Picu Kerumunan Orang di Angkutan Umum, Alasan Polisi Belum Berlakukan Gage Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum memberlakukan kembali sistem ganjil-genap (gage). Sebab, jika dilakukan ganjil genap, pengendara bisa berpindah ke angkutan umum sehingga memicu kerumunan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan kapasitas angkutan umum di masa Transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga

1.807 Polantas Dikerahkan di 56 Titik di Jakarta, Incar Pengendara Bandel

"Itu belum mampu untuk menampung shifting dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum jika dilakukan pembatasan lalu lintas dengan ganjil genap," ujar Nana di Polda Metro Jaya, Kamis (23/7).

Menurut dia, dalam angkutan umum pihaknya masih menerapkan physical diatancing. Sehingga, dengan dibatasinya jumlah penumpang maka sistem Ganjil-Genap belum bisa diterapkan lagi.

"Jadi begitu dibatasi lalu lintas, kendaraan pribadi, tentu ada shifting ke public transport dan itu yang tentu kita hindari penumpukan di angkutan umum," ujar dia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana. Foto: MP/Kanu

Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, pihaknya belum bisa memutuskan terkait pengaktifan kembali ganjil genap di DKI Jakarta.

"Untuk ganjil genap itu belum ada keputusan untuk kita laksanakan kembali," kata Sambodo kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Sambodo mengungkapkan alasan kepolisian belum berani mengaktifkan kembali kebijakan ganjil genap di Jakarta. Pasalnya, kata dia, aktifnya kembali ganjil genap dikhawatirkan akan berdampak terhadap penumpukan penumpang di transportasi umum.

Baca Juga

86 Kawal Operasi Patuh Jaya di Jakarta Selatan

Dengan penumpukan penumpang itu, nantinya dikhawatirkan akan berdampak besar terhadap penyebaran COVID-19 di transportasi umum. Sebab, akan banyak penumpang yang melanggar aturan physical distancing.

"Contoh sekarang tanggal ganjil, bagi yang genap pasti dia akan beralih ke kendaraan umum. Jadi dalam rangka menjaga physical distancing di kendaraan umum sampai saat ini kita masih bahas," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras
Indonesia
Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras

Lawan yang dihadapi Persib adalah Persija, tim yang kini menempati pringkat 9 di papan klasemen sementara.

Respons Jokowi Terhadap Kritik BEM UI Dinilai Sangat Normatif
Indonesia
Respons Jokowi Terhadap Kritik BEM UI Dinilai Sangat Normatif

"Semuanya normatif, yang memang selayaknya disampaikan seorang pemimpin di negara yang menganut demokrasi," kata Jamiluddin

MUI Disarankan Diisi Agamawan dan Budayawan
Indonesia
MUI Disarankan Diisi Agamawan dan Budayawan

Menurutnya, tagar #BubarkanMUI merupakan kritik yang harus ditanggapi dengan bijak

BPIP Sebut Rencana Memperpanjang Masa Jabatan Presiden Hanya Ilusi Belaka
Indonesia
BPIP Sebut Rencana Memperpanjang Masa Jabatan Presiden Hanya Ilusi Belaka

Isu amendemen perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode masih jadi perbincangan masyarakat luas.

Pengalaman Empat Srikandi Unpad Selamatkan Gibran yang Hilang di Gunung Guntur
Indonesia
Pengalaman Empat Srikandi Unpad Selamatkan Gibran yang Hilang di Gunung Guntur

Gunung Guntur, Garut, salah satu gunung api besar di Jawa Barat, memiliki medan yang tak mudah diarungi para pendaki.

Mengejar Bauran Energi Terbarukan Ketenagalistrikan Dari Matahari
Indonesia
Mengejar Bauran Energi Terbarukan Ketenagalistrikan Dari Matahari

Bauran energi terutama di sektor ketenagalistrikan, diungkapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif, sebagai cara pemenuhan komitmen Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca sebagaimana yang dituangkan dalam Nationally Determined Contribution (NDC) dan mendukung pencapaian net zero emission.

Alasan Polisi Tak Berikan Izin Perawatan Maaher ke RS Ummi
Indonesia
Alasan Polisi Tak Berikan Izin Perawatan Maaher ke RS Ummi

Beda dengan RS Ummi dengan RS Polri ketika statusnya adalah sebagai tahanan

NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi dan Tanjung Priok Gagal Divaksin
Indonesia
NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi dan Tanjung Priok Gagal Divaksin

Sumarno gagal mendapat suntikan vaksin karena nomor induk kependudukan (NIK) miliknya sudah digunakan oleh orang lain.

Menkominfo Sebut Peluncuran Indosat 5G Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Indonesia
Menkominfo Sebut Peluncuran Indosat 5G Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Indosat Ooredoo meluncurkan layanan 5G pertama di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (22/6).

KPK Persilakan Publik Lapor Dugaan Korupsi di PT Garuda Indonesia
Indonesia
KPK Persilakan Publik Lapor Dugaan Korupsi di PT Garuda Indonesia

KPK mempersilakan publik melaporkan dugaan tindak pidana korupsi di instansi tertentu kepada lembaga antirasuah.