Pimpinan DPD Dukung Gagasan KSAD untuk Merangkul KKB KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, bersama isteri saat tiba di Markas Komando Batalion Infantri Raider 754/ENK20/3 Kostrad Timika, Papua, Selasa (23/11). ANTARA/HO-Kodim 1710/Mimika

MerahPutih.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mendorong agar negara melalui TNI merangkul Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Gagasan orang nomor satu di Angkatan Darat itu mendapat dukungan dari Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin.

Baca Juga

KKB Tembaki Kantor Polisi di Intan Jaya

"Saya percaya ini ide yang tidak populis dan akan menuai kontroversi publik," kata Sultan dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11).

Namun, kata Sultan, jika dilihat dari akar sejarah dan latar belakang munculnya KKB, seharusnya sejak lama negara bisa lebih bijak menghadapi setiap gerakan perlawanan warganya yang diakibatkan oleh kelalaian negara di masa lalu.

"Meskipun gerakan separatis tidak sepenuhnya disebabkan oleh kekecewaan sebagian warga bangsa," imbuhnya.

Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin.

Ia menjelaskan, di banyak negara, separatis yang terafiliasi dengan asing selalu sulit dan hampir tidak mungkin diselesaikan dengan opsi operasi militer. Pasalnya, akan menimbulkan kerugian materil dan korban jiwa dalam jangka panjang.

"Kita harus belajar dari Timor-Timur, dan kita hampir kehilangan Aceh jika tidak ada negosiasi intensif. Inilah saat yang tepat bagi pemerintah untuk meninjau kembali pilihan agresi militer yang justru menyebabkan banyak korban sipil dan militer berjatuhan" ujarnya.

Menurut Sultan, KKB adalah gerilyawan yang tangguh, dan sangat menguasai medan setempat. Sehingga sulit bagi pihak keamanan untuk berkonfrontasi secara terbuka.

Baca Juga

HUT Ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota Tertembak KKB

Oleh karena itu, demi keutuhan NKRI, Sultan mengajak semua elemen bangsa untuk melapangkan dada dan berbesar hati untuk memaafkan kesalahan sejarah ini. Realitas konflik yang berpotensi pada disintegrasi bangsa harus diakhiri secara adil dan berperi kemanusiaan.

"Di era kolaborasi, konflik setajam apapun akan bisa diselesaikan dengan pendekatan persuasif, demikian juga dengan pendekatan hukum, sebaiknya kita dahulukan cara-cara yang restoratif. Mari kita berpikir jernih dan kendalikan amarah juga dendam lalu memaafkan mereka yang kita anggap salah," kata Sultan.

Meski demikian, Sultan meminta KSAD dan Polri agar lebih agresif dalam menertibkan pihak-pihak yang justru melakukan provokasi dan menyuplai senjata secara komersial kepada KKB.

"Jangan sampai konflik yang mengancam keutuhan ini hanya dijadikan lahan bisnis bagi oknum tertentu. Inilah masalah sesungguhnya yang menurut kami wajib diselesaikan oleh pemerintah melalui TNI dan Polri," tutup Sultan. (Pon)

Baca Juga

Anggota Komisi III: Ditantang KKB, Densus 88 Malah Nyasar Tokoh Agama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tas Gitar dan Kardus Air Mineral Jadi Media Suap Tersangka Bansos
Indonesia
Tas Gitar dan Kardus Air Mineral Jadi Media Suap Tersangka Bansos

"Kapannya saya lupa, cuma tugasnya ambil titipan saja. Saya ketemu Pak Harry ke parkiran dua, ketemu drivernya. Di Cawang Kencana Kemensos. Uangnya ditaro di dalam kardus Aqua," kata Sanjaya.

Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga
Indonesia
Diminta Jokowi, Anies Kebut Vaksinasi 7,5 Juta Warga

Pemprov DKI Jakarta bakal mengebut program vaksinasi COVID-19 terhadap warga ibu kota menyusul permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Anies Amini Pernyataan Setneg, Bamsoet Bakal Klarifikasi
Indonesia
Keterisian Tempat Perawatan di RSDC Wisma Atlet Tinggal 2,45 Persen
Indonesia
Keterisian Tempat Perawatan di RSDC Wisma Atlet Tinggal 2,45 Persen

Adapun dari 7.894 tempat tidur yang disediakan, masih terdapat 7.700 tempat tidur kosong

Anak Buah Yasonna Minta Petugas Jangan Biarkan Warga Binaan Baku Hantam
Indonesia
Anak Buah Yasonna Minta Petugas Jangan Biarkan Warga Binaan Baku Hantam

Kemenkumham juga menemukan adanya petugas yang dengan sengaja membiarkan para tahanan atau narapidana saling baku hantam

Bupati Ade Yasin Terbitkan Aturan Pelaksanaan Liga 1 di Stadion Pakansari
Indonesia
Bupati Ade Yasin Terbitkan Aturan Pelaksanaan Liga 1 di Stadion Pakansari

Pemerintah Kabupaten Bogor menerbitkan aturan mengenai pelaksanaan kompetisi Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong.

Beda dengan Krisdayanti, Masinton Sebut Gaji Anggota DPR Rp 60 Juta Per Bulan
Indonesia
Beda dengan Krisdayanti, Masinton Sebut Gaji Anggota DPR Rp 60 Juta Per Bulan

Mantan Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) ini mengakui per bulan dia bisa menerima gaji sebesar Rp 60 juta.

PPKM Diperpanjang, DPRD DKI Minta Pemerintah Tingkatkan 17 Aspek Ini
Indonesia
PPKM Diperpanjang, DPRD DKI Minta Pemerintah Tingkatkan 17 Aspek Ini

ada sedikitnya 17 aspek yang perlu ditingkatkan pada PPKM Jawa-Bali yang rencananya akan bergulir lagi mulai besok.

PKS Minta PBB Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina
Indonesia
PKS Minta PBB Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Syaikhu mengajak bagi seluruh elemen bangsa dan dunia untuk dukung kemerdekaan Palestina

Ingat, Mulai 2022 Vaksin Sinovac Hanya Untuk Anak 6-11 Tahun
Indonesia