Picu Klaster Baru, Pemerintah Diminta tak Gegabah Buka Pasar Tradisional Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor Jawa Barat tetap buka meski menjadi klaster penularan COVID-19. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

MerahPutih.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pembukaan pasar tradisional tak dilakukan secara keseluruhan. Sebaiknya pembukaan pasar tradisional dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkat keamanan daerah dari penularan COVID-19.

"Ini agar dalam pembukaan kembali aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional dilakukan secara bertahap, dengan didasari pada data zona-zona persebaran COVID-19," kata Bambang dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/6).

Baca Juga

Bamsoet Minta PLN Transparan soal Kenaikan Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Corona

Bamsoet mengingatkan aktivitas perdagangan harus tetap dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin seperti penggunaan masker, menjaga jarak fisik, dan menyediakan fasilitas cuci tangan.

Ia juga meminta pemerintah daerah setempat bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk terlebih dahulu melakukan tes cepat dan tes polymerase chain reaction (PCR) kepada para pedagang di setiap pasar tradisional sebelum memulai aktivitas perdagangan.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (ANTARA/ HO)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (ANTARA/ HO)

Bamsoet berujar tes cepat dan tes PCR sebaiknya dilakukan di pasar yang sebelumnya terdapat kasus positif dengan tujuan memastikan para pedagang terbebas dari COVID-19.

"Pemerintah bersama aparat penegak hukum dan keamanan juga harus melakukan peninjauan dan pengawasan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di setiap pasar tradisional yang akan dibuka pada 15 Juni mendatang," ujar Bambang.

Baca Juga

New Normal Dinilai Bukti Pemerintah "Angkat Tangan" Tangani COVID-19

"Itu sebagai upaya dalam mengecek kesiapan pengelola pasar dalam beraktivitas di masa transisi menuju new normal," kata politisi Partai Golkar itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Firli Enggan Tanggapi Dugaan Pelanggaran Etik Gunakan Helikopter Mewah
Indonesia
Firli Enggan Tanggapi Dugaan Pelanggaran Etik Gunakan Helikopter Mewah

Jenderal bintang tiga itu mengklaim hanya ingin kerja dan enggan membuang waktu menggubris kritikan maupun aduan tersebut.

Saat Pencoblosan Jari Dilarang Dicelupkan ke Tinta
Indonesia
Saat Pencoblosan Jari Dilarang Dicelupkan ke Tinta

Pemilih diberi sarung tangan plastik sekali pakai oleh petugas TPS, tujuannya untuk menjaga kebersihan tangan guna menghindari terjadinya perpindahan virus.

Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta
Indonesia
Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta

Seruan Gubernur menjadi seruan yang disadari oleh masyarakat

Kasus Penembakan Pendeta Yeremia di Papua Masih Gelap
Indonesia
Kasus Penembakan Pendeta Yeremia di Papua Masih Gelap

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) masih belum menetapkan tersangka tewasnya Pendeta Yeremia Zanambani.

PAN Tetap Tolak RUU Pemilu, Ibu Kota Negara dan BPIP Masuk Prolegnas 2021
Indonesia
PAN Tetap Tolak RUU Pemilu, Ibu Kota Negara dan BPIP Masuk Prolegnas 2021

Penetapan Prolegnas Prioritas 2021 sudah lama mundur karena belum diambil Keputusan Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR.

Ini Peran 13 Tersangka Korporasi Kasus Jiwasraya
Indonesia
Ini Peran 13 Tersangka Korporasi Kasus Jiwasraya

Persetujuan pembelian reksa dana tersebut tertuang dalam Nota Intern Kantor Pusat (NIKP)

Pendaftar KPR Subsidi Didominasi Penerima Upah Rp4 Juta
KPR
Pendaftar KPR Subsidi Didominasi Penerima Upah Rp4 Juta

Sudah saatnya masyarakat berpenghasilan rendah dimanjakan dengan berbagai aplikasi yang membantu.

Acara Midodareni Diserang, Ini Perintah Ganjar Pranowo
Indonesia
Acara Midodareni Diserang, Ini Perintah Ganjar Pranowo

"Kita sayangkan, kenapa di bulan Agustus, di mana kita ber-Bhinneka Tunggal Ika, butuh persatuan, ada yang melakukan itu," kata Ganjar.

Satgas Ungkap Penyebaran Corona di Indonesia Makin Mengkhawatirkan
Indonesia
Satgas Ungkap Penyebaran Corona di Indonesia Makin Mengkhawatirkan

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan peningkatan kasus positif corona di Indonesia semakin mengkhawatirkan.

Positivity Rate COVID-19 di DKI Jakarta Makin Jauhi Standar WHO
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di DKI Jakarta Makin Jauhi Standar WHO

WHO sendiri memiliki standar persentase kasus positif