PKB Minta AHY Jadi Cawapres Cak Imin, Demokrat: Belum Prioritas Arsip-Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri) menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Demokrat AHY (kanan) di kantor DPP PKB di Jakarta, Rabu (8/7). ANTARA FOTO/Reno Esnir/wsj.

MerahPutih.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memunculkan wacana untuk menduetkan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam Pilpres 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengaku mendapatkan masukan dari sejumlah pihak agar keduanya dapat diduetkan di Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Saya pikir ini opsi yang bagus juga, lebih fresh, duet sipil-militer, religius-nasionalis," kata Jazilul dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (4/6).

Baca Juga:

Survei CISA: Elektabilitas PDI-P Tetap Unggul, AHY dan Demokrat Semakin Moncer

Jazilul mengatakan, saat ini masyarakat membutuhkan sosok yang lebih fresh dari berbagai nama tokoh capres yang sudah ada.

Sosok capres mendatang harus mampu memberikan harapan dan turun tangan mengatasi kesulitan masyarakat.

"Hemat saya, masyarakat perlu sesuatu yang fresh, yang berikan harapan dan mau turun tangan mengatasi keadaan yang serba sulit ini," ujarnya.

Jazilul menilai, duet Cak Imin-AHY lebih menarik karena memasangkan tokoh agamis dengan nasionalis.

"Gus Ami-AHY juga fresh menarik. Sebab kombinasi sipil-militer, agamis-nasionalis sesuai visi dan platform perjuangan PKB selama ini," ujar dia.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (24/3). (MP/Ismail)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini mengatakan, PKB telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik. Akan tetapi, hal itu baru sebatas penyamaan visi dan gagasan, belum fokus ke arah paket capres-cawapres.

"Komunikasi dengan partai lain tetap kita lakukan tapi belum fokus pada penjajakan pasangan capres-cawapres. Kami ikuti perkembangan dinamika yang berkembang di masyarakat," ungkap Gus Jazil.

Sementara itu, Partai Demokrat menghormati sikap PKB yang ingin memasangkan keduanya.

"Kami menghormati aspirasi politik yang berkembang di internal PKB terkait Pemilihan Presiden 2024, termasuk wacana memasangkan Mas Ketum AHY dengan Cak Imin," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan.

Baca Juga:

PKB Lirik AHY Berduet Dengan Cak Imin

Demokrat menilai, sah saja PKB memilih AHY sebagai cawapres Cak Imin. Tetapi, Demokrat belum menyikapi dan membahas wacana ini sebagai prioritas.

"Bagi Partai Demokrat, penyikapan dan pembahasan wacana seperti ini belum menjadi prioritas," kata Kamhar. (Knu)

Baca Juga:

Anies dan AHY Terpental dari Tiga Besar Capres Potensial Versi Indobarometer

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendagri: Jangan Samakan Satpol PP dengan Preman
Indonesia
Mendagri: Jangan Samakan Satpol PP dengan Preman

Selagi bisa dilakukan langkah-langkah persuasif, sosialisasi secara masif dipatuhi

PPKM Darurat, Oh PPKM Darurat...
Indonesia
PPKM Darurat, Oh PPKM Darurat...

Yang dikhawatirkan banyak pihak seolah benar. Banyak masyarakat di Ibu Kota yang masih memaksa diri untuk berangkat ke kantor.

Pemkot Solo Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Pedestrian Stadion Manahan
Indonesia
Pemkot Solo Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Pedestrian Stadion Manahan

Pekerjaan itu menelan dana Rp 15 miliar bersumber APBD 2022.

PSI Nilai Pemprov DKI tidak Serius Tangani Kebakaran di Jakarta
Indonesia
PSI Nilai Pemprov DKI tidak Serius Tangani Kebakaran di Jakarta

Idris menilai Pemprov DKI tidak serius menangani tingginya kasus kebakaran di Jakarta.

IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru
Indonesia
IDI Jatim Curigai Kasus COVID-19 di Bangkalan Dari Virus Varian Baru

Kasus di Madura, bisa juga model varian baru COVID-19. Sebab, dari informasi yang ada adalah memang banyak pendatang dari tempat lain, yang itu dicurigai sebagai pembawa virus.

KPK Periksa Gitaris The Changcuters
Indonesia
KPK Periksa Gitaris The Changcuters

Gitaris band The Changcuters yang memiliki nama beken Alda tersebut bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinsos Pemkab Bandung Barat tahun 2020.

Ketua KPK: Kepala Daerah Jangan Khianati Amanah Rakyat
Indonesia
Ketua KPK: Kepala Daerah Jangan Khianati Amanah Rakyat

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar jangan mengkhianati amanah rakyat

Gibran Berikan Klarifikasi soal Tudingan Rangkap Jabatan
Indonesia
Gibran Berikan Klarifikasi soal Tudingan Rangkap Jabatan

"Saya sudah tidak sempat mengurus perusahaan karena kesibukannya sebagai Wali Kota Solo," kata Gibran, Selasa (16/11).

KPK Periksa Sekretaris Dirut PT Jasindo
Indonesia
KPK Periksa Sekretaris Dirut PT Jasindo

Tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya.

Survei Charta Politika: Nasdem Masih Terbelah, Antara Ganjar atau Anies
Indonesia
Survei Charta Politika: Nasdem Masih Terbelah, Antara Ganjar atau Anies

Beberapa temuan menarik yaitu Ganjar Pranowo bersaing dengan pemilih PKB yang menyatakan memilih Anies Baswedan