Pilgub Jabar Lebih Strategis Dibanding Pilgub DKI untuk Menangkan Pilpres 2019? Deddy Mizwar yang diusung PKS dan Gerindra dalam Pilgub Jabar 2018. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan, bahwa Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat lebih strategis dibandingkan dengan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta terkait dengan konstelasi perpolitikan nasional.

Wasekjen PKS Mardani Ali Sera menyatakan bahwa partainya dan Gerindra benar-benar memberikan perhatian khusus pada Pilkada Jabar yang digelar tahun depan. Pasalnya, Jabar sangat strategis untuk menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Jawa barat lebih strategis dari DKI. Karena itu PKS betul betul memperhatikan, karena PKS dan Gerindra mempertimbangkan Jabar fungsi dari 2019," ujar Mardani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8).

Mardani mengakui, PKS memang belum memutuskan berkoalisi dengan partai politik lainnya di Pilpres 2019. "Kita belum jelas dengan siapa. Tapi yang jelas menang di Jabar peluang di 2019 itu besar. Tetapi sementara ini PKS sudah sangat nyaman dengan Gerindra. Kemungkinan PKS gerindra akan satu," tandas anggota Komisi II DPR RI ini.

Mardani membeberkan alasan koalisi PKS-Gerindra yang telah sepakat mengusung Deddy Mizwar berpasangan dengan Ahmad Syaikhu. Ia menyebut, Deddy memiliki kriteria yang komplit untuk bertarung di Pilkada Jabar 2018 mendatang.

"Lima tahun kami berinteraksi dengan Pak Deddy, kapasitasnya oke, integritasnya oke, mau belajarnya oke. Tapi yang paling utama pemimpin di Jabar dengan karakter budaya yang kuat, Deddy Mizwar cocok," jelasnya.

"Apalagi tentu kita kan milih bukan cuma orang yang punya kapasitas, tapi elektabilitas dan popularitas Deddy masuk di tiga kriteria itu," pungkas Mardani. (Pon)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH