Petugas Paksa Putar Balik 200 Kendaraan di Empat Titik Penyekatan Penyekatan ruas jalan di DKI Jakarta, Senin (12/7). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Penerapan kebijakan wajib memperlihatkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau Kartu Identitas Peserta Sektor Prioritas (KIPOP) membuat pekerja yang memakai kendaraan pribadi harus mengantri di sejumlah pos penyekatan.

Seperti di pos penyekatan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mayoritas warga Depok yang hendak menuju Jakarta menggunakan sepeda motor.

Baca Juga

Tak Bawa STRP, Sejumlah Pengendara Diputar Balik di Pos PPKM Daan Mogot

Mereka mengantre untuk melewati pemeriksaan anggota Kepolisian yang memeriksa satu per satu bukti kelengkapan tugas. Seperti Surat Tanda Registrasi Pekerja dan bukti tugas.

Jika tak memenuhi kriteria itu, pengendara bakal diputar balik. Dari informasi di lapangan, ada 200-an kendaraan yang diputarbalik.

Penyekatan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (12/7). Foto: MP/Kanu

Hendi (26) salah satu pekerja asal Beji Depok mengaku terpaksa bekerja di kantor karena ia masuk katagori esensial. Yakni di bidang perbankan.

"Ditanya sama petugas soal kelengkapan surat, saya kasih STRP dari kantor langsunhg dibolehin," jelas Hendi ditemui di kawasan Lenteng Agung.

Dari pantauan di lokasi, jumlah penumpang yang melintas jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding Senin (5/7) lalu. Sebab, mayoritas pekerja di sektor non esensial dan non kritikal jarang ada yang melintas.

Hal yang sama juga terpantau di pos penyekatan Pejompongan, Jakarta Pusat. Hanya terlihat puluhan kendaraan yang tetap berusaha melintas meski akhirnya diputarbalik petugas. Mereka mayoritas dari arah Jakarta Selatan dan Tangsel.

Sementara, di pos penyekatan Cideng, Gambir, warga yang hendak melintas di pos penyekatan juga terpantau sepi. Lalu, arus lalu lintas di penyekatan kendaraan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat tak seramai hari-hari sebelumnya.

Hanya terpantau puluhan pengendara yang tetap berusaha melintas dari arah Tangerang.

Pengendara yang diizinkan lewat saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat hanya pekerja sektor esensial dan kritikal. Adapula pemeriksaan dokumen kelengkapan kerja agar bisa melintas.

Pemeriksaan berkas juga masih diberlakukan dengan penjagaan yang cukup ketat. Pemisahan jalur dilakukan sejak 500 meter sebelum pos pemeriksaan. Pemisahan jalan ini dilakukan guna menekan volume kendaraan sehingga tidak terjadi kemacetan.

Pemeriksaan berkas yang dilakukan di pos penyekatan hanya mengizinkan pekerja dari sektor esensial melintas di Jalan Daan Mogot.

Sekedar informasi, Ditlantas Polda Metro Jaya memberlakukan penyekatan di 72 titik dan menutup beberapa jalan guna menekan mobilitas masyarakat. Sebab, masih ada masyarakat yang berkeliaran atau melakukan perjalanan meski PPKM Darurat berlaku.

;

Penyekatan ruas jalan di DKI Jakarta, Senin (12/7). Foto: MP/Kanu

Kakorlantas Polri, Irjen Istiono telah menginstruksikan petugas tegas memastikan berkas setiap pengendara yang lewat titik penyekatan diperiksa.

Masyarakat juga diminta patuh aturan. Warga diminta tetap di rumah jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

"Peran serta masyarakat ini menjadi kunci untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ucap Istiono.

(Knu)

Baca Juga

Pemprov DKI Tunggu Arahan Pusat Terkait Perayaan Iduladha di Masa PPKM Darurat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sebut Keterangan Robin yang Ingin Bongkar 'Borok' Lili Pintauli Tidak Kuat
Indonesia
KPK Sebut Keterangan Robin yang Ingin Bongkar 'Borok' Lili Pintauli Tidak Kuat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi keinginan mantan penyidiknya, AKP Stepanus Robin Pattuju, yang ingin membongkar keterlibatan Lili Pintauli Siregar, dalam sejumlah perkara di lembaga antirasuah.

Mudik Dilarang, Tol Layang Jakarta-Cikampek Bakal Ditutup
Indonesia
Mudik Dilarang, Tol Layang Jakarta-Cikampek Bakal Ditutup

Tol yang berubah nama Jalan Layang Tol Syeikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) ditutup selama 14 hari.

Wakil Rektor Unhan Tegaskan Connie Rahakundini Bukan Dosen di Institusinya
Indonesia
Wakil Rektor Unhan Tegaskan Connie Rahakundini Bukan Dosen di Institusinya

"Bu Connie bukan dosen analis dari Unhan," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan Unhan, Mayjen TNI Jonni Mahroza dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/6)

Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Pilih-Pilih Vaksin COVID-19
Indonesia
Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Pilih-Pilih Vaksin COVID-19

Indonesia kedatangan vaksin Pfizer tahap ke-136 berjumlah 334.620 dosis, sementara AstraZeneca untuk tahap ke-137 berjumlah 705.600 dosis

KPK Dalami Pemberian Perhiasan dari Stafsus Edhy Prabowo ke Wanita Ini
Indonesia
KPK Dalami Pemberian Perhiasan dari Stafsus Edhy Prabowo ke Wanita Ini

KPK mendalami pemberian perhiasan dan jam tangan mewah dari Andreau Pribadi Misanta untuk wanita pengurus rumah tangga bernama Devi Komalasari.

Beasiswa Pelangi INTI Buka Bantuan SPP Sampai Lulus Bagi Siswa SMA, SMK dan Aliah
Indonesia
Beasiswa Pelangi INTI Buka Bantuan SPP Sampai Lulus Bagi Siswa SMA, SMK dan Aliah

Bantuan uang SPP ini terbuka untuk siswa yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi

Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'
Indonesia
Gibran Pamer Mobil Listrik Klasik Wisata, Menperin: Mobilnya 'Smooth'

Ia menegaskan untuk wisata lain di Bali, Solo, dan Yogyakarta bisa gunakan kendaraan ramah lingkungan

KPK Cokok Tersangka Baru Kasus Suap Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Sertifikat Harus Disimpan Untuk Antisipasi Efek Vaksin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Sertifikat Harus Disimpan Untuk Antisipasi Efek Vaksin

Data penerima vaksin yang telah terverifikasi, jadwal vaksinasi hingga jenis vaksin yang diberikan terdata pada aplikasi Pcare yang dapat diakses melalui browser maupun menggunakan aplikasi.

Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia
Indonesia
Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia

Satgas COVID-19 angkat bicara terkait Vaksin Nusantara besutan mantan Menkes Terawan Agus Putranto.