Pilkada Klaten, 40 Anggota KPPS Terpapar COVID-19 Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten Samsul Huda. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sebanyak 40 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terpapar COVID-19.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten Samsul Huda mengatakan, sebanyak 40 anggota KPPS tersebut positif COVID-19 usai menjalani swab test belum lama ini. KPU Klaten menindaklanjuti temuan tersebut dengan meminta mereka menjalani karantina mandiri.

"Sebanyak puluhan anggota KPPS terpapar corona ini diketahui tanpa gejala. KPU tidak memberhentikan mereka, tetapi justru ada yang mengundurkan diri," ujar Samsul, Jumat (27/11).

Baca Juga:

Satu Warga Petamburan Reaktif COVID-19 Kabur dengan Beri Data Palsu

Ia mengatakan, KPU masih mempercayakan pada mereka bisa sembuh pada sebelum tanggal 9 Desember. Namun, jika tidak sembuh akan diganti.

"Penggantian anggota KPPS tersebut bukan sepihak dari KPU. Namun, mereka menyatakan mundur terlebih dahulu karena terpapar COVID-19. Berapa yang sudah mundur kami belum update datanya," papar dia.

Dikatakannya, jika yang positif di tiap TPS hanya satu atau dua orang saja, lima anggota KPPS lainnya masih bisa bekerja. Harapan yang terpapar COVID-19 ini bisa sembuh tepat waktu.

KPU Klaten melakuakan sortir surat suara Pilkada Klaten, Selasa (24/11). (MP/Ismail)
KPU Klaten melakuakan sortir surat suara Pilkada Klaten, Selasa (24/11). (MP/Ismail)

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Diskes) Klaten Anggit Budianto menambahkan, total ada sebanyak 28.000 pelaksana pilkada yang yang dilakukan rapid test masal. Mereka terdiri dari anggota KPPS, pengawas TPS baik dari lembaga KPU adan Bawaslu.

"Ada 1.851 orang yang dinyatakan reaktif COVID-19. Kami tindak lanjuti swab test dan hasilnya belum keluar semua," kata Anggit.

Baca Juga:

Rekor, Infeksi COVID-19 Tambah 5.828 Kasus

Anggit mengatakan, yang sudah keluar dengan hasil positif ada sebanyak 40 orang dari anggota KPPS di bawah KPU Klaten. Semua pasien corona langsung dilakukan isolasi mandiri.

"Mereka semua tanpa gejala. Kami akan lakukan swab test 10 hari lagi untuk memastikan mereka sudah sembuh atau belum," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Siswa Positif COVID-19, Pemkab Gunung Kidul Hentikan Sekolah Tatap Muka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Tarif Listrik Buat Bulan Oktober Sampai Desember 2020
Indonesia
Ini Tarif Listrik Buat Bulan Oktober Sampai Desember 2020

Dimungkinkan tarif tenaga listrik dapat kembali mengalami perubahan melihat perkembangan ICP, kurs, inflasi, dan HPB.

Setelah Bioskop, Karaoke dan SPA di Jakarta Dibuka Bertahap
Indonesia
Setelah Bioskop, Karaoke dan SPA di Jakarta Dibuka Bertahap

Pemprov tidak menuntut kemungkinan olahraga seperti bulu tangkis akan diperbolehkan.

Pembatasan Berlaku, Wisata Bromo Dibuka Hari Ini
Indonesia
Pembatasan Berlaku, Wisata Bromo Dibuka Hari Ini

Kawasan wisata alam Bromo - Tengger - Semeru mulai dibuka bertahap dan tetap memberlakukan batasan-batasan tertentu.

 Kongres PAN, Zulkifli Kutip Amien Rais Sebut Kompetisi Seperti Smack Down
Indonesia
Kongres PAN, Zulkifli Kutip Amien Rais Sebut Kompetisi Seperti Smack Down

"Pak Amien mengatakan kompetisi seperti smack down, kadang bantingan-bantingannya keras. Tetapi setelah itu kita harap bersatu lagi untuk memperkokoh partai kita

Pembunuhan dan Pembakaran di Sigi Sulteng Wajib Diusut Tuntas
Indonesia
Pembunuhan dan Pembakaran di Sigi Sulteng Wajib Diusut Tuntas

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Abdul Rakhman Baso harus memerintahkan jajarannya untuk bekerja cepat.

PAN Ungkap Tiga Alasan Ambang Batas Parlemen 4 Persen Efektif untuk Pemilu 2024
Indonesia
PAN Ungkap Tiga Alasan Ambang Batas Parlemen 4 Persen Efektif untuk Pemilu 2024

Parliamentary threshold adalah perolehan suara minimal partai politik dalam pemilihan umum

Pengamat Sebut Ada Kebangkitan Politik Dinasti di Indonesia
Indonesia
Pengamat Sebut Ada Kebangkitan Politik Dinasti di Indonesia

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan, rekomendasi PDIP jatuh kepada Gibran Rakabuming Raka

Gegara Edhy Prabowo, Elektabiltas Prabowo dan Gerindra Turun
Indonesia
Gegara Edhy Prabowo, Elektabiltas Prabowo dan Gerindra Turun

Melainkan yang paling terkena dampaknya adalah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang digadang-gadang bakal maju menjadi calon presiden 2024.

Kejagung Periksa Aspri Imam Nahrawi Terkait Aliran Dana Suap KONI ke Eks Jampidsus
Indonesia
Kejagung Periksa Aspri Imam Nahrawi Terkait Aliran Dana Suap KONI ke Eks Jampidsus

Miftahul Ulum merupakan asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

KPK Harap Imam Nahrawi Dihukum 10 Tahun Penjara
Indonesia
KPK Harap Imam Nahrawi Dihukum 10 Tahun Penjara

Imam juga dituntut pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp19,1 miliar serta pencabutan hak politik.