Pilkada Serentak Ditunda Desember, Purnomo Siapkan Surat Pengunduran Diri Bakal cawali yang diusung DPC PDIP Solo, Jawa Tengah, Achmad Purnomo. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota menjadi Undang-Undang.

Perppu ditetapkan pada 4 Mei 2020 tersebut ditandatangani Presiden Jokowi dan resmi diundangkan. Dalam aturan tersebut tertulis Pilkada serentak diikuti 270 daerah yang semula dijadwalkan bulan September, diundur menjadi bulan Desember.

Baca Juga:

Di Hadapan Puan dan Hasto, Purnomo Akui Didekati Parpol Lain Maju Pilwalkot Solo

Adanya Perppu tersebut tidak sedikitpun merubah keyakinan bakal cawali yang diusung DPC PDIP Solo, Achmad Purnomo untuk tetap mundur dari pertarungan jika Pilkada serentak dilaksanakan tanggal 9 Desember mendatang.

Achmad Purnomo bersikukuh mundur dari pencalonan bakal wali kota Solo
Bakal cawali Achmad Purnomo naik becak saat mendaftar di kantor DPC PDIP Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

"Saya tetap pada keputusannya mundur dari pertarungan jika KPU tetap menggelar Pilkada serentak tanggal 9 Desember mendatang," ujar Purnomo di Solo, Rabu (6/5).

Purnomo mengaku tidak sampai hati melakukan aktivitas politik di tengah pandemi COVID-19. Ia tetap akan mengajukan surat pengunduran diri ke DPC PDIP Solo.

"Surat mundur sebagai bakal cawali sudah saya bikin Selasa kemarin. Numun, belum saya kirimkan ke DPC PDIP Solo," kata dia.

Purnomo yang juga menjabat Wakil Wali Kota Solo ini menegaskan akan mengirimkan surat pengunduran diri tersebut setelah KPU RI resmi menggeluarkan jadwal Pilkada 2020.

Baca Juga:

Mundur dari Pertarungan Pilwakot Solo, Purnomo Diprotes Pendukungnya Sendiri

Disinggung terkait bakal mendukung kandidat lain setelah resmi mundur, Purnomo menyerahkan sepenuhnya pada DPC PDIP Solo. Sebagai kader, ia tetap mengikuti keputusan dari DPC PDIP Solo.

"Saya ikut keputusan DPC saja. Sebagai kader harus patuh akan keputusan partai," tutup Purnomo.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran Jadi Cawali Tunggal Akibat Purnomo Mundur, Rudy: Saya Dukung



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH