Pilih Calon Hakim Agung, DPR Klaim Transparan dan Bebas Kepentingan Politik Gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Jumat (10/7) (ANTARA/Sugiharto Purnama)

Merahputih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menerima 11 nama calon Hakim Agung yang diusulkan Komisi Yudisial (KY), Jumat (17/9).

Ketua DPR, Puan Maharani menegaskan bahwa proses pemilihan calon Hakim Agung akan dilaksanakan secara transparan ke publik.

Baca Juga

24 Nama Calon Hakim Agung Lolos Seleksi Tahap Ketiga

"Proses pemilihan Calon Hakim Agung akan dilakukan secara terbuka, transparan, parsipatif dan akuntabel," terang Puan, Jumat (17/9).

Komisi Yudisial sudah melakukan seleksi calon Hakim Agung sejak Februari sampai dengan Agustus 2021.

angkapan layar Ketua Komisi Yudisial (KY) Prof. Mukti Fajar Nur Dewata mengumumkan nama-nama yang lolos tes tahap ketiga Calon Hakim Agung 2021. ANTARA/Muhammad Zulfikar
angkapan layar Ketua Komisi Yudisial (KY) Prof. Mukti Fajar Nur Dewata mengumumkan nama-nama yang lolos tes tahap ketiga Calon Hakim Agung 2021. ANTARA/Muhammad Zulfikar

Komisi Yudisial pun siap membuka rekrutmen dari internal hakim karier serta masyarakat sesuai ketentuan UU Nomor 18 Tahun 2011, dan Peraturan Komisi Yudisial Nomor 2 Tahun 2016 tentang Seleksi Calon Hakim Agung.

Sementara itu, 11 nama calon Hakim Agung ini diserahkan ke DPR untuk mendapatkan persetujuan dan kemudian akan ditetapkan oleh Presiden. Seleksi yang dilakukan Komisi Yudisial menghasilkan calon-calon Hakim Agung terbaik.

"Sehingga hasil seleksi yang disampaikan kepada DPR RI adalah calon Hakim Agung yang layak untuk diajukan dan telah memenuhi kualifikasi sebagai calon Hakim Agung," tuturnya.

Baca Juga

KY Bantah Minta Pungutan ke Calon Hakim Agung Jelang Lebaran

Putri Presiden kelima Megawati Soekarniputri ini mengingatkan, agar nama calon Hakim Agung yang diserahkan ke DPR telah diseleksi dengan melihat rekam jejaknya.

Tujuannya agar menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim. Calon Hakim Agung, kata Puan, harus bebas pengaruh kepentingan politik. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT KAI Bantah Persulit Penumpang KRL yang Tidak Bawa HP
Indonesia
PT KAI Bantah Persulit Penumpang KRL yang Tidak Bawa HP

Anne Purba mengaku, pihaknya belum pernah menerima laporan

Sigap Bripka Agung dan Bripka Didik Ringkus Perampok Toko Gadai Perlu Diacungi Jempol
Indonesia
Sigap Bripka Agung dan Bripka Didik Ringkus Perampok Toko Gadai Perlu Diacungi Jempol

Kami berharap ada atensi dari Pimpinan kedua personel ini untuk memberikan reward

Perpanjangan Kontrak Karya jadi IUPK PT Vale Indonesia akan Dibawa ke Panja DPR
Indonesia
Perpanjangan Kontrak Karya jadi IUPK PT Vale Indonesia akan Dibawa ke Panja DPR

Mukhtarudin mengatakan pembahasan terkait ketentuan dan kelanjutan KK tersebut dipastikan akan dilanjutkan dalam Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR.

Pengamat Yakin Tidak Ada Skenario Jokowi Jadikan Andika Capres
Indonesia
Pengamat Yakin Tidak Ada Skenario Jokowi Jadikan Andika Capres

Wacana Andika Perkasa berpeluang maju di Pilpres 2024 setelah menjabat Panglima TNI, adalah persoalan lain yang bukan merupakan bagian dari skenario penunjukkannya sebagai calon tunggal panglima TNI.

[HOAKS atau FAKTA]: Surya Paloh Tetapkan Anies Capres dari NasDem
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Surya Paloh Tetapkan Anies Capres dari NasDem

Tidak didapati pernyataan dari Surya Paloh yang menyatakan bahwa Anies Baswedan adalah kandidat capres dari Partai NasDem untuk Pemilu 2024.

Pemda Harus Gerak Cepat Pakai Dana Transfer Daerah dan Desa Untuk COVID-19
Indonesia
Pemda Harus Gerak Cepat Pakai Dana Transfer Daerah dan Desa Untuk COVID-19

Airlangga menganjurkan, pemda melakukan inovasi untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi agar masyarakat Indonesia dapat mempersiapkan diri hidup bersama dengan COVID-19

[Hoaks atau Fakta]: AHY Malah Berlibur saat SBY Jalani Pengobatan di AS
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: AHY Malah Berlibur saat SBY Jalani Pengobatan di AS

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, foto cuitan itu adalah foto yang pernah diunggah Annisa Pohan melalui akun Instagram pribadinya (@annisayudhoyono) pada 31 Maret 2018.

Menkominfo Tegaskan Pendaftaran PSE Wajib, Data Pelanggan Aman
Indonesia
Menkominfo Tegaskan Pendaftaran PSE Wajib, Data Pelanggan Aman

Sebab, data pelanggan yang ada dalam situs PSE bakal terlindungi.

Berkurang Satu, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 377 Orang
Indonesia
Berkurang Satu, Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet 377 Orang

125.972 pasien COVID-19 sembuh dan keluar dari rumah sakit

[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Naik Lagi, Luhut Larang Lansia Keluar Rumah Selama Juni Ini
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Naik Lagi, Luhut Larang Lansia Keluar Rumah Selama Juni Ini

Faktanya, artikel tersebut dirilis pada Februari 2022 atau saat COVID-19 varian Omicron mulai tinggi kasusnya.