Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun Menko Perekonomian Airlangga Hartanto. (Foto: ekon.go.id)

MerahPutih.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di sejumlah daerah pada 9 Desember 2020 akan mendorong geliat ekonomi pada kuartal III-IV 2020. Pada kuartal II ini, ekonomi Indenesia terseok atay negatif 5,32 persen dari kuartal pertama 2,97 persen.

“Pemilukada pada Desember akan menjadi pendorong karena uang beredar. Saat Pilkada untuk penyelenggaraaan saja Rp24 triliun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai di Jakarta, Rabu.

Selain uang penyelenggaraan, setiap calon akan mengeluarkan dana yang diperkirakan mencapai Rp10 triliun sehingga total uang beredar diperkirakan mencapai Rp34 triliun hingga Rp35 triliun.

Baca Juga:

Alasan Pemerintah Tak Perlu Reaktif Tanggapi 'Manuver' Din Syamsuddin Cs

“Tentu akan meningkatkan konsumsi terutama untuk alat peraga bagi calon, termasuk di antaranya masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lain,” imbuhnya.

Pemerintah yakin ada sinyal positif perbaikan ekonomi pada kuartal selanjutnya salah satunya mulai bergeraknya aktivitas ekonomi karena dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) termasuk didorong dengan stimulus fiskal mencapai Rp695,2 triliun.

Selain itu, Pilkada serentak dijadwalkan berlangsung di 270 daerah yakni di sembilan provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota di seluruh Indonesia bakal mendorong konsumsi masyarakat dan dunia usaha.

Baca Juga:

Bertemu Megawati, Ini Kata Gibran dan FX Rudy



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH