Pimpinan DPRD DKI Bersyukur Anies Izinkan Sekolah Tatap Muka Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pimpinan DPRD DKI Jakarta menyambut baik langkah Pemprov DKI yang mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah yang dimulai pada 30 Agustus 2021 mendatang.

"Saya turut bersyukur, akhirnya Pemerintah memperbolehkan Sekolah Tatap Muka," ujar Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani di Jakarta Kamis (26/8).

Baca Juga

PTM di DKI Mulai Pekan Depan, Legislator Minta Pemprov Persiapkan dengan Matang

Menurutnya, ketika kebijakan sekolah tatap muka kembali digelar, semua pihak mendukungnya antara lain para pejabat dan pengamat pendidikan. Terlebih ia juga mendapatkan banyak telepon dari sejumlah orang tua siswa dengan menyampaikan rasa senang terkait anaknya kembali bersekolah.

"Bagaimana tidak, dampak negatifnya terlalu banyak jika PJJ (pembelajaran jarak jauh) masih berlanjut," urainya.

Putri Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) ini menilai, jika sekolah online terus berlangsung diyakini ancaman putus sekolah meningkat, kekerasan terhadap anak meningkat, penurunan capaian belajar. Bahkan, belajar secara virtual itu menurunkan kompetensi belajar siswa yang kemudian mengancam masa depan anak.

Pekerja menata bangku di ruang kelas sekolah di SMA Negeri 87, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pekerja menata bangku di ruang kelas sekolah di SMA Negeri 87, Jakarta, Selasa (24/8/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Oleh karena itu, Zita melanjutkan, keputusan membuka sekolah ini tentu membawa dampak baik. Tapi jangan lupa para pengajar dan siswa wajib disiplin menjalankan protokol kesehatan penularan COVID-19 karena saat ini masih dalam situasi pandemi.

"Sekolah tetap harus memprioritaskan juga kesehatan anak," ucapnya.

Politikus asal PAN meminta, sekolah yang dibuka harus sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang baik. Bila ada sekolah yang belum memenuhu protokol kesehatan, maka tugas pemerintah bantu melengkapinya, sehingga tidak terjadi klaster sekolah.

Selain itu, kata dia, vaksinasi harus menjadi salah satu syarat utama. Kepala Sekolah juga wajib memastikan, guru dan staff sudah di vaksin semua. Hal ini untuk menjaga anak-anak dibawah 12 tahun yang belum bisa di vaksin.

"Kalau prokes ketat dan Herd Immunity sudah terbentuk di sekolah. Insya Allah akan lebih aman," pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengatakan, pekan depan atau 30 Agustus DKI akan memulai pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Tapi, pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas pekan depan ini, akan difokuskan pada sekolah yang sudah melaksanakan uji coba PTM sebelumnya. Total sebanyak 610 sekolah akan melakukan PTM terbatas.

"Untuk pembelajaran tatap muka di DKI Jakarta barusan tadi sudah kita rapat konsolidasi terkait hal tersebut, itu kita rencananya akan melaksanakan PTM itu minggu depan," kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Taga Radja. (Asp)

Baca Juga

Pemprov DKI Jakarta Izinkan Sekolah Laksanakan PTM Hingga Januari 2022

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antisipasi Musim Hujan, Ribuan Pohon di Jakpus Dipangkas
Indonesia
Antisipasi Musim Hujan, Ribuan Pohon di Jakpus Dipangkas

Pemerintah Kota Jakarta Pusat melakukan pembersihan terhadap pohon-pohon rawan tumbang sebagai antisipasi di musim hujan.

Di Indonesia, 404 Terpidana Mati Menunggu Eksekusi
Indonesia
Di Indonesia, 404 Terpidana Mati Menunggu Eksekusi

Hasil analisis ICJR, menunjukkan mayoritas mereka yang menunggu eksekusi adalah terpidana narkotika sebanyak 260 orang.

Kejaksaan Agung Periksa Petinggi Meraseti Logistik Terkait Kasus Impor Baja
Indonesia
Kejaksaan Agung Periksa Petinggi Meraseti Logistik Terkait Kasus Impor Baja

Kejagung memeriksa Direktur Utama PT Meraseti Logistik Indonesia Sri Lestari sebagai saksi pada kasus tersebut.

Bawaslu Minta Pemilih Jangan Mau Digiring Isu Politik Identitas dan SARA
Indonesia
Bawaslu Minta Pemilih Jangan Mau Digiring Isu Politik Identitas dan SARA

Isu politik identitas dan SARA dianggap rentan digunakan untuk menjatuhkan lawan di Pemilu 2024 mendatang.

[HOAKS atau FAKTA] Sumur Resapan Memakan Korban
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Sumur Resapan Memakan Korban

Beredar sebuah video melalui akun Facebook Lilis Joics Jendrawati yang mengatakan bahwa terdapat seseorang yang terperosok ke dalam sumur resapan.

Bappebti Terbitkan Aturan Baru Daftar Aset Kripto
Indonesia
Bappebti Terbitkan Aturan Baru Daftar Aset Kripto

"Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum agar masyarakat yang akan berinvestasi mendapatkan informasi dan panduan yang jelas atas setiap jenis aset kripto yang diperdagangkan," terang Didid.

Tekan Penularan PMK, Kota Tangerang Tutup Jalur Kedatangan Hewan Kurban Akhir Juni
Indonesia
Tekan Penularan PMK, Kota Tangerang Tutup Jalur Kedatangan Hewan Kurban Akhir Juni

DKP Kota Tangerang Banten menutup jalur kedatangan hewan kurban mulai akhir Juni 2022 untuk menekan penularan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

Anggota KPU-Bawaslu Terpilih Sama dengan Pesan Berantai, Pengamat: Fit and Proper Test Formalitas
Indonesia
Anggota KPU-Bawaslu Terpilih Sama dengan Pesan Berantai, Pengamat: Fit and Proper Test Formalitas

"Jika pesan berantai tersebut benar. Rakyat akan merasa prihatin dan meradang. Karena rakyat akan menilai bahwa selama ini fit and profer test hanya formalitas dan kepura-puraan," kata Ujang

Marak Kasus Demam Berdarah, Permintaan Fogging di Solo Meningkat
Indonesia
Marak Kasus Demam Berdarah, Permintaan Fogging di Solo Meningkat

Permintaan jasa fogging di Solo pun mengalami peningkatan seiring peningkatan kasus.

Kendaraan Pariwisata Bebas Gage di Lokasi Wisata Selama Liburan Nataru
Indonesia
Kendaraan Pariwisata Bebas Gage di Lokasi Wisata Selama Liburan Nataru

Polisi akan memeriksa protokol kesehatan pengunjung sebelum memasuki lokasi wisata