Kesehatan
Pisah Kamar Demi Kesehatan? Kenapa Tidak Pilihan pisah kamar untuk alasan kesehatan. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

DIA mendengkur sampai dinding bergetar. Dia mengeluarkan panas tubuh yang membuat gerah. Salah satu dari kamu senang selimutan, menendang di malam hari, atau selalu terbangun jam tiga pagi untuk ke kamar mandi. Mungkin kamu berjalan sambil tidur atau menderita insomnia.

Daftar alasan mengapa pasangan tidurmu mungkin membuat kamu terjaga di malam hari bisa panjang dan suram seperti suasana hati ketika kamu harus menyeret diri dari tempat tidur ketika bangun setiap pagi.

Baca Juga:

Cari Pasangan Perhatian dan Pengertian? Zodiak Ini Juaranya

tidur
Kurang tidur dihubungkan dengan risiko diabetes penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi. (Foto: freepik.com/jcomp)

Belum lagi ketika berbicara tentang kesehatan. Kurang tidur dari durasi ideal tujuh hingga delapan jam setiap malam, telah dihubungkan dengan risiko diabetes, stroke, penyakit kardiovaskular, dan demensia yang lebih tinggi. Demikian menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), AS.

Ada kerugian emosional juga, kata spesialis tidur Wendy Troxel, ilmuwan senior di RAND Corporation yang menulis buku Sharing the Covers: Every Couple's Guide to Better Sleep.

"Kurang tidur dapat mempengaruhi aspek-aspek kunci dari fungsi hubungan, seperti suasana hati, tingkat frustrasi, toleransi, empati, dan kemampuan kamu untuk berkomunikasi dengan pasangan dan orang-orang penting lainnya dalam hidup," kata Troxel seperti diberitakan CCN.

Kurang tidur dan suasana hati yang buruk itu membuat seseorang kurang mampu untuk terlibat dalam "pengambilan perspektif", atau menempatkan peristiwa buruk yang kecil dalam konteksnya. Demikian kata spesialis tidur Rebecca Robbins, seorang instruktur di divisi obat tidur untuk Harvard Medical School.

Ketegangan akibat kurang tidur itu, kata Robbins, juga dapat berkontribusi pada depresi, kecemasan, dan disfungsi emosional dan hubungan lain.

"Sayangnya, (tegangan) ini memicu umpan balik negatif yang membuat tidur malam berikutnya terganggu," kata Robbins, "Prosesnya bisa berubah menjadi gejala kesehatan mental dengan cepat."

Baca Juga:

Pasangan Romantis Justru Sering Adu Argumen

Pisah kamar jadi pilihan

tidur
Orang yang cukup istirahat adalah komunikator yang lebih baik lebih bahagia lebih berempati. (Foto: freepik.com/@our-team)

Lalu bagaimana mengatasi masalah ini. Tempat tidur terpisah jelas merupakan pilihan.

"Pertanyaan yang selalu saya dapatkan adalah, 'Apakah buruk jika saya dan pasangan tidur terpisah?' Jawabannya tidak, belum tentu," kata Troxel.

Dia menambahkan, "Bahkan dapat memiliki beberapa keuntungan yang signifikan."

Penelitian yang dilakukan oleh Troxel dan timnya menemukan bahwa orang yang cukup istirahat adalah komunikator yang lebih baik, lebih bahagia, lebih berempati, lebih menarik, dan lebih lucu. Semua sifat yang merupakan kunci untuk mengembangkan dan mempertahankan hubungan yang kuat, katanya.

Tidur terpisah dapat membantu pasangan menjadi lebih bahagia, tidak terlalu kesal, dan lebih dapat menikmati waktu mereka bersama di tempat tidur, terutama pada akhir pekan ketika tuntutan pekerjaan lebih ringan, kata Troxel.

"Saya memberi tahu pasangan untuk mencoba memikirkannya bukan sebagai pengajuan pisah tidur, tetapi sebagai cara menjalin aliansi tidur," tambahnya, "Pada akhirnya, tidak ada yang lebih sehat, lebih bahagia, dan bahkan lebih seksi daripada tidur malam yang nyenyak."

Pasangan tidur sering menjadi orang yang memiliki tanda-tanda gangguan tidur dan mendorong orang yang mereka cintai untuk mengunjungi dokter atau spesialis tidur. Gangguan tidur yang tidak terdiagnosis dapat membahayakan kesehatan dan pasangan di masa depan.

Itulah mengapa para ahli mengatakan yang terbaik adalah memeriksakan diri ke spesialis tidur untuk menyingkirkan dan mengobati kondisi yang mendasarinya sebelum kamu meninggalkan tempat tidur dan orang dicintai. Pemeriksaan itu mungkin menjadi kunci untuk mengidentifikasi dan mengobati masalah kesehatan yang sebenarnya.

Baca Juga:

Apakah Benar Pasangan Terlihat Mirip Seiring Berjalannya Waktu?

