PKS bakal Temui Nasdem, Bangun Koalisi? Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

MerahPutih.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman direncanakan akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (29/1) siang ini.

Sekjen PKS Mustafa Kamal menyebutkan agenda pertemuan nanti merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Surya dan jajaran DPP Partai Nasdem berkunjung ke kantor DPP PKS.

Baca Juga

Kader PKS Diinstruksikan Bantu Korban Banjir, Minimal Bantu Dana

"Silaturahmi ini kan tradisi bangsa kita. Setelah kami dikunjungi Bang Surya Paloh dan jajaran kini kami melakukan kunjungan balasan ke DPP Partai Nasdem," kata Mustafa dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (29/1).

Sekjen Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal. (Hilal/PKSFoto)
Sekjen Partai Keadilan Sejahtera Mustafa Kamal. (Hilal/PKSFoto)

Ia mengatakan, silaturahmi antar elemen bangsa akan terus PKS lakukan seperti Sohibul Iman.

"Bangsa ini juga perlu relaksasi politik," imbuhnya.

Baca Juga

Matangkan Rencana Koalisi, Nasdem Bakal Gelar Pertemuan Lanjutan dengan PKS

Mustafa menyebut rombongan PKS akan dipimpin langsung oleh Sohibul didampingi beberapa jajaran pengurus DPP PKS seperti Sekretaris Jenderal Mustafa Kamal, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua Bidang Polhukam Muzzammil Yusuf, Ketua Bapilu DPP PKS Chairul Anwar dan beberapa pengurus lain.

"Sebagai silaturahmi balasan tentu pembicaraannya tidak akan lepas dari konteks kebangsaan dan situasi kekinian. Yang jelas kami meyakini silaturahmi itu membawa kebaikan, bisa mendatangkan rezeki kalau dalam norma keagamaan," tutur Mustafa.

Baca Juga

Kebanyakan Berkunjung ke Luar Negeri, Menhan Prabowo Dikritik PKS

Surya berkunjung ke kantor DPP PKS menemui Sohibul pada 20 Oktober 2019 dalam pertemuan yang sempat memicu berbagai spekulasi dan mengundang komentar Presiden Joko Widodo terkait foto dua ketua parpol itu yang sedang berpelukan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Nilai Pencopotan Baliho Rizieq Bukti Negara Hadir Melindungi Rakyat
Indonesia
Pengamat Tegaskan Gibran Bukan Bagian Dinasti Politik
Indonesia
Pengamat Tegaskan Gibran Bukan Bagian Dinasti Politik

"Karena (pencalonan Gibran) kan baru proses politik dan yang menentukan masyarakat sendiri, apakah memilih dia atau tidak," kata Wempy

Polri Sebut Tak ada Unsur Pidana Saat Kerumunan Kegiatan Jokowi di NTT
Indonesia
Polri Sebut Tak ada Unsur Pidana Saat Kerumunan Kegiatan Jokowi di NTT

"Sehingga laporan polisi tidak diterbitkan untuk PP GPI,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Minggu (28/2).

MK Diyakini Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Surabaya di Putusan Sela
Indonesia
MK Diyakini Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Surabaya di Putusan Sela

Ambang batas selisih suara yang bisa diajukan gugatan maksimal 0,5 persen. Sedangkan, Eri-Armuji menang dengan selisih 13,8 persen.

Klaster Perkantoran Merebak, Pengusaha Tolak WFH Secara Total
Indonesia
Klaster Perkantoran Merebak, Pengusaha Tolak WFH Secara Total

Para pengusaha memilih pengetatan protokol kesehatan secara disiplin

Ratusan Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah
Indonesia
Ratusan Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah

Pemerintah sudah menyiagakan seluruh posko pengungsian

Polisi Periksa Bos Persija dan Pengurus Jakmania Gegara Konvoi Kemenangan
Indonesia
Polisi Periksa Bos Persija dan Pengurus Jakmania Gegara Konvoi Kemenangan

Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Presiden Persija Mohammad Prapanca dan Pengurus Umum The Jakmania pada Rabu (28/4).

Densus 88 Tangkap Sejumlah Terduga Teroris Setelah Bom Makassar
Indonesia
Densus 88 Tangkap Sejumlah Terduga Teroris Setelah Bom Makassar

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3).

Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari
Indonesia
Jabar Siapkan Kapasitas Limbah COVID-19 hingga 24 Ton Per Hari

Limbah medis merupakan segala jenis sampah yang mengandung bahan infeksius atau bahan yang berpotensi infeksius.

Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial
Indonesia
Bikin Publik Simpati, Konflik Demokrat Lambungkan AHY Jadi Capres Potensial

Rilis survei dari lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi yang baik.