PJJA Sebut Perluasan Ancol Bukan Reklamasi Tangkapan layar peta rencana kota DKI Jakarta yang dikutip dari lamaan jakartasatu.jakarta.go.id, Rabu (1/7/2020) (ANTARA/Fauzi Lamboka)

MerahPutih.com - PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) enggan menyebut perluasan Ancol seluas 155 Hektar (Ha) merupakan reklamasi. Pembangunan itu merupakan perlebaran daratan Ancol karena lokasinya masih nempel dengan darat dan tidak membangun pulau baru.

"Ini perluasan daratan. kan nempel darat," kata Direktur Utama PT PJAA Teuku Sahir Syahali di Jakarta, Rabu (8/7).

Baca Juga

Reklamasi Ancol, PSI Minta Anies Perhatikan Nasib Nelayan

Hingga saat ini, Sahir mengaku, pihaknya masih melakukan kajian yang mendalam terkait landasan hukum dilakukannya perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 Ha dan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 Ha.

Sahir menuturkan, dengan perluasan Ancol dan bertambah wahana tentu akan berdampak pada semakin besarnya pengunjung yang akan datang ke lokasi tersebut.

"Karena kita kan taman rekreasi terbesar jadi kita harus mengembangkan, berinovasi, kreatif dan sebagainya. Jadi yang kita tugaskan adalah mengembangkan role model tempat yang bagus," ucap Sahir.

Dokumentasi - Sebuah ekskavator meratakan pasir di proyek reklamasi Pantai Ancol, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2012). (ANTARAFOTO/ ANDIKA WAHYU)
Dokumentasi - Sebuah ekskavator meratakan pasir di proyek reklamasi Pantai Ancol, Jakarta Utara, Selasa (17/4/2012). (ANTARAFOTO/ ANDIKA WAHYU)

Sementara itu, Corporate Communication Rika Lestari mengatakan, Ancol sebagai sebuah perusahaan akan tetap patuh dan tunduk pada aturan hukum yang berlaku.

"Kita sebagai perusahaan Tbk, kami tunduk dan patuh terhadap aturan dan untuk kajiannya sedang kita kaji lagi dan pertajam lagi untuk kajiannya," ujar Rika.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara.

Izin ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub pembangunan reklamasi itu ditekan Anies pada 24 Februari 2020 lalu.

Baca Juga

SK Reklamasi Ancol Berpotensi Melanggar Hukum

Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 Hektar (Ha) dan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 Ha.

"Memberikan izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi (Dufan) seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektar," tulis Anies dalam Kepgub itu. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dalam 24 Jam, 1.231 Orang Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 1.231 Orang Sembuh dari COVID-19

Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa kasus harian COVID-19 pada Jumat (22/10) kembali bertambah.

[HOAKS atau FAKTA]: Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin Tak Tunggu 3 Bulan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penyintas COVID-19 Bisa Langsung Divaksin Tak Tunggu 3 Bulan

Beredar di media sosial tentang perubahan jadwal vaksinasi COVID-19 bagi penyintas.

Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten
Indonesia
Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten

"Bantuan tersebut kami salurkan dalam bentuk paket sembako, buah-buahan, APD, vitamin, obat-obatan, perlengkapan alat ruangan isolasi, dan armada ambulan ke sejumlah daerah termasuk ke beberapa desa dan kelurahan dampingan Wahid Foundation," ujar Yenny.

Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI
Indonesia
Tanggapan KSAL Yudo Margono soal Isu Penyusupan Paham Komunis di Tubuh TNI

Alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988 ini menjamin TNI AL tidak disusupi paham komunis.

Malaysia dan Singapura Ikut Bantu Pencarian KRI Nanggala 402
Indonesia
Malaysia dan Singapura Ikut Bantu Pencarian KRI Nanggala 402

Malaysia dan Singapura menawarkan bantun untuk ikut mencari KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali utara, Rabu (21/4.

PBNU Apresiasi Pemerintah Yang Mulai Salurkan Bansos
Indonesia
PBNU Apresiasi Pemerintah Yang Mulai Salurkan Bansos

Selain itu para tenaga kesehatan juga perlu diberikan ruang dan kesempatan agar bisa melakukan pengobatan dengan maksimal.

Lalui Prokes Ketat, 25 Ribu Santri Ponpes Lirboyo Kembali Masuk
Indonesia
Lalui Prokes Ketat, 25 Ribu Santri Ponpes Lirboyo Kembali Masuk

Sekitar 25.000 santri kembali ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri, Jawa Timur dengan syarat protokol kesesehatan ketat, mulai hari ini, Minggu (23/5).

BPK Temukan Pemborosan Pengadaan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI Senilai Rp 1,19 Miliar
Indonesia
BPK Temukan Pemborosan Pengadaan Alat Rapid Test oleh Pemprov DKI Senilai Rp 1,19 Miliar

Pemprov DKI Jakarta diduga melakukan pemborosan atas pengadaan rapid test pada pos Belanja Tidak Terduga (BTT) tahun anggaran 2020 senilai Rp 1,19 miliar.

Kapolres Jakarta Pusat Minta Ormas Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban saat Pandemi
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Minta Ormas Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban saat Pandemi

"Karena ini sangat merugikan apalagi kaitannya dengan cara yang melanggar hukum," papar Hengki.

Vaksinasi Diklaim Bisa Tekan Lahirnya Varian Anyar COVID-19
Indonesia
Vaksinasi Diklaim Bisa Tekan Lahirnya Varian Anyar COVID-19

"Adanya temuan yang menyebutkan ada vaksinasi berbayar di lapangan akan ditindaklanjuti oleh satgas COVID-19 di daerah setempat," kata Wiku.