Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Perluas Cakupan beasiswa Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Al-Istiqomah Ngatabaru, Kabupaten Sigi, Senin (19/10/2020). ANTARA/HO Kemenag Sulteng

MerahPUtih.com - MPR berharap pemerintah memperluas cakupan program beasiswa untuk tingkat pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

Dalam acara temu tokoh nasional di Pondok Pesantren Roudhotul Muta'allimin, Cianjur, Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan mengemukakan tentang santri-santri yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena masalah biaya.

"Para santri ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi namun terkendala biaya. Malah ada santri yang sudah menempuh pendidikan tinggi juga terancam keluar karena masalah yang sama. Ini sangat memprihatinkan. Generasi muda yang sedang semangat maju, tersandung masalah," kata Syarief dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (21/10).

Baca Juga:

Niat Balikin Dana Beasiswa Veronica Koman ke Gedung LPDP, Sejumlah Warga Papua 'Gigit Jari'

Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan undang-undang dasar, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar warga.

"Menyelenggarakan pendidikan adalah salah satu pelayanan negara kepada rakyat dengan tujuan mencerdaskan. Seharusnya tidak ada kesulitan pada setiap warga negara untuk mendapatkannya, termasuk memperoleh beasiswa," katanya.

Baca Juga:

Kemendikbud Buka Pendaftaran Beasiswa Unggulan, Ini Persyaratannya

Ia juga mengemukakan perlunya pemerintah memperbaiki pengelolaan program beasiswa agar tepat sasaran.

"Saya sendiri sesuai kapasitas dan kewenangan sebagai pimpinan MPR akan coba mendorong pemerintah menyikapi hal tersebut dengan sungguh-sungguh," katanya. (*)

Baca Juga:

Anies Beri Beasiswa 12 Anak Tenaga Medis yang Meninggal Tangani COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 KPK Terima Laporan Warga Sumut Terkait Dugaan Korupsi Gubernur Edy Rahmayadi
Indonesia
KPK Terima Laporan Warga Sumut Terkait Dugaan Korupsi Gubernur Edy Rahmayadi

"Adapun siapa pelapor dan terlapornya serta terkait apa, sesuai ketentuan yang berlaku, saat ini kami tidak bisa menginformasikannya," ujar Ali.

 Obat dan Vaksin Corona Belum Ditemukan, Masyarakat Harap Waspada
Indonesia
Obat dan Vaksin Corona Belum Ditemukan, Masyarakat Harap Waspada

Ia mengakui, secara definitif, obat yang pilihan untuk COVID belum didapatkan.

Kritik Anies 'Jaim' Soal Banjir, Jakarta Butuh Pemimpin Rasional dan Logis
Indonesia
Kritik Anies 'Jaim' Soal Banjir, Jakarta Butuh Pemimpin Rasional dan Logis

"Ini bukan masa kampanye lagi, sudah hampir 2 tahun menjabat," kata Samsul Ode mengkritik Gubernur Anies.

Tak Gaji Pekerja di Tengah COVID-19 Bisa Bertentangan dengan HAM
Indonesia
Tak Gaji Pekerja di Tengah COVID-19 Bisa Bertentangan dengan HAM

Komnas HAM mengacu dalam undang-undang pokok ketenagakerjaan yang menyebut dalam kondisi kedaruratan pekerja punya hak untuk gaji dan mendapatkan hak-hak yang lain.

Angka Kesembuhan Makin Tinggi, Penanganan Corona Tanah Air Miliki Harapan Cerah
Indonesia
Angka Kesembuhan Makin Tinggi, Penanganan Corona Tanah Air Miliki Harapan Cerah

Presentase kesembuhan penderita COVID-19 di tanah air diklaim meningkat.

Kasus George Floyd Tak Berhubungan dengan Papua, PKS: Sulit Gandeng Isu Rasis dan Separatis
Indonesia
Kasus George Floyd Tak Berhubungan dengan Papua, PKS: Sulit Gandeng Isu Rasis dan Separatis

Dalam konteks Papua, masyarakat merasa mendapatkan perlakuan diskriminatif

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin

Ia mengatakan perpanjangan penahanan terhadap Rachmat dilakukan guna menyelesaikan proses penyidikan dan pemberkasan perkara dimaksud.

Pertumbuhan Fintech Indonesia Tercepat di ASEAN
Indonesia
Pertumbuhan Fintech Indonesia Tercepat di ASEAN

Data Otoritas Jasa Keuangan sampai September 2020 jumlah fintech di Indonesia mencapai 286 entitas.

Sekwan DPRD Klaim Kirim SK Riza Patria, Kemendagri: Nanti Saya Cek
Indonesia
Sekwan DPRD Klaim Kirim SK Riza Patria, Kemendagri: Nanti Saya Cek

Akmal berjanji akan mengecek SK tersebut jika sudah kembali masuk kerja nanti.

Honggo Wendratno Terus Diburu Polisi
Indonesia
Honggo Wendratno Terus Diburu Polisi

Polri sendiri telah menerbitkan red notice kepada Interpol