Pimpinan DPR Minta Semua Orang Patuhi Proses Hukum, Termasuk Rizieq? Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta semua orang mematuhi proses hukum. Termasuk Imam Besar FPI, Rizieq Shihab.

"Jadi silakan semua pihak menghormati dan mematuhi proses hukum yang berjalan," kata Azis kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12).

Baca Juga:

Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas

Sebagai Pimpinan DPR, Azis juga menghormati proses yang sedang berjalan saat ini. Politikus Golkar ini juga mengingatkan prinsip persamaan di mata hukum. Dia kembali menegaskan, semua pihak harus menghormati proses hukum yang berjalan.

Aziz mengatakan, belum mengetahui apakah nantinya Rizieq akan memenuhi panggilan ke dua. "InshaAllah pihak kepolisian bijaksana dan humanis," kata Aziz.

Penyidik Polda Metro Jaya kembali melayangkan surat panggilan kepada Rizieq Shihab untuk diperiksa terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Rizieq
Rizieq Shihab. Foto: ANTARA

Namun penyidik tidak dapat masuk ke rumah Rizieq. Sejumlah laskar FPI membuat pagar betis memblokade akses ke rumah Habib Rizieq.

Kapolsek Metro Tanah Abang Singgih Hermawan kemudian meminta berkomunikasi dengan pihak FPI. Singgih meminta bertemu dengan tokoh yang dituakan oleh FPI.

Seperti diketahui, Rizieq tidak memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa di Polda Metro Jaya pada Selasa (1/12) kemarin. Polisi kemudian menyiapkan panggilan kedua untuk Rizieq.

Baca Juga:

Mangkir dari Panggilan Polisi, Rizieq Shihab Diklaim Alami Kelelahan

Tak hanya Rizieq, menantunya Hanif Alatas juga ditunggu oleh penyidik. Keduanya akan dipanggil kembali pada Kamis (2/12).

"Mudah-mudahan kita jadwalkan hari Kamis (3/12) nanti panggilan kedua untuk bisa yang bersangkutan hadir untuk memenuhi panggilan penyidik Krimum Polda Metro Jaya," ungkap Yusri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penyidik Periksa CCTV Bandara Soetta Terkait Kasus Pelecehan Seksual, Begini Hasilnya
Indonesia
Penyidik Periksa CCTV Bandara Soetta Terkait Kasus Pelecehan Seksual, Begini Hasilnya

Polisi telah memeriksa rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, hingga tiga bulan kebelakang.

Steril dari Isu Kudeta, DPD Demokrat Bengkulu Tegak Lurus dan Setia Kepada AHY
Indonesia
Steril dari Isu Kudeta, DPD Demokrat Bengkulu Tegak Lurus dan Setia Kepada AHY

Tidak ada kader atau jajaran kepengurusan partai yang menjalin komunikasi dengan oknum tersebut

Ragunan Dibuka untuk Warga DKI Saja, Pengunjung tak Boleh Berkerumun Lebih dari 5 Orang
Indonesia
Ragunan Dibuka untuk Warga DKI Saja, Pengunjung tak Boleh Berkerumun Lebih dari 5 Orang

Pintu loket Ragunan yang dibuka saat masa transisi PSBB ialah Pintu Utara di Jl. Harsono RM dan Pintu Barat di Jl. Kavling Polri

Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jakarta
Indonesia
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah DKI Jakarta berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang, Sabtu (30/1)

Masa Pandemi, Banyuwangi Ekspor 600 Ton Kopi ke Eropa
Indonesia
Masa Pandemi, Banyuwangi Ekspor 600 Ton Kopi ke Eropa

Banyuwangi mencatatkan rekor pesanan ekspor berkapasitas 600 ton untuk penuhi kebutuhan pasar Eropa.

AHY Terima 'Sinyal' Jokowi tidak Terlibat Kudeta Demokrat
Indonesia
AHY Terima 'Sinyal' Jokowi tidak Terlibat Kudeta Demokrat

Nama Jokowi diseret-seret hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti kader Demokrat

Bangun Tugu Sepeda Seharga Rp800Juta, Pemprov DKI Dapat Dana dari Pihak Ketiga
Indonesia
Bangun Tugu Sepeda Seharga Rp800Juta, Pemprov DKI Dapat Dana dari Pihak Ketiga

Pembangunan tugu sepeda menunjujan keberpihakan Pemerintah DKI terhadap pesepeda

Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat

Polres Metro Jakarta Pusat terus menelusuri jaringan mafia tanah yang melibatkan seorang pengacara berinisial AD.

Gerindra Kritik Pemprov DKI Terapkan Lagi Ganjil Genap
Indonesia
Gerindra Kritik Pemprov DKI Terapkan Lagi Ganjil Genap

Pemerintah DKI harusnya menggencarkan pengawasan di perkantoran yang kini menjadi klaster baru penyebaran virus corona

Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri
Dunia
Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri

Sekitar 3.200 warga Pantai Gading mengungsi di Liberia, Ghana, dan Togo, akibat bentrok antara aparat dan masyarakat yang menolak hasil pemilihan presiden.