Pimpinan Daerah Mulai Pecat Kader Partai Demokrat Pro Moeldoko Agus Harimurti Yudhoyono.(Foto: Antara))

MerahPutih.com - Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Kalimantan Barat segera melakukan pembersihan kader yang mengikuti KLB Dili Serdang, dengan memecat mereka dari keanggotaan partai. Paling tidak, ada tujuh kader Partai Demokrat Kalbar yang mengikuti KLB yang menjadikan Moeldoko Ketum Partai.

"Kami DPD Partai Demokrat Kalbar menyambut baik penolakan pengesahan KLB Deli Serdang yang disampaikan oleh Menkumham dan Menkopolhukam," kata Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Erma Suryani Ranik di Pontianak, Kamis (1/4).

Baca Juga:

Mahfud MD Sebut Kekisruhan di Partai Demokrat Harusnya Sudah Selesai

Ia menegaskan, pihaknya berharap surat usulan pemecatan pada Dewan Pimpinan Pusat terhadap tujuh kader tersebut, segera dikabulkan oleh DPP.

"Hal tersebut agar ketujuh kader ini tidak bisa lagi mengklaim diri sebagai kader Demokrat apabila sudah resmi dipecat," jelas Erma.

Erma menegaskan, pihkanya sangat berterima kasih atas solidaritas para kader Partai Demokrat Kalbar, Tim Reaksi Cepat Demokrat Kalbar dan berbagai pihak dalam mendukung Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

"Saya sangat berterima kasih atas solidnya 14 Dewan Pimpinan Cabang, 58 anggota Fraksi DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Kalbar, para pengurus DPD, DPC, Ketua Pengurus Anak Cabang dan ranting dalam satu komando mendukung Ketum AHY," ujarnya.

KLB Demokrat. (Foto: Antara)
KLB Demokrat. (Foto: Antara)

Ia menegaskan, agenda DPD Kalbar dalam tahun 2021, terus memperkuat soliditas dan konsilidasi internal, menggalang dan merekrut kader-kader baru untuk semakin memperkuat dan memperkokoh kinerja partai untuk rakyat Kalbar," katanya.

"Persiapan yang panjang ini tentu dengan harapan kami mampu menyiapkan kader-kader yang siap bertarung pada kontestasi Pileg dan Pilkada di tahun 2024 untuk mendukung Capres dan Cawapres yang diusung oleh Partai Demokrat," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Menkumham Tolak Hasil KLB Partai Demokrat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap
Indonesia
Diduga Terlibat Mafia Tanah, Oknum Pengacara Ditangkap

"Satu di antaranya adalah seorang pengacara berinisial ADS yang mengerahkan para pelaku untuk mengancam warga," kata Burhanuddin

Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi
Indonesia
Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai Menteri Perdagangan (Mendag) M. Luthfi kurang paham tujuan bernegara yang berorientasi pada kesejahteraan umum.

Paham Intoleran dan Radikal di Sekolah, Guru Diminta Gaungkan Pancasila
Indonesia
Paham Intoleran dan Radikal di Sekolah, Guru Diminta Gaungkan Pancasila

Aksi intoleransi dan paham radikal dinilai masih ditemukan di kalangan pelajar.

Aturan-Aturan yang Berlaku saat PPKM Level 3 Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Aturan-Aturan yang Berlaku saat PPKM Level 3 Libur Natal dan Tahun Baru

Pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin COVID-19 dan tes antigen H-1 jika sudah dua kali vaksin atau hasil tes PCR H-3 jika baru vaksin satu kali

Diduga Ada Kecurangan, Hasil Pilkada Maluku Barat Daya Disengketakan ke MK
Indonesia
Diduga Ada Kecurangan, Hasil Pilkada Maluku Barat Daya Disengketakan ke MK

Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya nomor urut 01, Nicolas Johan Kilkily-Demianus Orno akan mendaftarkan gugatan hasil Pilkada Maluku Barat Daya 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

[Hoaks atau Fakta]: Ronaldo Pindahkan Minuman Coca-Cola Karena Produk Yahudi
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Ronaldo Pindahkan Minuman Coca-Cola Karena Produk Yahudi

"Saya keras kepadanya karena beberapa kali anakku meminum Coca Cola dan Fanta. Itu membuat saya jengkel," kata Ronaldo.

Nyaris 18 Ribu Wisatawan Berlibur ke Gunung Kidul Saat Akhir Pekan
Indonesia
Nyaris 18 Ribu Wisatawan Berlibur ke Gunung Kidul Saat Akhir Pekan

Wisatawan juga diminta memperhatikan penerapan ganjil genap

[HOAKS atau FAKTA] Anies Baca Buku '101' Cara Ngeles
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Baca Buku '101' Cara Ngeles

Akun Facebook bernama Sultan Salju memposting sebuah gambar Anies yang sedang duduk membaca buku.

KNKT Ngaku Sudah Dapat Beberapa Petunjuk Jatuhnya Sriwijaya Air
Indonesia
KNKT Ngaku Sudah Dapat Beberapa Petunjuk Jatuhnya Sriwijaya Air

Data dari Flight Data Recorder sudah bisa didapatkan dan sudah berhasil diunduh dengan total 370 parameter, 27 jam dan atau 18 penerbangan.

Naik ke Penyidikan, Bareskrim Polri Beberkan Status Hukum Muhammad Kece
Indonesia
Naik ke Penyidikan, Bareskrim Polri Beberkan Status Hukum Muhammad Kece

Bareskrim Polri menaikkan status perkara dugaan penistaan agama YouTuber Muhammad Kece ke tahap penyidikan.