PGN: Kebocoran Gas Bumi Karena Terkena Backhoe petugas kepolisian mengatur lalu lintas di sekitar Cawang dampak dari bocornya gas bumi (NTMC)

Merahputih.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menangani pipa gas bumi yang mengalami kebocoran di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama mengatakan pipa gas yang rampung diperbaiki pada Rabu pagi akibat terkena mata bor proyek kereta ringan (LRT), kembali bocor pada malam ini.

Menurut dia, kebocoran diduga terjadi pada pukul 18.45 WIB akibat terkena alat berat "backhoe" dari proyek LRT.

"Tim dari PGN sudah berada di lokasi sejak mendapat informasi tersebut," katanya dalam keterangan tertulisnya, rabu (14/3) dikutip Antara.

Rachmat mengatakan kebocoran pipa gas terjadi di lokasi yang sama.

"Tim di lapangan sudah mengonfirmasi kebocoran pipa gas di lokasi yang sama dengan kemarin dan kali ini diduga akibat terkena 'backhoe'," katanya.

Sebelumnya, pipa gas bumi milik PGN di Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, yang tertanam 1,5 meter dari permukaan tanah, mengalami kebocoran pada Senin (12/3) pukul 19.50 WIB karena terkena mata bor dari kegiatan pemasangan tiang pancang proyek LRT.

Akibatnya, sejumlah pelanggan gas PGN yang berada di kawasan Kalibata dan Rusun Bidaracina sempat terdampak kejadian tersebut.

Namun, setelah melalui perbaikan sejak Selasa siang (13/3), kebocoran pipa gas tersebut telah diselesaikan pada Rabu pagi dan PGN memastikan penyaluran gas ke pelanggan sudah berjalan normal.

Rachmat mengatakan saat ini di lokasi kejadian sudah ditutup oleh polisi dan lalu lintas juga sudah dialihkan.

PGN, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian sambil melakukan mekanisme penutupan keran (valve) untuk meminimalkan meluasnya dampak dari kebocoran pipa gas itu. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH