Pesawat Elektrik Pertama Segera Mengudara di 2020 ACCEL, pesawat elektrik pertama di dunia. (Foto: Daily Mail/Rolls Royce)

AKHIRNYA Rolls-Royce berhasil menunjukan diri sebagai perusahaan inovasi paling mumpuni saat ini. Mereka berhasil menyelesaikan pembuatan pesawat elektrik pertama dengan satu penumpang. Pesawat berwarna biru-putih ini konon bakal mengudara di tahun 2020.

Laman Daily Mail mengungkapkan, pesawat itu diberi nama ACCEL singkatan dari Accelerating the Electrification of Flight. Sesuai dengan namanya pesawat ini bukan hanya pesawat elektrik namun juga mampu terbang dengan kecepatan 300 mil/jam atau sekitar 482 km/jam.


Baca Juga:

Peneliti Ungkap Ada Celah Untuk Bocorkan Data Pribadi di Twitter

pesawat listrik pertama

Pesawat elektrik yang mampu terbang sejauh ratusan kilometer. (Foto: Daily Mail/Rolls Royce)


Konon kabarnya baterai yang digunakan adalah baterai generasi baru. Baterai ini mampu memberikan tenaga pada pesawat untuk terbang maksimal sejauh 200 mil atau sekitar 321 km. Kalau dihitung jarak dari Jakarta hampir sampai ke Pemalang, Jawa Tengah. Dengan Baterai itu pesawat mampu terbang sejauh itu hanya dengan sekali melakukan charging.

Mesin yang digunakan diletakan di hidung dengan menggunakan propeler sebagai penggeraknya. Propelernya digerakan oleh tiga tenaga motor elektrik. Jika dibandingkan dengan propeler pada mesin konvensional, memang memiliki RPM yang rendah namun tingkat kebisingan juga rendah. Dari mesin itu menghasilkan sekitar 500 tenaga kuda.


Baca Juga:

NASA Perkenalkan Calon Astronot yang Akan Berangkat ke Mars

pesawat
Pesawat elektrik tercepat saat ini. (Foto: Daily Mail/Rolls Royce)


Sewaktu uji coba, pesawat dinilai sangat ramah lingkungan. Tenaga yang dihasilkan mampu membuat efisiensi energi sekitar 90 persen dan tentunya emisi gas buangnya adalah nol. Pengembangan teknologi baru ini memang didorong oleh kepedulian terhadap perubahan iklim.

Apalagi dunia inudstri penerbangan sudah sepakat untuk menurunkan emisi gas karbon. Ini jelah membuat perusahaan penerbangan berharap banyak pada teknologi penerbangan elektrik. Sebagai info saja dunia penerbangan menyumbangka dua persen dari emisi gas buang yang menciptakan efek rumah kaca. (psr)


Baca Juga:

Meriah dan Penuh Warna, Vetements Rilis Monster iPhone Case

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH