Pimpinan KPK Sebut ICW Cari Panggung di Tengah Pandemi COVID-19 Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango

MerahPutih.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkritisi tingkah Indonesia Corruption Watch (ICW). Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyebut ICW mencari panggung di tengah negara sedang berjuang melawan pandemi COVID-19.

Kritikan Nawawi tersebut terkait permintaan ICW agar pimpinan lembaga atirasuah mendonasikan gajinya 100 persen. Donasi itu dapat digunakan untuk mitigasi bencana pandemi COVID-19.

Baca Juga

ICW Minta Firli Cs Setop Gusur Pegawai KPK Berintegritas

“Salut setingginya kepada beliau (ICW), karena dalam situasi seperti ini, musibah wabah virus ini beliau masih menyoroti kinerja pimpinan KPK,” kata Nawawi dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (26/3) malam.

Nawawi Pomolango menjalani fit and proper test Capim KPK di ruang rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (11/9/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
Nawawi Pomolango menjalani fit and proper test Capim KPK di ruang rapat Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (11/9/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

Nawawi menegaskan pencegahan penyebaran COVID-19 bukan pada soal anggaran. Menurutnya pemerintah telah siap dan mampu mengatasi pandemi tersebut.

“Bahkan kementerian dan lembaga juga sudah dipersilahkan me-review anggarannya untuk penanganan wabah virus ini,” ujar Nawawi.

Menurut Nawawi yang dibutuhkan saat ini adalah tekad bersama anak bangsa dalam menghadapi virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

Baca Juga

KPK Setop 36 Perkara, ICW Ingatkan Firli Soal Abuse Of Power

Nawawi curiga pernyataan ICW hanya mencari panggung di tengah mewabahnya virus corona. Jika hal itu memang benar, kata dia, pimpinan KPK siap membantu.

“Saya jadi curiga jangan-jangan karena adanya wabah ini banyak yang kehilangan panggung. Kalau itu Insya Allah, saya dan teman-teman lainnya siap saja,” tutup Nawawi.

Sebelumnya peneliti ICW Donal Fariz meminta pimpinan KPK turut serta membantu penanganan virus korona. Pimpinan KPK diminta menumbangkan gaji untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga

Firli Dinilai Wanprestasi, ICW: Lebih Baik Mundur dari KPK

"Jika sejumlah pihak lain berkomitmen memotong gajinya sebesar 30 persen atau 50 persen untuk berkontribusi, kami mengusulkan pimpinan KPK sebaiknya memberikan 100 persen gajinya," kata Donal di Jakarta, Rabu (25/3). (Pon)

Kredit : ponco


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH