Petasan Yang Diledakan di Kantor KAMI Berdaya Rendah Rumah yang dijadikan markas KAMI. (Foto: Kanugrahan)

MerahPutih.com - Polisi memastikan insiden ledakan petasan di depan kantor Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), berdaya ledak rendah atau low explosive.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menyebut, indikasi ledakan low explosive karena tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil di depan kantor Din Syamsudin dan Gatot Nutmantyo itu.

Baca Juga:

Kantor KAMI Diteror Petasan

"Tidak ada kerusakan materiil. Begitu juga dengan korban luka atau korban manusia juga tidak ada, artinya ini low explosive," ujar Heru Novianto di depan kantor KAMI, Jakarta Pusat, Rabu (23/12).

Heru menyampaikan, pihaknya sudah melakukan cek TKP siang tadi. Di lokasi ditemukan serpihan kertas bekas ledakan.

"Nah ini kita panggil (Gegana) untuk memastikan ledakan itu apa," tuturnya.

Pihak sekuriti di lokasi tersebut pun akan segera dimintai keterangan oleh petugas.

Dari informasi yang diterima, di rumah tersebut sama sekali tak ada 'tanda-tanda' kantor sebuah organisasi. Tak ada tanda KAMI ataupun orang yang beraktivitas disana. Rumah tersebut cukup mewah dan besar lantaran memiliki tiga lantai.

Petasan yang diledakan di Markas KAMI. (Foto: Kanugrahan).
Petasan yang diledakan di Markas KAMI. (Foto: Kanugrahan).

Posisinya berada di Jalan Dr Kusumaatmaja Menteng yang notabene dekat perkantoran kawasan Hotel Indonesia dan Thamrin. Sayangnya, penjaga keamanan setempat enggan diwawancarai.

"Rumah TKP ini berdasarkan data kelurahan adalah milik milik Muhammad Fuat Asrori," jelas Heru.

Heru juga memastikan, Polisi tetap menangani walaupun belum ada laporan.

"Beberapa saksi masih kita minta keterangan dan kami akan mencari kira-kira ledakan ini dilemparkan dari mana dan oleh siapa. Ini masih proses," tutup dia. (Knu)

Baca Juga:

Penahanan Petinggi KAMI Bisa Digugat ke Pengadilan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imbas Pembangunan Stasiun MRT, Menara Jam Thamrin akan Direlokasi
Indonesia
Imbas Pembangunan Stasiun MRT, Menara Jam Thamrin akan Direlokasi

Menara Jam Thamrin yang terletak di perempatan antara Jalan MH. Thamrin dan Jalan Kebon Sirih akan direlokasi imbas pembangunan Stasiun MRT Thamrin. Rencananya, relokasi dilakukan pada Juli mendatang.

Indonesia Berhasil Redam Kekhawatiran Penambahan Kasus COVID-19 Pasca Nataru
Indonesia
Indonesia Berhasil Redam Kekhawatiran Penambahan Kasus COVID-19 Pasca Nataru

Namun, proyeksi yang telah dibuat nyatanya berbeda jauh dengan kondisi saat ini

Besok, Pemprov DKI Salurkan Bansos Non Tunai Berupa Beras
Indonesia
Besok, Pemprov DKI Salurkan Bansos Non Tunai Berupa Beras

Bantuan beras Pemprov DKI kali ini diberikan kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Anies Klaim Telah Perbaiki Kualitas Udara Jakarta Sebelum Putusan PN Jakpus
Indonesia
Anies Klaim Telah Perbaiki Kualitas Udara Jakarta Sebelum Putusan PN Jakpus

Pemprov DKI Jakarta mengaku telah memperbaiki udara di ibu kota sebelum adanya vonis bersalah melakukan perbuatan melawan hukum ihwal polusi.

Hari Santri, Wagub Jabar Sebut Ada Ponpes Yang Tabu Berhubungan Dengan Pemerintah
Indonesia
Hari Santri, Wagub Jabar Sebut Ada Ponpes Yang Tabu Berhubungan Dengan Pemerintah

Hari Santri diperingati secara nasional sejak 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 tentang Hari Santri. Peringatan ini, merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 di mana para santri dan ulama pondok pesantren se-Nusantara mewajibakn tiap muslim membela tanah air dari ancaman penjajah.

Hari Pertama Tatap Muka, 2 Siswa SMKN 2 Jakpus Nyasar ke Sekolah
Indonesia
Hari Pertama Tatap Muka, 2 Siswa SMKN 2 Jakpus Nyasar ke Sekolah

Dua siswa tersebut berasal dari luar Jakarta

Upah Perempuan dan Laki-laki Masih Sangat Timpang
Indonesia
Upah Perempuan dan Laki-laki Masih Sangat Timpang

Ketimpangan sebesar 19,42 persen antara rata-rata upah buruh atau pegawai laki-laki dengan perempuan.

Ini Bantuan Kuota Internet Buat Siswa PAUD sampai Mahasiswa Sepanjang 2021
Indonesia
Ini Bantuan Kuota Internet Buat Siswa PAUD sampai Mahasiswa Sepanjang 2021

Syarat penerima bantuan kuota internet meliputi siswa PAUD dan pendidik PAUD dan dikdasmen harus terdaftar di dapodik serta memiliki nomor ponsel yang aktif.

Viral Perabotan Rumah Mewah Dilucuti Penyewa, Polisi Tangkap Pelakunya
Indonesia
Viral Perabotan Rumah Mewah Dilucuti Penyewa, Polisi Tangkap Pelakunya

Bahkan, tralisnya pun ikut dicopot oleh si penyewa

MPR: Presidential Threshold Jangan Sampai Kebiri Kedaulatan Rakyat
Indonesia
MPR: Presidential Threshold Jangan Sampai Kebiri Kedaulatan Rakyat

DPR diharapkan benar-benar menghayati ketentuan UUD 1945, soal besaran pengaturan ambang batas pencalonan presiden atau presidenstial threshold (PT) dalam UU Pemilu.