Pilot Kanada Melakukan Manuver untuk Menghormati George Floyd Seorang pilot membuat jalur penerbangan yang menggambarkan kepalan tangan. (Foto: insideredtion)

SAAT terbang di Nova Scotia pada hari Kamis lalu, Dimitri Neonakis mengambil jalur penerbangan yang sangat spesifik. Menggambarkan bentuk kepalan tangan yang terangkat, simbol ”Black Lives Matter” untuk menghormati George Floyd.

"Untuk George," tulisnya di Facebook, di samping gambar jalur penerbangan, yang hanya bisa dihapus oleh radar.

Baca juga:

Pilot Ajak Warganet Memesan Tiket Pesawat Layaknya Membeli Tisu Toilet

1
Ia berpesan, "Akhiri rasisme" (Foto: atlantic.ctvnews)

“Hari ini saya menerbangkan pola penerbangan 330 mil laut yang mengambil bentuk simbol gerakan yang saya hormati dan dukung. Sementara saya di udara bergerak bebas, kata-kata George Floyd "Aku tidak bisa bernapas" muncul dalam pikiran beberapa kali, sangat kontras," lanjutnya. “Saya melihat Dunia satu ras dalam berbagai warna. Ini adalah Dunia yang saya lihat, dan ini adalah pesan saya. Akhiri Rasisme.”

Menurut situs pelacakan FlightAware, juga memposting video yang mendokumentasikan perjalanan dalam penerbangan berdurasi hampir 2,5 jam.

"Saya merasa perlu untuk berbicara dengan cara saya di udara. Meskipun tidak ada yang akan melihatnya, itu membuatku merasa senang. Aku tahu itu untuk mereka, orang-orang yang tertindas selama bertahun-tahun," kata Neonakis kepada CNN.

Baca juga:

Qantas Belum Menyerah Lanjutkan Program Penerbangan Terpanjang Dunia

2
Penerbangan ini dilakukan dalam durasi 2,5 jam (Foto: kelownanow)

Ini bukan pertama kalinya Neonakis memenuhi langit dengan pesan-pesan yang kuat.

Setelah penembakan massal pada bulan April di Nova Scotia, pilot tersebut membuat jejak berbentuk hati yang besar di atas langit. Ketika ia mengucapkan terima kasih kepada dunia atas semua cinta dan dukungan yang kamu tunjukkan kepada mereka yang berada di Nova Scotia selama tragedi ini.

Neonakis juga memberikan penghormatan kepada Kapten Jennifer Casey, seorang petugas urusan publik untuk tim akrobat udara Kanada. Casey yang dikenal sebagai Snowbirds meninggal dalam kecelakaan bulan lalu. "Aku tidak kenal Jenn. Kami bertemu di Debert. Dia mengirim hadiah kepada saya untuk diberikan kepada anak-anak cacat yang terbang bersama saya. Kami akan mengingatnya," tulis Neonakis. (lgi)

Baca juga:

Unjuk Rasa Antirasialisme Bisa Cetuskan COVID-19 Gelombang Dua, ini Alasannya

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard G.I

LAINNYA DARI MERAH PUTIH