Pilwalkot Yogyakarta, Garin Nugroho: Pilkada Pendidikan bagi Warga Negara Sutradara Garin Nugroho maju dalam pilwalkot Yogyakarta melalui jalur independen (Foto: Twitter @garinfilm)

MerahPutih Politik - Pemilihan calon Wali Kota Yogyakarta akan diikuti calon independen. Pemunculan calon melalui jalur independen ini dilakukan oleh Jogja Independen (Joint). Sebanyak 15 bakal calon telah ditetapkan Joint masuk bursa bakal calon wali kota untuk diusung dalam Pilkada 2017.

Pekan ini tahapan penjaringan calon telah memasuki prakonvensi. Ke-15 bakal calon melakukan pemetaan dengan cara blusukan ke kampung-kampung di seluruh kecamatan yang ada di Kota Yogyakarta. Selanjutnya, mereka akan memaparkan visi dan misi, sebelum akhirnya diumumkan 5 nama yang lolos memasuki tahapan berikutnya pada tanggal 13 April mendatang.

Garin Nugroho, sutradara ternama di Tanah Air, mengaku yakin bahwa dirinya akan terpilih menjadi bakal calon wali kota yang diusung Joint. Ia pun telah menyiapkan langkah terbaik agar diterima warga Kota Yogyakarta sebagai Wali Kota. "Jika konvensi Joint memilih saya, saya akan jalan. Saya siap," katanya kepada merahputih.com melalui saluran handphone, belum lama ini.

Selain Garin, ke-14 nama lainnya ialah Adrie Primera Nuary, Akhyari Hananto, Arbhak Yhoga Wododo, Dani Eko Wiyono, Transtoto Handadhari, Emmy Yuniarti, dan Esha Satya Samjaya, Fitri Paulina Andria, Martha Haenry, Hambar Riyadi, Lusy Laksita, Rommy Heryanto, Siti Ruhaini Dzuhayatin, dan Titok Haryanto. Dua hari menjelang pengumuman, lusa, Rabu pekan ini, dua nama terakhir resmi dicoret karena tidak hadir dalam paparan visi misi pada Minggu (10/4). Kini, nama-nama tersebut menyusut menjadi 13 orang bakal calon.

Sebelum pengumuman tersebut, Garin Nugroho, salah satu bakal calon yang menjadi sorotan publik Yogyakarta, telah memikirkan langkah dan strategi pemenangan. Sesuai visi dan misinya, ia akan sungguh-sungguh melibatkan calon pemilih atau warga Kota Yogyakarta. "Pilkada menjadi pendidikan warga negara," katanya singkat melalui pesan chat whatsapp, kepada merahputih.com, Senin (11/4).

Tahapan selanjutnya, ke-5 nama yang lolos akan mengerucut. Dari 5 nama, akan dipilih nama-nama yang layak diusung. Pengerucutan nama berdasarkan penilaian panel Tim 9 Joint. Beberapa nama dari Tim 9 tersebut ialah mantan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto, ekonom UGM Rimawan Pradipto, dan Busyro Muqoddas.

Tim 9 merupakan nama-nama ahli dan masayarakat Yogyakarta dari berbagai kalangan. Mereka dipilih dan ditentukan oleh tim Joint.

Jogja Independen (Joint) merupakan bentuk politik yang dihimpun para ahli dan tokoh masyarakat. Tujuannya ialah mencalonkan nama untuk bursa calon wali kota Yogyakarta di Pilkada 2017 melalui jalur nonpartai atau independen. Dua nama tokoh yang berada di balik terbentuknya Joint ialah mantan ketua MK, Mahfud MD, dan mantan ketua KPK, Busyro Muqoddas. Sebagai koordinator kegiatan, tim Joint menyerahkan pada Yustina Neni.(fre)

BACA JUGA:

  1. Dampak Relokasi Parkir, Pendapatan Pedagang Malioboro Anjlok
  2. Juru Parkir Malioboro Bantah Raup Omzet Rp9 Juta per Bulan
  3. Pasca Relokasi, Kawasan Malioboro Rapi dan Bersih
  4. Komentar Pangamen Terkait Rencana Pemerintah Tertibkan Kawasan Malioboro
  5. Dekat Malioboro, Kebakaran Hanguskan 3 Bus


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH