Pidato 'Indonesia Menang' Bentuk Ketulusan Prabowo Pimpin Indonesia Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (@sandiuno)

Merahputih.com - Direktur Pencapresan DPP PKS, Suhud Aliynudin menilai pidato kebangsaan Prabowo Subianto merupakan bentuk kesiapan mantan Danjen Kopassus itu memimpin Indonesia. Dalam pidato tersebut Prabowo menyiratkan pesan dan visi besar memimpin Indonesia.

"Melalui pidatonya, Prabowo menyiratkan pesan, dengan visi besar dan ketulusannya siap memimpin Indonesia menjadi bangsa pemenang," kata Suhud di Jakarta, Rabu (16/1).

Suhud yang merupakan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu mengatakan yang diperlukan Indonesia saat ini adalah adanya seorang pemimpin bangsa yang memiliki visi besar dan mampu merealisasikan visi itu.

Menurut dia, saat ini Indonesia tidak kekurangan orang cerdas untuk mengatasi persoalan bangsa di sejumlah sektor, namun yang belum ada adalah sosok pemimpin yang mampu menghimpun dan mendorong potensi besar menjadi kekuatan.

"Prabowo menyampaikan hal-hal mendasar kehidupan berbangsa yang belum mampu diwujudkan," ujarnya.

Suhud menilai potensi besar yang dimiliki Tanah Air dan bangsa Indonesia adalah belum mampu dikompensasi menjadi kesejahteraan rakyat, sehingga terjadi paradoks, dan salah satu faktor utama tentu terkait kualitas kepemimpinan.

Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato 'Indonesia Menang' (@sandiuno)

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk 'Indonesia Menang' di Jakarta Convention Center (JCC), Senin (14/1) malam. Dikutip Antara, Prabowo menyampaikan lima fokus utama program kerja nasional guna mewujudkan visi-misi Indonesia Menang, yang akan dijalankannya apabila memenangi Pemilu Presiden 2019.

Pertama, mewujudkan ekonomi yang mengutamakan rakyat, adil, memakmurkan orang Indonesia dan melestarikan lingkungan Indonesia.

Fokus kedua, meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial, yaitu akan perangi kemiskinan, tingkatkan pelayanan kesehatan, dan tingkatkan kualitas pendidikan.

Fokus ketiga, memastikan keadilan hukum dan menjalankan demokrasi yang berkualitas sehingga akan menjamin kemerdekaan berserikat, mengeluarkan pendapat, dan kebebasan pers.

Fokus keempat, menjadikan Indonesia rumah yang aman, nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia, karena keamanan nasional dan kedaulatan NKRI adalah prasyarat untuk pembangunan, kemajuan dan kemakmuran.

Fokus kelima, penguatan karakter dan kepribadian bangsa, karena pihaknya percaya yang paling fundamental yang harus dimiliki bangsa Indonesia adalah mental yang kuat. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH