Petugas PPSU Berbohong Jadi Korban Begal, Ternyata Duit THR Habis Buat Judi Petugas PPSU yang berbohong jadi korban begal. Foto: Tangkapan layar instagram

MerahPutih.com - Tindakan oknum anggota Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI Jakarta yang satu ini tak patut dicontoh.

RPA (28) nekat mengarang cerita seolah-olah menjadi korban begal. Bahkan, ceritanya itu viral di media sosial hingga menuai simpati banyak pihak.

Baca Juga

Pemprov DKI Apresiasi PPSU Selamatkan Nyawa Bocah yang Tenggelam di BKT

Semua itu dilakukan karena takut ketahuan sang istri uang Tunjangan Hari Raya (THR) habis tak tersisa karena dipakai untuk bermain judi.

Polsek Sawah Besar yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Namun, dalam proses penyelidikan, polisi menemukan kejanggalan. Hasil penyelidikan berhasil mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Maulana Mukarom menerangkan, RPA tidak pernah dibegal. Uang THR itu justru dipergunakan RPA untuk bermain judi online.

"Bahwa Uang THR milik RPA bukan hilang karena dibegal melaikan RPA menggunakan uang THR tersebut untuk bermain judi online," terang pria yang akrab disapa Alan ini.

Adapun alasan RPA menutupi dengan membuat cerita bohong karena khawatir mendapat omelan dari istri.

"RPA takut kepada istrinya yang nantinya akan marahi jika mengetahui uang THR habis untuk bermain judi slot," ujar Alan yang juga lulusan AKPOL 2010 ini.

Sementara itu, nominal uang yang disampaikan RPA dengan penyelidikan Polsek Sawah Besar juga berbeda.

Alan menerangkan, RPA ternyata hanya menarik uang di mesin ATM Bank DKI di kantor Kecamatan Sawah Besar sebesar Rp 200 ribu pada Rabu 27 April 2022 sekitar pukul 05.12 WIB.

"Tidak sesuai dengan keterangan korban yang menerangkan bahwa melakukan penarikan uang sebesar Rp 4,4 juta," ujar Alan.

Sekedar informasi, RPA sebelumnya membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Sawah Besar.

Dia mengaku jadi korban kawanan begal saat bekerja di Jalan Mangga Besar Raya Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat pada Rabu, 27 April 2022 pukul 05.20 WIB.

Saat itu, RPA mengaku kepada polisi, uangnya Rp 4,4 juta ludes dirampas para pelaku yang menurut ceritanya berjumlah 10 orang.

Dia mengaku uang tersebut akan digunakan untuk persiapan kebutuhan Lebaran Idul Fitri. (Knu)

Baca Juga

Jakarta Bakal Diguyur Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, PPSU Diminta Siaga

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Ajukan Jenderal Andika ke DPR, Calon Panglima TNI Baru dari AD
Indonesia
Jokowi Ajukan Jenderal Andika ke DPR, Calon Panglima TNI Baru dari AD

Presiden telah menyampaikan Surat Presiden mengenai usulan calon Panglima TNI kepada DPR RI atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa

[HOAKS atau FAKTA] Video Kilang Minyak Rusia Dihancurkan Militer Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Video Kilang Minyak Rusia Dihancurkan Militer Ukraina

“Kilang Minyak ‘Tavrida’ milik Rusia di hancurkan oleh Militer Ukraina

KPK Sayangkan Kemendagri Hilangkan 'Filter' Pengajuan Dana PEN
Indonesia
KPK Sayangkan Kemendagri Hilangkan 'Filter' Pengajuan Dana PEN

Terlebih sebelumnya, Irjen Kemendagri menyebut bahwa kasus eks Dirjen Kemendagri MAN (Mochamad Ardian Noervianto) adalah kasus individual

Telisik KPK Cari Kedekatan Azis dan Robin Lewat Wakasat Reskrim Agus
Indonesia
Telisik KPK Cari Kedekatan Azis dan Robin Lewat Wakasat Reskrim Agus

Robin diduga berkali-kali menemui Azis untuk menerima uang. Duit itu diberikan tiga kali. Uang yang diberikan yakni USD 100 ribu, SGD 17.600, dan SGD 140.500.

Terobosan BP2MI untuk Pekerja Migran Diapresiasi DPR RI
Indonesia
Terobosan BP2MI untuk Pekerja Migran Diapresiasi DPR RI

Kinerja Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mendapat apresiasi dari anggota DPR karena dinilai mampu melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia (PMI).

KPU Usulkan Pemilu Digelar 14 Februari 2024
Indonesia
KPU Usulkan Pemilu Digelar 14 Februari 2024

“Dalam surat tersebut, KPU menyampaikan satu alternatif lagi tanggal pemungutan suara Pemilu, yakni 14 Februari 2024,” ujar Pramono kepada wartawan, Kamis (20/1).

Bupati Kuansing Sempat 'Hilang' Saat KPK Gelar OTT
Indonesia
Bupati Kuansing Sempat 'Hilang' Saat KPK Gelar OTT

Setelah memastikan telah ada penyerahan uang kepada Andi, beberapa saat kemudian tim KPK berupaya turut pula mengamankan Andi, namun tidak ditemukan sehingga tim KPK melakukan pencarian.

Penjelasan IJTI Terkait Perkara Dugaan Hoaks Salah Satu Direktur TV Swasta
Indonesia
Koperasi Masjid Bebaskan Warga dari Rentenir
Indonesia
Koperasi Masjid Bebaskan Warga dari Rentenir

Para calon anggota harus melalui proses taaruf dulu atau perkenalan berisi edukasi mengenai sistem koperasi Kebal. Jika ternyata cocok, bisa lanjut ke tahap ijab dan qobul.

UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Jokowi: Seluruh Materi dan Substansi Tetap Berlaku
Indonesia
UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, Jokowi: Seluruh Materi dan Substansi Tetap Berlaku

"Saya pastikan kepada pelaku usaha dan investor dari dalam dan luar negeri, investasi yang telah dilakukan, serta investasi yang sedang, dan akan berproses tetap aman," kata Jokowi.