Pimpinan MPR Tegaskan Masa Jabatan Presiden Dua Periode Sudah Ideal Presiden Jokowi. (Foto: MP/Facebook Joko Widodo)

MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR Syarief Hasan buka suara menanggapi isu tentang perpanjangan jabatan presiden 3 periode. Syarief Hasan menegaskan, masa jabatan presiden 2 periode sudah ideal.

"Atau tidak perlu amandemen UUD 1945," kata Syarief Hasan kepada wartawan, Selasa, (16/3).

Politikus Partai Demokrat ini menekankan, isu perpanjangan masa jabatan presiden tidak berkaitan dengan konflik Demokrat saat ini.

Baca Juga:

Wacana Perpanjang Masa Jabatan Dinilai untuk Ganggu Jokowi

"Ini tidak ada kaitannya dengan konflik Demokrat," ujarnya.

Syarief Hasan menegaskan, sikap partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tegas yakni masa jabatan presiden hanya dua periode saja.

"Sikap Demokrat 2 periode ideal karena sesuai UUD 45 dan semangat reformasi demokrasi," kata Syarief Hasan.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. (MP/Ponco Sulaksono)
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. (MP/Ponco Sulaksono)

Sebelumnya, isu tentang masa jabatan presiden 3 periode kembali berembus. Isu ini datang dari pendiri Partai Ummat Amien Rais yang menyebut bahwa ada skenario mengubah ketentuan dalam Undang Undang Dasar 1945 soal masa jabatan presiden dari 2 periode menjadi 3 periode.

Belakangan, angin panas dari isu kudeta di Demokrat mulai kembali berembus ke Istana. Hal itu setelah muncul dugaan bahwa kudeta di Partai Demokrat adalah untuk memuluskan langkah menambah masa jabatan presiden untuk lima tahun ke depan, atau tiga periode. (Pon)

Baca Juga:

Soal Jabatan Presiden 3 Periode, Jokowi Minta Tak Ada Kegaduhan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Truk Pertamina Seruduk Sejumlah Pemotor di Cibubur, Korban Berjatuhan
Indonesia
Truk Pertamina Seruduk Sejumlah Pemotor di Cibubur, Korban Berjatuhan

Insiden tersebut melibatkan sebuah truk Pertamina

Jokowi Puji Gerak Cepat Muhammadiyah Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
Jokowi Puji Gerak Cepat Muhammadiyah Tangani Pandemi COVID-19

Jokowi juga mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam penanganan pandemi COVID-19.

Peringati Hari Buruh, Jokowi: Roda Ekonomi Bergerak Karena Kerja Keras Pekerja
Indonesia
Peringati Hari Buruh, Jokowi: Roda Ekonomi Bergerak Karena Kerja Keras Pekerja

Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi semua pekerja yang tiada henti.

Anies Terapkan PPKM Level 1 Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Anies Terapkan PPKM Level 1 Libur Natal dan Tahun Baru

Jakarta akan menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022.

Azis Syamsuddin Bakal Jadi Saksi Sidang Suap Eks Penyidik KPK AKP Robin
Indonesia
Azis Syamsuddin Bakal Jadi Saksi Sidang Suap Eks Penyidik KPK AKP Robin

"Informasi yang kami terima, benar saksi yang dipanggil hari ini antara lain M. Azis Syamsudin," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Lowongan CPNS 2022 Cuma Buat Pekerjaan Spesifik
Indonesia
Lowongan CPNS 2022 Cuma Buat Pekerjaan Spesifik

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa seleksi CASN akan disesuaikan dengan kebutuhan yang bakal lebih banyak untuk PPPK.

Jokowi Pertanyakan Kontribusi Negara Maju Saat KTT Perubahan Iklim
Dunia
Jokowi Pertanyakan Kontribusi Negara Maju Saat KTT Perubahan Iklim

Presiden melanjutkan, "carbon market" dan "carbon price" harus menjadi bagian dari upaya penanganan isu perubahan iklim. Ekosistem ekonomi karbon yang transparan dan berintegritas, inklusif, dan adil harus diciptakan.

Gelombang Baru COVID-19 Beijing, Pelanggar Aturan Pandemi Diancam Penjara
Dunia
Gelombang Baru COVID-19 Beijing, Pelanggar Aturan Pandemi Diancam Penjara

Kenaikan kasus COVID-19 tersebut mendorong otoritas di ibu kota Tiongkok itu mulai menjatuhkan sanksi tegas.

Pemerintah Tiongkok Sediakan Rp 1,1 Miliar bagi Warga Laporkan Pendatang Ilegal
Dunia
Pemerintah Tiongkok Sediakan Rp 1,1 Miliar bagi Warga Laporkan Pendatang Ilegal

Otoritas Tiongkok menyediakan uang senilai 500.000 yuan atau sekitar Rp 1,1 miliar sebagai hadiah kepada para pelapor pendatang ilegal.

Erick Pertimbangkan Pelabuhan Bakauheni-Merak Hanya Buat Penyeberangan Orang
Indonesia
Erick Pertimbangkan Pelabuhan Bakauheni-Merak Hanya Buat Penyeberangan Orang

Logistik dapat terfokus pada Pelabuhan Panjang dan tidak menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni.