Pilpres Diikuti 3 Kandidat, Capres Sulit Menang Satu Putaran Ilustrasi pemilu. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Peta persaingan menuju Pilpres 2024 makin ketat. Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dari hasil survei terkini memperoleh suara terbanyak. Masing-masing 30,2 persen dan 22,5 persen. Kemudian di tempat ketiga Anies Baswedan 18,2 persen disusul Ridwan Kamil 7,8 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, bila dibuat simulasi tiga pasangan, pasangan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir unggul dengan persentase 43,4 persen. Disusul pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani 29,4 persen, dan Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil 11 persen.

Baca Juga:

Capres Harus Mampu Junjung Tinggi Persatuan dan Kesatuan

Simulasi berikutnya adalah pasangan Ganjar Pranowo-Erick Thohir 36,6 persen, Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar 25,7 persen, dan Anies Baswedan-Khofifah Indar Parawansa 24,8 persen.

"Jadi kalau dilihat tidak ada pasangan yang sampai 50 persen. Tidak ada satupun pasangan yang bisa menang satu putaran. Artinya masih sangat dinamis apa yang akan terjadi kedepan," katanya.

Yang menarik, nama Agus Harimurti Yudhoyono dan Puan Maharani konsisten menguat dalam dua bulan terakhir dalam pilihan elektoral masyarakat sebagai calon presiden atau Capres 2024.

Dalam simulasi 19 nama semi terbuka, Ketua Umum Partai Demokrat AHY berada di peringkat lima. Lalu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani di peringkat tujuh.

Elektabilitas AHY terus naik dari Juni (2,1 persen), Agustus (2,9 persen), dan September (4,4 persen). Begitu pun dengan Puan.

Satu nama lain yang masih mengalami kenaikan elektabilitas adalah Menteri Pariwisata Sandiaga Uno. Dari Juni (2,4 persen), Agustus (1,9 persen), dan September (3 persen). Sementara itu, nama-nama lain cenderung fluktuatif turun naik.

Di posisi tiga besar misalnya, ada elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turun naik. Dari Juni dengan 29 persen, Agustus (24,5), dan September (29 persen).

Sementara elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengalami penurunan.

Prabowo dari Juni (20,3), Agustus (21,3), dan September (19,6). Sementara Anies dari Juni (18,5), Agustus (19,3), dan September (17,4).

Adapun nama-nama lain juga mengalami penurunan elektabilitas, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dari Juni (10,3), Agustus (10,4), anjlok menjadi September (8,7).

Demikian juga dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Airlangga bahkan tidak masuk dalam 10 besar.

Survei Indikator digelar pada 13-20 September 2022 dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang. Penarikan sampel menggunakan multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error sekitar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Knu)

Baca Juga:

MK Tolak Gugatan PT 20 Persen, PKS: Jumlah Capres Tidak Akan Banyak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Akan Dibuka Jokowi dan Ditutup Erick Thohir, Munas V INTI Bahas Penguatan Ekonomi
Indonesia
Akan Dibuka Jokowi dan Ditutup Erick Thohir, Munas V INTI Bahas Penguatan Ekonomi

Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan datang dan akan menyambut seluruh delegasi pada welcome dinner.

Pemprov DKI Sebut Anies Janji Cabut Pergub Penggusuran Zaman Ahok Sebelum Lengser
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Anies Janji Cabut Pergub Penggusuran Zaman Ahok Sebelum Lengser

Pemerintah DKI Jakarta berjanji akan mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 207 Tahun 2016 tentang Penertiban Pemakaian/Penguasaan Tanah Tanpa Izin yang Berhak sebelum masa jabatan Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur, Ahmad Riza Patria habis pada 16 Oktober 2022.

Positif COVID-19, PM Kamboja Batal Hadiri KTT G20
Indonesia
Positif COVID-19, PM Kamboja Batal Hadiri KTT G20

Dia dinyatakan positif COVID-19 setelah diperiksa oleh fasilitas kesehatan di Bali.

Kang Emil Harap Alun-Alun Sangkala Buana Bisa Kembalikan Kejayaan Keraton di Indonesia
Indonesia
Kang Emil Harap Alun-Alun Sangkala Buana Bisa Kembalikan Kejayaan Keraton di Indonesia

"Mudah-mudahan mengembalikan kejayaan keraton-keraton di Indonesia," harapnya

Polisi Lakukan Normalisasi Lalin Cegah Kemacetan Akibat Citayam Fashion Week
Indonesia
Polisi Lakukan Normalisasi Lalin Cegah Kemacetan Akibat Citayam Fashion Week

Polisi menilai, fenomena Citayam Fashion Week akhir-akhir ini menimbulkan gangguan kelancaran lalu lintas. Tidak hanya yang melakukan peragaan di zebra cross, masyarakat juga turun ke jalan untuk foto-foto.

Jaksa Agung Larang Terdakwa Mendadak Pakai Atribut Keagamaan saat Sidang
Indonesia
Jaksa Agung Larang Terdakwa Mendadak Pakai Atribut Keagamaan saat Sidang

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengeluarkan larangan terdakwa memakai atribut keagamaan yang sebelumnya tak pernah dipakai digunakan saat persidangan.

Gibran Buka Kembali Car Free Day Setelah Dua Tahun Vakum
Indonesia
Gibran Buka Kembali Car Free Day Setelah Dua Tahun Vakum

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah nemastikan membuka kembali car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan pada Minggu (15/5).

Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Hapus Dualisme Pasar Migor Curah
Indonesia
Anggota DPR Desak Pemerintah Segera Hapus Dualisme Pasar Migor Curah

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai dengan adanya dualitas pasar dan disparitas harga migor curah ini dinilai menimbulkan kompleksitas dan masalah baru di pasar.

Ketua DPR Ingatkan Tragedi Kemacetan 2016 Jangan Sampai Terulang
Indonesia
Ketua DPR Ingatkan Tragedi Kemacetan 2016 Jangan Sampai Terulang

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti potensi kemacetan parah pada mudik Lebaran 2022.

NasDem Balas Sindiran PDIP Soal Capres Kader Partai Lain
Indonesia
NasDem Balas Sindiran PDIP Soal Capres Kader Partai Lain

Partai NasDem angkat bicara menanggapi sindiran Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto soal partai politik yang mengusung kader partai lain untuk menjadi capres di Pilpres 2024.