Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (kedua kanan) bersama Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) dan Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama (kiri) menancapkan tongkat untuk membuka parade Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Festival tahunan bidang seni budaya tersebut melibatkan sekitar 5.000 seniman, termasuk empat grup kesenian asing, yang akan berlangsung 10 Juni-8 Juli 2017. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sejumlah seniman membawakan Tari Okokan dalam parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Okokan sendiri adalah sebuah instrumen yang sering digunakan masyarakat Bali sebagai bel atau bunyi-bunyian. Ukuran yg lebih kecil biasanya dijadikan kalung pada hewan ternak, seperti sapi.
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sejumlah remaja menyajikan tradisi Grebeg dalam parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Riasan tubuh warna-warni ini merupakan cerminan mahluk menyeramkan. Tradisi berkeliling kampung dengan riasan demikian dipercaya sebagai penolak bala dan pencipta keharmonisan.
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sejumlah seniman membawakan Tari Baris Tombak dalam parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Tari Baris menurut Babad Bali merupakan tarian pasukan perang. Seorang penari baris harus mencerminkan keganasan, kewibawaan, dan kewaspadaan seorang prajurit.
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sejumlah seniman membawakan tari kolosal Siwa Nataraja dalam parade PKB ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Siwa Nataraja adalah manifestasi Siwa sebagai penari tertinggi atau dewa dari para penari. Siwa dikisahkan terus menari sehingga menimbulkan ritme dan keteraturan di dalam alam semesta. Tari ini ditarikan para perempuan, dengan satu orang berperan sebagai Siwa, dan lainnya sebagai pancaran tenaga-tenaga Siwa. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Sejumlah seniman membawakan Tari Sang Hyang Dedari dalam parade Pesta Kesenian Bali ke-39 di depan Monuman Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (10/6). Tari ini merupakan satu dari sembilan tari Bali yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Delapan tari lainnya, yakni Tari Rejang, Tari Baris Upacara, Topeng Sidhakarya, Dramatari Gambuh, Dramatari Wayang Wong, Legong Keraton, Joged Bumbung, dan Barong Ket.
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)