Piala Liga, Tottenham Jadi Korban Tim Kasta Keempat Lucas Moura. (Antaranews)

MerahPutih.com - Tottenham Hotspur jadi korban kejutan khas Piala Liga Inggris saat mereka disingkirkan oleh tim kasta keempat Colchester United dalam laga putaran ketiga akibat kekalahan adu penalti 3-4 di Stadion JobServe Community, Selasa setempat (Rabu WIB).

Hasil itu bak pil pahit yang harus ditelan oleh Tottenham sebab akhir pekan lalu mereka juga menderita kekalahan menyakitkan melawan Leicester City di Liga Inggris yang diwarnai dua penganuliran gol oleh VAR.

Baca Juga:

Yang Terbaik di The Best FIFA Football Awards 2019

Christian Eriksen yang jadi algojo pertama Tottenham mendapati eksekusinya dari titik putih ditebak dan dihentikan oleh kiper Dean Gerken.

Striker Tottenham, Harry Kane (@HKane)
Striker Tottenham, Harry Kane (@HKane)

Harapan Tottenham sempat hidup kembali ketika kiper Paulo Gazzaniga sukses membendung penalti penendang ketiga Colchester Jevani Brown.

Namun, Lucas Moura yang musim lalu jadi pahlawan kemenangan Tottenham di semifinal Liga Champions menjelma jadi pecundang karena eksekusinya sebagai penendang kelima membentur mistar gawang.

Penendang pamungkas tuan rumah Tom Lapslie mengambil alih gelar pahlawan tersebut saat ia berhasil memperdaya Gazzaniga dan memastikan kemenangan Colchester lewat adu penalti 4-3, demikian catatan laman resmi turnamen.

Baca Juga:

Kelelahan Otot, Ronaldo Diragukan Tampil Lawan Brescia

Walhasil, tim besutan Mauricio Pochettino jadi wakil Liga Premier pertama yang langkahnya terhenti di putaran ketiga sebab enam lainnya, termasuk Watford yang merupakan juru kunci sementara, berhasil melaju usai mengalahkan lawan masing-masing.

Perjudian Pochettino menurunkan hampir separuh pemain pelapis dalam laga menghadapi Colchester berakhir menjadi bumerang bagi Tottenham.

Tottenham memang tampil dominan namun satu-satunya peluang berbahaya lahir dari umpan silang Kyle Walker-Peters pada menit ke-68 yang terlalu tajam dan langsung menghujam ke tiang gawang, sayangnya tak satu pun rekannya bereaksi cepat untuk mengantisipasi bola muntah.

Ketika Pochettino menurunkan nama-nama utama seperti Son Heung-min, Eriksen dan Erik Lamela, langkahnya tak menghasilkan sesuatu berarti hingga laga usai dalam keadaan nirgol dan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. (*)

Baca Juga:

Bercanda, Gelandang Manchester City Langsung Disurati FA


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH