Pilah-Kemas-Setor Sampah di Waste Station Rekosistem RDTX Place

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 05 Juli 2023
Pilah-Kemas-Setor Sampah di Waste Station Rekosistem RDTX Place

Rekosistem dorong kampanye pilah-kemas-setor.(Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMPAH menjadi isu besar dunia, tak terkecuali Indonesia, utamanya Jakarta sebagai kota besar. Masalah sampah memang tak bisa hilang dalam semalam. Meski demikian, konsistensi dan upaya bersama bisa jadi solusi yang perlahan tapi pasti dalam mengurangi masalah sampah.

Konflik utama sampah ialah tidak selalu bisa dimusnahkan atau dihilangkan dari muka bumi ini. Namun, tumpukan sampah yang bila kita bayangkan saja sudah membuat ingin muntah bisa diolah dan didaur ulang lagi agar menjadi barang siap guna.

BACA JUGA:

Jagoan Ubah Sampah Plastik Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Upaya itu yang tengah dilakukan Rekosistem (PT Khazanah Hijau Indonesia) lewat waste station anyar mereka di RDTX Place, Kuningan, Jakarta. Stasiun penyetoran sampah itu akan menjadi pintu utama bagi masyarakat agar lebih dekat ke gaya hidup yang berkelanjutan. "Sampah itu memiliki arti yang lebih bagi kita semua, para masyarakat sampai produsen bahkan pemerintah. Jadi saya berharap keberadaan waste station di RDTX ini bisa memudahkan masyarakat dalam memudahkan memilah, mengemas, dan menyetor sampah," kata musisi kenamaan Indonesia Andien yang kini menjadi eco living advisor Rekosistem.

andien
Andien ungkapkan pentingnya memilah sampah yang masih dapat didaur ulang.(Foto: Merahputih.com/Andrew Francois)

Menurutnya, langkah untuk peduli terhadap lingkungan bisa dimulai dari individu. Ia menyarankan, agar masyarakat mulai memilah sampah dari rumah, agar nanti sampah yang masih dapat diolah bisa didaur ulang lagi, sehingga menjadi barang siap guna.

"Ternyata gaya hidup yang kita lakukan selama ini dengan membuang sampah pada tempatnya, itu tidak tepat lagi. Karena sampah yang kita buang itu tanpa dipilah, jadi tidak bisa diolah lagi, tidak dapat didaur ulang hingga akhirnya jadi barang yang tidak berguna, cuma bisa dibuang," jelas Andien.

BACA JUGA:

Mengolah Sampah Terintegrasi dengan Urban Farming

waste station
Caption

Hingga kini, telah tersebar sekira 28 waste station aktif di berbagai wilayah Pulau Jawa, mulai dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Untuk mendorong kebiasaan pilah-kemas-setor, Rekosistem juga akan memberikan sejumlah insentif bagi mereka yang menyetor sampah ke waste station.

Sebagai contoh, setiap satu kilo sampah yang dapat diolah, kamu akan mendapatkan 800 rekopoints yang setara dengan Rp 800. Poin itu nantinya akan ditukar dalam bentuk e-wallet, sehingga kemudian dapat dibelanjakan ke partner F&B yang telah bekerja sama dengan Rekosistem.(waf)

BACA JUGA:

Recycle For Good, Tukar Sampah Jadi Sembako

#Ramah Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Indonesia
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Dua pemuda asal Lumajang mengolah limbah MBG menjadi produk ramah lingkungan. Inovasi ini juga menciptakan lapangan kerja baru.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Oktober 2025
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Indonesia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Anugerahkan Kalpataru Lestari untuk Pejuang Hijau
Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Kementerian Lingkungan Hidup memberikan penghargaan Kalpataru Lestari kepada 12 pejuang lingkungan dari berbagai daerah.
Hendaru Tri Hanggoro - Kamis, 05 Juni 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Anugerahkan Kalpataru Lestari untuk Pejuang Hijau
Fun
Belajar dari Kearifan Lokal, Merawat Bumi Lewat Cara yang Sudah Lama Kita Punya
Kearifan lokal berdampak pada pelestarian lingkungan.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 24 Maret 2025
Belajar dari Kearifan Lokal, Merawat Bumi Lewat Cara yang Sudah Lama Kita Punya
Indonesia
Jerry Hermawan Lo Kunjungi Pembangkit Listrik Energi Hijau Pertama di Karimun
PLTS PT Karimun Power Plant bakal menjadi percontohan perusahaan listrik di Indonesia yang ramah lingkungan
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Maret 2025
Jerry Hermawan Lo Kunjungi Pembangkit Listrik Energi Hijau Pertama di Karimun
Indonesia
Benoa Bali Kantongi Predikat Pelabuhan Hijau
Penghargaan predikat pelabuhan hijau itu diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Februari 2025
Benoa Bali Kantongi Predikat Pelabuhan Hijau
Fun
Tim D'BASE dari BINUS ASO Siap Bertanding di Shell Eco-marathon Asia-Pacific and the Middle East 2025
D’BASE telah berhasil melewati fase kedua seleksi Shell Eco-marathon.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Februari 2025
Tim D'BASE dari BINUS ASO Siap Bertanding di Shell Eco-marathon Asia-Pacific and the Middle East 2025
Indonesia
10,3 Juta Penumpang Manfaatkan Face Recognition, KAI Kurangi Limbah Kertas
10,3 juta penumpang telah memanfaatkan Face Recognition. Dengan begitu, KAI sudah menghemat 24 ribu rol kertas tiket.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Januari 2025
10,3 Juta Penumpang Manfaatkan Face Recognition, KAI Kurangi Limbah Kertas
Bagikan