PKB: Adu Saja Elektabilitas Cak Imin dan Mahfud MD Muhaimin Iskandar (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membocorkan nama duet calon wakil presiden (Cawapres) yang bakal mendampinginya kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/7).

Meski nama capwapres tersebut belum disampaikan ke publik, satu nama yang santer disebut-sebut adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid meyakini sang ketua umum, Muhaimin Iskandar atau yang karib disapa Cak Imin ini akan dipilih sebagai pendamping Jokowi di Pilpres.

"Tetap kita percaya dengan Pak Jokowi, jangan mengurangi optimisme dan keyakinan kita bahwa JOIN (Jokowi-Cak Imin) itu jalan," kata Jazilul dalam diskusi di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (10/7).

Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD memberi keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Foto: ANTARA
Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD memberi keterangan pers usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Foto: ANTARA

Keyakinan itu, kata Jazilul berangkat dari elektabilitas Cak Imin yang cukup tinggi sebagai cawapres. Terlebih, lanjut dia, Cak Imin juga telah mendapat mandat dari para kiai untuk berpasangan dengan Jokowi.

Baca Juga: Menang Banyak di Pilkada 2018, Pengamat: Bukti Golkar Partai Kuat

"Di setiap pemilihan, poin pertama soal pasangan itu apakah dia akan memenangkan atau tidak. Sekarang tergantung dan bisa diuji. Misalnya, mandat para kyai yang memasangkan Jokowi-Caak imin secara elektoral gimana, kan bisa disurvei, bisa diuji di publik," jelas dia.

Jazilul pun meyakini Jokowi akan memilih wakil yang memiliki elektabilitas tinggi. Untuk menguji hal itu, kata dia, lembaga survei bisa memotret elektabilitas Cak Imin dan Mahmud.

"Kami gak yakin Pak Jokowi memilih calon yang tidak mempunyai elektabilitas. Ya misalkan Pak Mahfud MD diadu aja elektabilitasnya dengan Cak Imin. Kan bisa dilempar ke lembaga survei," pungkasnya. (Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Anies Baswedan Kembali Satu Mobil dengan Wapres Jusuf Kalla

Kredit : ponco


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH