Pj Gubernur DKI Heru Budi: Saya Ini ASN, tidak Paham Politik Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono (batik) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (18/10). Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta

MerahPutih.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan pengarahan kepada Lurah hingga Wali Kota se-Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (18/10).

Dalam pengarahan itu, mantan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) itu memberikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI era Anies Baswedan selama ini.

Baca Juga

Alasan Heru Ngotot Buka Posko, Meski Ada di Tiap Kelurahan

Ia menegaskan akan meneruskan program yang bagus pada masa gubernur sebelumnya.

"Pertama tentunya saya apresiasi hasil kerja bapak-bapak di mana program-program yang baik harus kita teruskan," ujarnya.

Setelah itu, Heru menyampaikan, bahwa dirinya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), sama seperti peserta lainnya. Dirinya mengaku tidak paham politik.

"Saya ini ASN, kita ASN, saya tidak paham politik, saya tidak tahu politik maka kalau program itu bagus untuk masyarakat, silakan," tegasnya.

Baca Juga

Heru Budi Buka Kembali Posko Pengaduan di Balai Kota

Dalam kesempatan yang sama, Heru meminta jajaran Pemprov DKI untuk memastikan dengan benar program mana saja yang layak dianggarkan pada Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2023.

"Tolong pikirkan yang tidak pas, yang tidak cocok dengan apa yang tadi disampaikan secara umum mungkin bisa dikoreksi oleh Bappeda," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Heru Budi Enggan Pakai TGUPP

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wisatawan Korea Hilang di Nusa Penida Ditemukan Meninggal Dunia
Indonesia
Wisatawan Korea Hilang di Nusa Penida Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, WNA asal Korea Selatan tersebut ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Sebelum Dieksekusi, Brigadir J Menunduk dan Memohon ke Bharada E
Indonesia
Sebelum Dieksekusi, Brigadir J Menunduk dan Memohon ke Bharada E

Ditodong senjata, Brigadir J sempat menunduk dan memohon kepada Bharada E agar tidak ditembak.

Menko Polhukam Beri Penjelasan soal Pati TNI yang Diangkat Jadi Pj Kepala Daerah
Indonesia
Menko Polhukam Beri Penjelasan soal Pati TNI yang Diangkat Jadi Pj Kepala Daerah

Gubernur Maluku melantik sejumlah penjabat di wilayah Maluku, salah satunya Brigjen Andi Chandra As'aduddin yang dilantik menjadi penjabat Bupati Seram Bagian Barat (SBB). Brigjen Andi Chandra As'aduddin dilantik menjadi pejabat menggantikan Bupati Seram Bagian Barat, Yustinus Akerina yang masa jabatannya berakhir 22 Mei 2022 lalu.

Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel
Indonesia
Kemkominfo: Google Tindak Aplikasi yang Diduga Curi Data Pengguna Ponsel

Dugaan pencurian data pribadi di aplikasi kini mencuat kembali. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengusut kasus dugaan pemrosesan data pribadi secara tanpa hak (pencurian data pribadi).

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sleman Yogyakarta
Indonesia
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Sleman Yogyakarta

Tim dari Densus 88 Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris dan melakukan penggrebekan di sebuah rumah di Padukuhan Jetis Jogopaten, Kalurahan Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, DIY, Minggu (22/1).

Tiga Tahun Tak Jualan Akibat COVID-19, Tukang Panjat Pinang Kebanjiran Order
Indonesia
Tiga Tahun Tak Jualan Akibat COVID-19, Tukang Panjat Pinang Kebanjiran Order

Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) biasanya dimanfaatkan masyarakat dengan membuat perlombaan. Ada beragam perlombaan yang dimainkan pada perayaan 17 Agustusan.

Adzan Romer Akui tak Dengar Rencana Pembunuhan Brigadir J di HT Ajudan
Indonesia
Adzan Romer Akui tak Dengar Rencana Pembunuhan Brigadir J di HT Ajudan

Adzan mengaku percakapan perihal perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir J oleh Ferdy Sambo di rumah Saguling itu tidak terpantau oleh Handy Talky (HT)

Dua CPNS Mundur, Pemerintah Kota Solo Tidak Bisa Berikan Sanksi
Indonesia
Dua CPNS Mundur, Pemerintah Kota Solo Tidak Bisa Berikan Sanksi

"Mereka CPNS hasil rekrutmen 2021, Mereka sudah mengungkapkan alasannya mundur karena alasan gaji kecil," kata Dwi Ariyatno.

Warga Tangerang Selatan Keluhkan Kebijakan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi
Indonesia
Warga Tangerang Selatan Keluhkan Kebijakan Beli Minyak Goreng Pakai PeduliLindungi

Sejumlah warga di Pasar Ceger, Pondok Aren, Tangerang Selatan misalnya, belum banyak yang mengetahui skema pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR) menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

DPR Desak Pemerintah Penuhi Hak Suporter Korban Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Penuhi Hak Suporter Korban Tragedi Kanjuruhan

DPR RI mendesak pemerintah untuk segera memenuhi hak para suporter yang menjadi korban dalam tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.