PKPU Atur Kampanye Pertemuan Terbatas dan Tatap Muka, Formappi: Ini Favorit Paslon Peneliti Formappi Lucius Karus (Foto: Twitter:/@luciuskarus)

Merahputih.com - Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus mengkritik aturan tentang kampanye pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020. Menurut dia, kampanye model ini akan menjadi favorit bagi para pasangan calon untuk dilakukan.

"Saya kira ini yang paling favorit oleh paslon, pertemuan dengan kehadiran fisik orang-orang di dalam ruangan," kata Lucius kepada Wartawan, Jumat (25/9).

Baca Juga

Gibran Dapat Nomor Urut 1, Bajo Nomor 2

Lucius berujar dalam ketentuan yang mengatur metode kampanye pilkada ini membuka peluang para paslon mengadakan pertemuan.

Meskipun dibatasi jumlah maksimal 50 orang dan dilakukan di dalam gedung, aturan ini membuat pasangan calon bisa memilih apakah melakukan kampanye secara daring atau langsung.

Ia berpendapat, anjuran untuk mengutamakan kampanye secara daring dalam metode pertemuan terbatas dan pertemuan tatap ini tak membuat aturan itu mengikat para paslon.

anggota DPRD DKI Jakarta terpilih dari PSI, Idris Ahmad
Peneliti Formappi Lucius Karus. Foto: MP/Asropih

Sehingga, paslon bisa saja memilih untuk menggelarnya dengan pertemuan secara langsung.

"Itu tidak sangat mengikat keliatannya, tidak membuat pasangan calon kemudian tidak punya pilihan untuk melakukan pertemuan fisik," ujarnya.

Pasal 58 ayat (1) PKPU mengatur partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon, tim kampanye, dan/atau pihak lain mengutamakan metode kampanye pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka dan dialog dilakukan melalui media sosial dan media daring.

Baca Juga

Eks Ketua Komisi I Buka-bukaan Soal Gatot Nurmantyo Diganti karena Film G30S

Meski dianjurkan untuk dilakukan daring, KPU masih memperbolehkan metode kampanye ini bisa dilakukan secara langsung. Hal itu tertuang dalam Pasal 58 ayat (2). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkes Sebut Pengorbanan Tenaga Medis yang Meninggal Tak Boleh Sia-Sia
Indonesia
Menkes Sebut Pengorbanan Tenaga Medis yang Meninggal Tak Boleh Sia-Sia

Angka tersebut memberikan dua makna yang harus disadari oleh masayarakat Indonesia

Warga Sekitar Gunung Merapi Diminta Waspadai Banjir Lahar Dingin
Indonesia
Warga Sekitar Gunung Merapi Diminta Waspadai Banjir Lahar Dingin

Banjir lahar dingin berpotensi muncul di sungai-sungai yang bermuara di hulu Gunung Merapi.

Alasan Paspampres Lumpuhkan Langsung Pengendara Moge Dekat Istana
Indonesia
Alasan Paspampres Lumpuhkan Langsung Pengendara Moge Dekat Istana

Pasukan Paspampres menghentikan dan "melumpuhkan" rombongan motor gede (moge) di dekat Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (21/2).

Satpol PP Tindak Pedagang Nekad Berjualan di Trotoar saat PSBB
Indonesia
Satpol PP Tindak Pedagang Nekad Berjualan di Trotoar saat PSBB

Sejumlah produk fashion, seperti baju, sandal, sepatu dan sepatu anak dijejer rapih oleh pedagang di trotoar.

KPU Sulut Siap Gelar Pilkada Serentak 2020
Indonesia
KPU Sulut Siap Gelar Pilkada Serentak 2020

KPU Sulut akan melakukan pendaftaran bakal calon kepala daerah (cakada) untuk empat kabupaten, tiga kota, dan pilgub.

Buntut Video Viral Anji, Masyarakat Diminta Tak Asal Percaya Obat COVID-19
Indonesia
Buntut Video Viral Anji, Masyarakat Diminta Tak Asal Percaya Obat COVID-19

Status obat yang diklaim Hadi Pranoto dapat menyembuhkan COVID-19 tidak jelas

Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air
Indonesia
Tim DVI Polri Pastikan Identifikasi Semua Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

DVI Polri berkomitmen bekerja maksimal mengidentifikasi penumpang hingga temuan body part atau bagian tubuh terakhir dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

5 Pengungsi Korban Gempa Sulbar di Jateng Dinyatakan Reaktif COVID-19
Indonesia
5 Pengungsi Korban Gempa Sulbar di Jateng Dinyatakan Reaktif COVID-19

Hal itu diketahui usai jalani rapid test antigen di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Kamis (21/1)

Pulihkan Ekonomi, Anggaran Bagi Korporasi Belum Terserap
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, Anggaran Bagi Korporasi Belum Terserap

Pertengahan Juni lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menumpahkan kekesalanya pada para pembantunya dalam rapat kabinet. Para pembantunya tersebut, bekerja biasa-biasa saja dan tidak memiliki rasa sense of crisis.

Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik
Indonesia
Selama Sebulan, Lebih dari 30 Ribu Kendaraan Langgar Aturan Mudik

Jika dirinci, paling banyak warga coba keluar Jadetabek lewat Pintu Tol Cikarang Barat