Waktunya untuk pisah kamar

tidur
Pasangan dapat mengembangkan ritual sebelum tidur alih-alih sibuk dengan ponsel. (Foto: freepik.com/yanalya)

Kalau kamu dan pasangan telah memeriksakan dan tidur nyenyak masih menjadi mimpi sulit terwujud. Pada titik ini, tidak ada alasan untuk tidak melakukan yang terbaik bagi masing-masing untuk mendapatkan kualitas tidur yang dibutuhkan. Lagi pula, ada cara lain untuk memelihara hubungan selain berbagi tempat tidur.

"Pasangan masih bisa menjadikan kamar tidur sebagai ruang suci, bahkan jika mereka memilih untuk tidak benar-benar tidur bersama," kata Troxel, "Kamu dapat mengembangkan ritual sebelum tidur dan menggunakan waktu itu untuk benar-benar terhubung dengan pasangan, alih-alih sibuk dengan ponsel atau laptop atau yang lain di tempat tidur."

Dia mendorong pasangan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama sebelum tidur, berbagi detail hari itu dan mengirim pesan positif satu sama lain.

"Kami tahu keterbukaan diri baik untuk hubungan, baik untuk tidur," kata Troxel, "Jika kamu memberi tahu pasangan bahwa kamu berterima kasih padanya, itu adalah bentuk koneksi yang mendalam. Syukur baik untuk hubungan, tapi itu baik untuk tidur yang berkualitas."

Selain itu, pisah kamar tidak harus berarti tempat tidur terpisah setiap malam, kata Troxel. Bisa jadi hanya hari kerja, dengan akhir pekan dihabiskan di ranjang yang sama. Bisa jadi setiap malam, semua tergantung kebutuhan dan kesepakatan setiap pasangan.

"Benar-benar tidak ada strategi tidur yang sama untuk semua bagi setiap pasangan. Ini benar-benar tentang menemukan strategi yang paling cocok untuk kalian berdua," demikian Troxel. (aru)

Baca Juga:

Pasangan Menikah Lebih Sehat dan Bahagia Ketimbang Lajang?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Yamaha E01 'NMAX Listrik' Mengaspal di Indonesia Semester Dua 2022
Hiburan & Gaya Hidup
Yamaha E01 'NMAX Listrik' Mengaspal di Indonesia Semester Dua 2022

Hanya ada 20 unit dengan status uji coba mulai Juli.

'Minions 2: Rise of Gru' Raup Rp 1,9 Triliun
Fun
'Minions 2: Rise of Gru' Raup Rp 1,9 Triliun

'Minions 2: Rise of Gru' sedang tayang di bioskop.

Tak Lagi Jadi yang Kedua, Astrid ingin Jadi Ratu di Single Terbarunya
ShowBiz
Tak Lagi Jadi yang Kedua, Astrid ingin Jadi Ratu di Single Terbarunya

Astrid meluncurkan single baru berjudul Jadikan Aku Ratu.

Film Bodies, Bodies, Bodies Tampilkan Kisah Kehidupan Gen Z
Fun
Film Bodies, Bodies, Bodies Tampilkan Kisah Kehidupan Gen Z

Bodies, Bodies, Bodies segera tayang di berbagai platform streaming film.

Vonis Kanker Bikin Hidupmu Hancur? Bangkitkan Semangat Lagi
Fun
Vonis Kanker Bikin Hidupmu Hancur? Bangkitkan Semangat Lagi

Detik setelah dokter mendiagnosa kanker, dunia seperti berakhir.

Xbox Series X, Console Next-Gen yang Menjadi Lawan PS5
Fun
Xbox Series X, Console Next-Gen yang Menjadi Lawan PS5

Xbox Series X dapat diletakan secara horizontal maupun vertikal.

Menilik ID.5 GTX Xcite, Mobil Karya Staf Magang Volkswagen
ShowBiz
Menilik ID.5 GTX Xcite, Mobil Karya Staf Magang Volkswagen

Ditenagai penggerak listrik berdaya 300 dk.

Fenomena 'Kidult' Ajak Orang Dewasa Ganti Status Kembali Nikmati Masa Kanak-Kanak
Fun
Fenomena 'Kidult' Ajak Orang Dewasa Ganti Status Kembali Nikmati Masa Kanak-Kanak

Fenomena Kidult mengajakmu nostalgia ke masa kecil.

Yoasobi Lepas Mini Album Lanjutan Bertajuk 'E-Side 2'
ShowBiz
Yoasobi Lepas Mini Album Lanjutan Bertajuk 'E-Side 2'

Yoasobi menepati janjinya merilis mini album berbahasa Inggris bertajuk E-Side 2

Skor Indeks Pembangunan Manusia Menurun
Fun
Skor Indeks Pembangunan Manusia Menurun

UNDP ungkap Data Indeks Pembangunan di Indonesia.