Pikir-Pikir Dulu, Menikah Bukan untuk Bahagia Menikah bukan untuk bahagia (Foto: Unsplash/Beatriz Perez Moya)

SALAH besar kalau kamu berpikir bahagia itu cuma dengan menikah. Bahkan, masih banyak orang berpikir menikah bisa membuat mereka bahagia selamanya seperti di film-film romantis. Tapi, hasilnya belum tentu seperti itu.

Memang bagian tersulit dari pernikahan menemukan pasangan hidup. Masalahnya tiap orang memiliki kriteria tersendiri memilih siapa pasangan yang tepat itu: entah itu mapan, baik, atau setia. Hanya saja kamu harus ingat tidak ada orang yang sempurna.

Baca juga:

Bukan karena Mapan, Pria Cerdas Pasti Nikah

Lalu, jika bukan untuk bahagia, untuk apa sih pernikahan itu? Melansir dari Medium, banyak orang mengira menikahi orang pilihan bisa membuat bahagia. Ekspektasi tersebut tidak realistis. Soalnya kamu tidak bisa mengharapkan kebahagiaan dari orang lain.

Kamu harus realistis dalam pernikahan, tidak semua orang sempurna (Foto: Unsplash/Sweet Ice Cream Photography)

Kebahagiaan itu ada dalam diri sendiri. Menikah bukan tentang merubah dirimu karena adanya kehadiran orang baru. Melainkan bagaimana caranya kamu dan pasanganmu bisa memiliki komitmen untuk menjadi lebih baik. Itu yang nantinya bisa bikin kamu bahagia.

Baca juga:

Apa yang Harus Kamu Lakukan di Hari Pernikahan Mantan?

Oleh karena itu, kamu perlu menginstrospeksi diri kamu sebelum menikah; Apakah kamu sudah siap membangun sebuah rumah tangga, apakah kamu sudah siap memiliki komitmen dengan pasanganmu, apakah kamu sudah siap bertanggung jawab.

Resepsi pernikahan mewah juga tidak menjamin kebahagiaan. Menurut Laman Telegraph, sebuah penelitian yang dilakukan Liz Walters mengungkapkan pasangan yang mengadakan pesta pernikahan mewah (lebih dari 150 tamu undangan), memiliki peluang untuk mendapatkan kebahagiaan lebih besar. Karena kedua mempelai tidak mudah melupakan komitmen yang telah disaksikan oleh banyak orang.

Persiapkan diri dulu sebelum menikah (Foto: Unsplash/Andreas Ronningen)

Namun, menjalankan komitmen tersebut tidak mudah. Kedua mempelai bisa jadi tertekan untuk menjalankan komitmen itu. Artinya, bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan kembali lagi kepada mereka yang akan menjalani bahtera rumah tangga.

Intinya pernikahan bukannya tidak bisa membuatmu bahagia. Tapi jangan pernah berpikir kamu bisa berubah drastis melalui pernikahan. Perbaiki diri kamu terlebih dulu. Barulah melaju ke plaminan bersama orang pilihanmu itu. (ikh)

Baca juga:

Punya Rekening Bank Bersama Membuat Pernikahan Awet

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH