Pihak Java Jazz Festival 2019 Pastikan Panggung Bersih dari Unsur Politik Pihak Java Jazz Festival pastikan tak ada kampanye atau unsur politik di acara tersebut (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

SAAT ini Indonesia tengah memasuki musim politik. Dimana sebentar lagi tepatnya pada bulan April akan digelar pemilihan umum Presiden.

Menjelang Pilpres yang sudah semakin dekat. Berbagai kejadian pun telah terjadi, tak sedikit pula adanya Black Campaign, dan kampanye colongan.

Mengingat perhelatan Java Jazz Festival 2019 yang waktu penyelenggaraanya berdekatan dengan pilpres. Mungkin ada kekhawatiran dari publik akan adanya kampanye terselubung.

1. Pihak Java Jazz Tegaskan Akan Netral

Pihak Java Jazz Festival akan bersikap netral (Foto: Mp/Albi)

Terkait hal itu, pihak Java Jazz Festival 2019 menegaskan. Mereka telah menghimbau pada seluruh yang berpartisipasi dalam acara tersebut bersih dari unsur politik.

"Berdasarkan saran yang masuk, kami diminta menyampaikan kepada semua yang partisipasi dalam panggung, untuk membuat acara kita netral, Kita acara musik yang netral dan tak berpihak" ucap Dewi Gontha, Presiden Director Java Festival, saat ditemui merahputih.com, Rabu (27/2).


2. Sebelumnya Sudah Dua Kali Lewati Pilpres

Java Jazz Festival sebelumnya sudah dua kali melewati piplres (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Rupanya digelar acara menjelang Pilpres sudah dua kali dilewati oleh Java Jazz Festival. Seperti yang diketahui event Java Jazz Festival telah berlangsung selama 15 tahun.

Selama melewati dua kali Pemilu, Java Jazz Festival tetap berjalan dengan lancar, tanpa diciderai adanya unsur politik.

"Pemilihan umum ataupun tidak kita udah lewatin dua kali dan ini yang ketiga, jadi ga ada bedanya, dan selama ini tidak pernah ada itu, dan besok pun kita akan seperti itu" kata Dewi Gontha.

3. Tak Berpengaruh Terhadap Peningkatan Pengamanan

Tak ada tingkat pengamanan berbeda menjelang pilpres (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

Mengingat pemilihan presiden pada bulan April mendatang. Pihak Java Jazz Festival mengaku tak ada perbedaan tingkat pengamanan.

Dewi Gontha menuturkan, pemilu maupun tak pemilu, Java Jazz Festival tetap memperhatikan tingkat pengamanan yang ketat. Hal itu diterapkan pada setiap event Java Jazz Festival sebelumnya.

"Adanya pemilu tidak memicu harus lebih bagaimana gitu, kita selalu harus awas aja, karena kita kan acara yang mengumpulkan orang banyak. tapi kita tetep kordinasi dengan aparat" Tutup Dewi Gontha. (Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Fakta-Fakta Menarik Java Jazz Festival 2019, Nomor 3 Sangat Spesial

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH