Syarat Pengajuan Pinjaman Uang Online Tanpa Jaminan Ilustrasi. (Ist)

PINJAMAN uang online bisa dikatakan sebagai salah satu trobosan di era modern seperti sekarang ini. Kemajuan teknologi yang semakin berkembang, menjadikan banyak yang beralih ke cara online. Termasuk di antaranya adalah ketika ingin meminjam uang.

Fasilitas semacam ini tentunya akan semakin memudahkan Anda. Terlebih lagi kondisi perekonomian yang kurang stabil seperti ini tentunya akan berdampak pada kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Oleh sebab itu, wajar saja jika banyak masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi semua kebutuhan-kebutuhannya. Untuk menyikapi kondisi semacam ini, mencari pinjaman adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan. Terlebih lagi ketika kebutuhan tersebut bersifat sangat mendesak.

Tetapi mencari pinjaman tidak semudah dengan apa yang dibayangkan. Terleih lagi ketika Anda tidak punya jaminan ataupun kartu kredit untuk mengajukan pinjaman ke pihak bank.

Pinjam online

Pastinya ada yang berpikir apakah bisa mengajukan pinjaman tunai tanpa jaminan ataupun tanpa kartu kredit? Tentu saja bisa. Bahkan ada beberapa pilihan pinjaman dana tunai tanpa jaminan yang ditawarkan oleh bank.

Bahkan, ketika Anda tidak ingin berurusan dengan pihak bank, banyak juga lembaga keuangan lain yang memberikan penawaran pinjaman dana tunai secara online seperti ini. Namun, umumnya yang ditawarkan adalah pinjaman jangka pendek. Secara jumlah pinjaman juga terbilang cukup lumayan, mulai dari Rp3-5 jutaan.

Persyaratan Mengajukan Pinjaman Uang Online

Meskipun pada dasarnya pinjaman jenis ini merupakan pinjaman tanpa agunan, tetap ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi para calon nasabah. Sebenarnya persyaratan ini bukan dimaksudkan untuk mempersulit, tapi memastikan jika sebagai calon nasabah mampu mengansur serta melunasi pinjaman.

Untuk bisa mengajukan pinjaman uang secara online seperti ini umumnya para calon nasabah butuh slip gaji serta kartu identitas untuk melengkapi dokumen administrasinya.

Keputusan menerima ataupun menolak pinjaman yang diajukan akan segera diberitahukan pihak pemberi pinjaman. Dikarenakan pengajuan pinjaman diproses dengan menggunakan teknologi yang sudah canggih. Maka sudah pasti prosesnya dijamin lebih cepat.

Jika memang seperti itu, bagaimana dengan biaya administrasinya? Untuk biaya administrasi serta besaran bunga pinjaman dihitung berdasarkan dari lama waktu pinjaman yang diajukan oleh para calon nasabah.

Kemudian biasanya berapa maksimal waktu peminjaman? Umumnya lama waktu peminjaman adalah 30 hari. Jika dikemudian hari ternyata ada masalah finansial, umumnya akan ada penjadwalan ulang terkait dengan pembayaran.

pinjam online

Mengajukan pinjaman uang secara online tanpa jaminan seperti ini bisa dibilang cukup mudah. Meskipun demikian, tetap ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi agar supaya bisa mendapatkan pinjaman, di antaranya adalah:

1. WNI (Warga Negara Indonesia)
Pada dasarnya, pinjaman uang secara online seperti ini khusus disediakan untuk WNI. Oleh sebab itu, persyaratan paling utama yang harus dipenuhi adalah para calon nasabah harus memiliki KTP WNI. Selain itu, calon nasabah diharuskan menetap atau berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

2. Batas Usia
Batas usia calon nasabah yang ingin mengajukan pinjaman online tanpa jaminan minimal berusia 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Meskipun ada juga beberapa lembaga keuangan yang memberikan kelonggaran dengan usia di atas 18 tahun sudah bisa mengajukan pinjaman. Tetapi ketika umur Anda sudah di atas 60 tahun, sebaiknya jangan coba-coba untuk mengajukan pinjaman. Memangnya kenapa? Sebab potensi Anda ditolak adalah 100%.

3. Batas Penghasilan
Umumnya masing-masing lembaga keuangan yang menyediakan jasa pinjaman uang secara online seperti ini memiliki kebijakan sendiri-sendiri terkait dengan batas minimal penghasilan tetap per bulan untuk para calon nasabahnya.

