Pimpinan DPRD Desak Pemprov DKI Kebut Pembangunan Waduk dan Embung Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Misan Samsuri (Foto: dprdjakarta.go.id)

MerahPutih.Com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Misan Samsuri meminta Pemprov DKI tidak mengesampingkan pembangungan Waduk dan Embung meski Gubernur Anies lagi gencar kembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di ibu kota.

"Tapi dibuat dan diperbanyak juga soal embung dan waduk-waduk. Kalau misalnya taman tidak ada, waduk embung tidak ada maka musim kemarau nanti banyak sumur-sumur yang kering," kata Misan Samsuri di Jakarta, Kamis (5/3).

Baca Juga:

DPRD Usulkan Disdik DKI Tak Ambil Proyek Rehabilitasi Sekolah

Ia pun mendukung langkah Pemprov DKI dalam menggencarkan alokasi penambahan RTH melalui program Taman Maju Bersama (TMB).

Permukaan Waduk Pluit yang tak terurus ditutupi enceng gondok
Permukaan waduk Pluit tertutup eceng gondok sehingga air tak tampak (Foto: antaranews)

Target pembangunan 261 TMB dipasang untuk memenuhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2017-2022.

Menurut Misan, penambahan RTH sebuah keharusan yang perlu dipenuhi Pemda DKI dalam upaya pengendalian pencemaran udara yang terus terjadi di Ibu kota.

Untuk menyukseskan program itu, Misan mengtakan, perlu kembali mencari formula terbaik untuk memenuhi target 30 persen dari luas wilayah sesuai amanat Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Perencanaan Ruang.

“Target ruang terbuka hijau di Jakarta ini sekitar 30 persen dari luas wilayah, dimana 20 persen nya taman privat dan 10 persen taman umum yang ada di rumah-rumah," jelasnya.

Baca Juga:

DKM Mesjid Amir Hamzah Minta Ketua DPRD Batalkan Moratorium Revitalisasi TIM

Meski demikian, ia tetap meminta Pemprov DKI agar penyediaan RTH dapat dilakukan secara konsisten dan merata di lingkungan sekitar warga. Sebab menurutnya, kehadiran RTH akan membawa manfaat positif bagi kebutuhan warga. Semisal, dengan penyediaan cadangan air tanah.

“Coba bayangin kalau tidak ada taman, sekarang rumah air mau jatuh ke tanah saja sudah susah, air mau merembes ke tanah juga sudah susah karena sudah penuh banyak orang, sudah aspal semua. Jadi saya kira kalau misalnya tidak ada taman-taman nanti penyediaan air juga akan berkurang,” pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

Panlih Sepakat Pemilihan Wagub DKI Jakarta Digelar 23 Maret

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH