksanakan di Indonesia merupakan kegiatan internasional pertama selama pandemi COVID-19.

Munarman Bantah Lakukan Baiat hingga Andaikan Serangan Teror Terjadi saat Aksi 212
Indonesia
Munarman Bantah Lakukan Baiat hingga Andaikan Serangan Teror Terjadi saat Aksi 212

Munarman angkat suara soal tuduhan JPU mendakwanya berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Bakr Al Baghdadi termasuk hendak melancarkan aksi teror.

Penambahan Pasien COVID-19 Capai 480 Orang Per Hari
Indonesia
Penambahan Pasien COVID-19 Capai 480 Orang Per Hari

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 14 orang