Di samping kebijakan internal seperti ini, ternyata kondisi perekonomian daerah setempat juga turut berpengaruh terhadap batas minimal penghasilan tetap dari para calon nasabah yang ingin mengajukan pinjaman. Upah Minimum Regional (UMR) dijadikan sebagai standartnya. Maka dari itu ketika penghasilan tetap calon nasabah per bulannya di atas UMR, besar sekali peluang pengajuan pinjaman disetujui.

Namun ketika penghasilan tetap dari calon nasabah per bulannya di bawah UMR, sangat kecil kemungkinanya pengajuan pinjaman akan disetujui. Asumsinya adalah untuk kebutuhan sehari-hari saja masih kurang, bangaimana mungkin Anda bisa mengangsur pinjaman.

4. Limit Pinjaman
Pinjam uang dengan cara online seperti ini sebenarnya merupakan jenis pinjaman jangka pendek. Umumnya berkisar antara 15 hari dan maksimal 30 hari. Sedangkan terkait dengan jumlah nominal pinjaman yang ditawarkan terbilang cukup lumayan besar, mulai Rp3 juta sampai dengan Rp5 juta.

Sedangkan untuk bunga yang dibebankan umumnya sebesar 1% per harinya, oleh sebab itu bunganya akan menjadi 30% jika waktu pinjaman yang Anda ambil maksimal.

Yang perlu Anda perhatikan dalam hal ini adalah adanya beban biaya keterlambatan pembayaran angsuran. Oleh sebab itu Anda harus berhati-hati dan memperhatikannya betul-betul. Umumnya beban biaya keterlambatannya sebesar Rp 50 ribu untuk hari pertama dan Rp 10 ribu untuk hari-hari berikutnya.

5. Slip Gaji
Jika dilihat-lihat, model pinjaman seperti ini sangat cocok untuk para karyawan yang memiliki gaji tetap namun tidak memiliki jaminan ketika ingin mengajukan pinjaman.

Tidak adanya jaminan atau agunan, sudah pasti akan lebih memudahkan para calon nasabah ketika ingin mengajukan pinjaman. Sebab Anda hanya butuh melampirkan surat keterangan kerja dari perusahaan tempat Anda bekerja.

pinjam

Cara Mengajukan Pinjaman Uang Online

Sebenarnya proses pengajuannya cukup mudah dan cepat. Terlebih lagi proses pengajuan pinjaman akan diproses dengan menggunakan teknologi canggih. Jadi kapanpun dan dimanapun Anda bisa melakukannya. Sebab pengajuannya bisa dilakukan secara online.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah langkah yang umum dilakukan ketika ingin mengajukan pinjaman uang secara online:

1. Kunjungi terlebih dahulu website pinjaman.
2. Setelah Anda masuk ke website tersebut, pilih jumlah pinjaman dan periode pinjaman lalu klik tombol Ajukan Pinjaman.
3. Nantinya setelah pengajuan pinjaman Anda disetujui, peminjam akan langsung dihubungi lewat telepon ataupun email guna melengkapi beberapa dokumen tambahan yang dibutuhkan.
4. Anda nantinya juga akan dikirimi contoh surat perjanjian lewat email supaya Anda bisa mempelajarinya sebelum Anda menandatanginya. Termasuk di dalamnya adalah persyaratan, ketentuan, dan jadwal angsuran.
5. Selanjutnya surat perjanjian yang asli akan dikirim lewat pos untuk Anda tandatangani.
6. Setelah pihak yang menyediakan pinjaman secara online memeriksa data pinjaman serta menerima kembali surat perjanjian yang sudah Anda tandatangani, barulah uang pinjaman akan ditransfer ke rekening Anda.
7. Umumnya Anda akan dikirimi juga jadwal jatuh tempo angsuran pinjaman.

Pahami Betul-betul Prosedur Yang Berlaku

Sebenarnya hal semacam ini bisa menjadi solusi terbaik di era modern seperti sekarang ini. Tetapi dengan syarat jika dimanfaatkan secara bijaksana. Oleh sebab itu, sebelum Anda mengajukan pinjaman, sebaiknya pahami dulu prosedur serta persyaratan yang berlaku supaya tidak menambah beban di kemudian hari.

Pada dasarnya semua kembali ke diri Anda sendiri untuk menentukan pilihan. Jangan sampai pinjaman uang online seperti ini justru semakin menambah beban masalah untuk diri sendiri. (*)

Berita ini diolah MerahPutih.com dari berbagai sumber.


Tags Artikel Ini

Teguh Riyanto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH