Pimpinan MPR: Ekonomi Warga Tambah Lesu Jika PPKM Level 4 Diperpanjang Penyekatan PPKM Darurat di Jakarta. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali akan berakhir pada Senin (2/8). Hingga siang ini, belum jelas apakah pemerintah akan melanjutkan kebijakan PPKM atau tidak.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta pemerintah berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait perpanjangan atau penghentian PPKM COVID-19.

Baca Juga

Jokowi Bakal Beberkan Putusan Perpanjangan atau Tidak PPKM Level 4

"Memang serba sulit. Saya berharap pemerintah mengambil keputusan yang terbaik, seksama dan terukur," ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, dalam keterangannya, Senin (2/8).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuturkan, apabila PPKM kembali dilanjutkan, pemerintah harus bertanggung jawab dalam membantu pemberian bantuan sosial secara lebih menyeluruh kepada masyarakat kecil dan insentif kepada pelaku usaha.

"Kalau diperpanjang lagi tentu aktivitas ekonomi warga tambah lesu. Silakan diperpanjang sekiranya pemerintah dapat membantu sektor usaha dan kebutuhan dasar masyarakat selama PPKM," tutur Gus Jazil. Menurutnya, PPKM Level 4 apabila dilanjutkan terus menerus maka dapat menunjukkan kebijakan yang diambil pemerintah tidak efektif dilaksanakan di lapangan.

"Hemat saya, perpanjangan PPKM dapat menurunkan kepercayaan masyarakat karena pemerintah dianggap kurang berhasil mengatasi keadaan," urainya.

Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Minggu (1/8/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Diketahui, pemerintah memberlakukan PPKM Darurat sejak 3 Juli-20 Juli lalu di wilayah Jawa-Bali sebagai upaya menekan penyebaran kasus COVID-19. Namun seiring berjalannya waktu, lonjakan kasus belum bisa ditekan bahkan justru meninggi.

Pemerintah kemudian memberlakukan PPKM level 4 pada 21-25 Juli. Kemudian, pemerintah memutuskan untuk memperpanjangnya hingga hari ini, 2 Agustus 2021. Namun, kasus COVID-19 dan angka kematian masih cukup tinggi.

Data terakhir per Minggu (1/8), penambahan kasus harian tercatat ada 30.738 kasus baru. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan jumlah penambahan harian saat PPKM Darurat pertama kali diberlakukan pada 3 Juli lalu sebanyak 27.913 kasus harian. Secara akumulatif hingga saat ini ada 3.440.396 kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Hal yang menggembirakan, data pasien sembuh harian mencapai 39.446 pasien. Total pasien sembuh dari COVID-19 ada 2.809.538 orang. Sementara angka kematian harian juga masih cukup tinggi. Ada penambahan 1.604 pasien yang tutup usia sehingga jumlah pasien meninggal dunia akibat COVID-19 hingga saat ini menjadi 95.723 orang. (Pon)

Baca Juga

Tekanan PPKM Bikin Pertumbuhan Ekonomi Tidak Bakal Capai 5 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam Terkait Pencurian Besi Kereta Cepat
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam Terkait Pencurian Besi Kereta Cepat

Polisi tengah menyelidiki dugaan keterlibatan orang dalam terkait kasus pencurian 111 ton besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

4 Daerah di Jateng Ditemukan Kasus Omicron
Indonesia
4 Daerah di Jateng Ditemukan Kasus Omicron

Keempat daerah tersebut adalah Kota Semarang, Cilacap, Pekalongan dan Kabupaten Sukoharjo.

Anies Belum Sarankan Warga Ubah Dokumen Kependudukan akibat Pergantian Nama Jalan
Indonesia
Anies Belum Sarankan Warga Ubah Dokumen Kependudukan akibat Pergantian Nama Jalan

Sejumlah nama jalan di Jakarta diganti dengan menggunakan tokoh-tokoh Betawi.

Sidang Kasus Perkosaan Santri di Bandung Bakal Digelar Maraton
Indonesia
Sidang Kasus Perkosaan Santri di Bandung Bakal Digelar Maraton

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat itu juga mempertimbangkan hukuman berat bagi WH, yakni hukuman mati atau kebiri.

Elite Gerindra Tanggapi Kemungkinan Berkoalisi dengan PKS
Indonesia
Elite Gerindra Tanggapi Kemungkinan Berkoalisi dengan PKS

Partai Gerindra membuka diri berkoalisi dengan partai politik manapun dalam menyongsong Pilpres 2024.

Kejagung Mulai Telaah Kredit Tanpa Agunan Bank BUMN ke Perusahaan Tambang
Indonesia
Kejagung Mulai Telaah Kredit Tanpa Agunan Bank BUMN ke Perusahaan Tambang

"Saat ini kita masih ditelaah kemana arahnya dan disesuaikan dengan kewenangan kita untuk menindaklanjutinya," kata Ketut Sumedana.

Khusus Takmir, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Tak Gelar Salat Id untuk Umum
Indonesia
Khusus Takmir, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Tak Gelar Salat Id untuk Umum

Salat Id di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (20/7), hanya diikuti oleh takmir.

[HOAKS atau FAKTA]: Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Berarti Sehat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasien COVID-19 Tanpa Gejala Berarti Sehat

Orang yang awalnya tidak memiliki gejala COVID-19 dapat mengembangkan dampak yang berkepanjangan bagi dirinya.

Harga Minyak Goreng Curah Capai Rp 20 Ribu, Ikappi Endus Ada Mafia Bermain
Indonesia
Harga Minyak Goreng Curah Capai Rp 20 Ribu, Ikappi Endus Ada Mafia Bermain

Krisis minyak goreng saat ini dimanfaatkan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, demi untuk mendapatkan pundi-pundi uang yang besar.

Jadwal Arteria Dahlan Padat, Polisi Tunda Proses Pemanggilan
Indonesia
Jadwal Arteria Dahlan Padat, Polisi Tunda Proses Pemanggilan

Rencana meminta keterangan terhadap anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dalam kasus perseteruan dengan wanita berinisial AP kembali molor.