Pimpinan DPR: Kami Akan Panggil Menteri Jika Ada yang Menjual Aset Negara Fahri Hamzah menyatakan tidak akan mundur dan bakal ambil jalur hukum terhadap petinggi PKS (Foto: fahrihamzah.com)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan menteri agar tidak melepas aset negara atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tanpa persetujuan legislatif.

"Tidak boleh ada pelepasan aset tanpa persetujuan dari DPR," katanya ditemui usai menjadi pembicara Pawai Kebangsaan Refleksi Hari Pahlawan 10 November di Surabaya, Jumat (10/11) malam.

Politikus PKS tersebut juga menyampaikan terkait dengan peraturan aset telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang menyebutkan bahwa kekayaan BUMN adalah kekayaan negara.

Oleh karena itulah, katanya seperti dilansir Antara, jika ada menteri yang nekat menjual aset negara, akan diingatkan oleh legislatif dan menjadi perhatian serius.

"Kalau ada menteri yang menjual aset negara atau BUMN, akan kami panggil dan menegurnya," kata politikus kelahiran Nusa Tenggara Barat tersebut.

Sementara itu, pada pawai kebangsaan yang berlangsung di salah satu hotel, kawasan Surabaya Pusat, Fahri mengajak anak-anak muda untuk optimistis dan menjadi pahlawan pada masa sekarang.

Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah perwakilan organisasi-organisasi mahasiswa maupun kepemudaan di Jawa Timur. (*)


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH