Pimpinan MPR Persilakan Anies Bikin Buzzer, Enggak Usah Libatkan Ulama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengunjungi para korban kecelakaan bus Transjakarta di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur, Senin (25/10). ANTARA/HO Pemprov DKI Jakarta

MerahPutih.com - Langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta membentuk tim siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan Gubernur DKI Anies Baswedan, mendapat kritik dari Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid.

Menurut Jazilul, tugas ulama bukanlah membentuk tim siber. Semestinya, para ulama yang bernaung di MUI memberi pengajian maupun pengajaran kepada umat.

Baca Juga

Wagub DKI Ungkap Sikap Anies Hadapi Serangan dari Buzzer

"Aneh saja, ulama itu kan ngasih pengajian, ngasih pengajaran, bukan jadi tim siber," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/11).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengaku tak soal apabila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membuat tim siber untuk melawan buzzer.

Baca Juga

Ketua MUI DKI Komentari Tudingan Pembentukan Pasukan Siber Pakai Dana Hibah

"Pak Anies mau bikin ya bikin saja, enggak usah melibatkan para ulama. Salah porsi itu," imbuhnya.

Menurut Jazilul, membentuk tim siber melenceng dari tugas ulama. Ia menegaskan, tugas ulama adalah membangun kerukunan.

Baca Juga:

Farid Okbah Cs Belum Bisa Ditemui Keluarga

Jika ulama MUI DKI menjadi 'tameng' seseorang maka bukan menciptakan kerukunan.

"Itu namanya tim sukses. Ya kalau MUI DKI mau jadi tim sukses ya jadi tim sukses saja. Enggak usah pakai cyber army," tutup Jazilul. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rentetan Kecelakaan Bus TransJakarta, PSI Sebut Direksi Tak Serius Lakukan Evaluasi
Indonesia
Rentetan Kecelakaan Bus TransJakarta, PSI Sebut Direksi Tak Serius Lakukan Evaluasi

Seluruh armada dan manajemen TransJakarta perlu diaudit oleh KNKT menyusul rentetan insiden kecelakaan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini.

Angka Kemiskinan DKI Melonjak, Komisi E Minta Anies Buka Lapangan Kerja Baru
Indonesia
Angka Kemiskinan DKI Melonjak, Komisi E Minta Anies Buka Lapangan Kerja Baru

"Rekrutmen orang-orang, makanya pak Anies memutuskan PJLP-PJLP itu tidak ada direview, tetap diperpanjang," ucap Iman di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).

Kepemimpinan Firli, Implikasi UU Baru dan Runtuhnya Integritas KPK
Indonesia
Kepemimpinan Firli, Implikasi UU Baru dan Runtuhnya Integritas KPK

Belum usai masalah kecolongan barang bukti emas seberat 1,9 kilogram oleh pegawai dan dugaan kebocoran informasi penggeledahan di Kantor PT Jhonlin Baratama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali diterpa persoalan.

FAKTA Nilai Pembuatan Drainase Vertikal di DKI untuk Serap Anggaran
Indonesia
FAKTA Nilai Pembuatan Drainase Vertikal di DKI untuk Serap Anggaran

Pemprov DKI Jakarta mengakui jika kapasitas saluran drainase yang dimiliki masih terbatas

Penutupan 27 Pintu Tol di Jawa Tengah Diperpanjang
Indonesia
Penutupan 27 Pintu Tol di Jawa Tengah Diperpanjang

Polda Jawa Tengah memperpanjang penutupan 27 pintu keluar tol dan penyekatan di 244 titik. Kebijakan tersebut diambil setelah diberlakukan PPKM level 4 selama lima hari.

Update COVID-19 DKI Jumat (12/3): Total Pasien Sembuh Capai 343.351 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (12/3): Total Pasien Sembuh Capai 343.351 Orang

Dengan positivity rate 14,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.873 jiwa.

Terpidana Suap Bansos Mengaku Tak Pernah Diminta Fee Oleh Juliari
Indonesia
Terpidana Suap Bansos Mengaku Tak Pernah Diminta Fee Oleh Juliari

terpidana kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan COVID-19, Harry Van Sidabukke menyatakan tidak pernah memberikan komitmen fee kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Wagub Yakin Anies dan Prasetyo Edi Tidak Terlibat Korupsi Lahan Munjul
Indonesia
Wagub Yakin Anies dan Prasetyo Edi Tidak Terlibat Korupsi Lahan Munjul

Kedua pejabat ini dipanggil dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta pada tahun 2019 untuk tersangka mantan Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan (YRC) dan kawan-kawan.

Ketua DPD Tegaskan Pejabat Yang Disuntik Vaksin Booster Lukai Perasaan Rakyat
Indonesia
Ketua DPD Tegaskan Pejabat Yang Disuntik Vaksin Booster Lukai Perasaan Rakyat

"Kita mendengar banyak daerah mengeluhkan kekosongan stok vaksin. Maka Pemda sebagai pelaksana vaksinasi harus betul-betul bijaksana dalam menentukan sasaran vaksinasi," kata LaNyalla.

Dapat Pinjaman Rp 1,2 Triliun dari Bank DKI, Ancol: Bukan untuk Formula E
Indonesia
Dapat Pinjaman Rp 1,2 Triliun dari Bank DKI, Ancol: Bukan untuk Formula E

Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Communication Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho menepis isu kalau pinjaman yang diberikan Bank DKI untuk kepentingan gelaran ajang Formula E