PKB Sindir KPU  'Gak Pede' Selenggarakan Pemilu 2019 Wakil Direktur Bidang Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy (berjas tengah). (Dok PB PTMSI)

MerahPutih.com - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy melihat ada kegalauan di tubuh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini sangat erat kaitannya dengan ancaman-ancaman yang datang.

Melihat situasi ini, ia menghimbau agar KPU melaporkan pihak-pihak yang mengancam tersebut kepada yang berwenang atau penegak hukum. Sebab, menurutnya, jika terus dibiarkan ancaman tersebut akan mengganggu proses dan intergritas penyelenggaraan pemilu tanah air.

“Kalau ada orang yang ancam people power, laporkan ke polisi, karena mengganggu integritas penyelenggara pemilu. KPU jangan takut,” kata Edy dalam keterangan persnya yang diterima merahputih.com, Selasa (16/4).

Wakil Direktur Bidang Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy (MP/Fadhli)
Wakil Direktur Bidang Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Lukman Edy (MP/Fadhli)

Tak hanya people power saja, Lukman melihat, ancaman hoaks terkait pemilu juga turut andil dalam kegalauan KPU. Dirinya menilai berbagai ancaman hoaks cenderung mendelegitimasi Pemilu 2019 dan para penyelenggaranya.

“Saya melihat wajah yang tidak percaya diri dari KPU dan stafnya untuk menyelenggarakan pemilu. Makanya perlu di-support supaya menyelenggarakan pemilu dengan percaya diri,” katanya.

Lukman menyebut, dalam negara demokrasi seperti Indonesia yang akan menyambut pemilu, people power adalah berpartisipasi dalam keberlangsungan pemilu.

People power di negara demokrasi adalah turun ke TPS, bukan tidak mengakui pemilu, turun ke jalan, lalu menggagalkan penyelenggaraan pemilu,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PPDT) ini mengimbau kepada KPI agar melaporkan pihak-pihak yang mengancam melakukan people power. (Knu)

Baca Juga: Ancaman People Power Amien Rais Dinilai Permalukan Diri Sendiri



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH