Pesawat Cathay Pacific Dikarantina di Surabaya Cathay Pacific. Foto: Net

MerahPutih.com - Pesawat Cathay Pacific rute Hong Kong tujuan Surabaya harus dikarantina setelah membawa satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona berjenis kelamin perempuan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya, Budi Hidayat mengatakan Warga Negara Indonesia itu baru pulang dari Hong Kong menumpangi pesawat Cathay Pacific nomor CX 779. Ia tiba di Bandara Juanda pada Selasa (17/3) pukul 17.45 WIB.

Baca Juga

Di Tengah Wabah Corona, Pendatang dari Delapan Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

Ia mengeluh sakit dan petugas medis langsung membawanya ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. Pasien ditetapkan sebagai PDP dan diisolasi di rumah sakit tersebut. Sementara, penumpang yang kontak dengan PDP juga dikarantina

Yang kontak erat dekatnya dua samping kiri kanan akan kita karantina di ruang isolasi KKP Kelas 1 Surabaya. Jumlah 18 orang," katanya.

Pacific
Cathay Pacific

Sementara, untuk penumpang lain yang tidak melakukan kontak langsung dengan PDP diperiksa suhu tubuh dengan thermal scanner. Jika tidak ada masalah, penumpang bisa lanjutkan perjalanan.

"Jumlah penumpang lupa, tapi melalui thermal scanner. Yang kontak erat 18. Kalau kontak biasa dipantau biasa di rumah masing masing. Kalau kontak erat dikarantina," sambungnya.

Baca Juga

Mahasiswa IPB Tertular Virus Corona di Jakarta

Sedangkan, pesawat Cathay Pasific yang ditumpangi penumpang tersebut belum bisa diterbangkan kembali ke negara asalnya. Budi menuturkan pihaknya masih melakukan proses disinfeksi guna menghindari penyebaran virus corona.

"Pesawatnya dilakukan disenfeksi. Lagi dilakukan pembersihan ya," pungkasnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Periksa Advokat Jadi Saksi Penyuap Nurhadi yang Masih Buron
Indonesia
KPK Periksa Advokat Jadi Saksi Penyuap Nurhadi yang Masih Buron

Ketiga tersangka itu yakni, mantan Sekretaris MA Nurhadi, menantunya Rezky Herbiono dan Hiendra Soenjoto

Asik, Tahun Depan Subsidi Gaji Rp600 Ribu Masih Diterima Pekerja
Indonesia
Asik, Tahun Depan Subsidi Gaji Rp600 Ribu Masih Diterima Pekerja

Di kuartal II 2020, konsumsi rumah tangga terkontraksi hingga minus 5,51 persen, yang turut membuat laju ekonomi domestik terjerembab ke level minus 5,37 persen.

Senyap Benyamin Davnie-Siti Azizah Dinilai Strategi Kampanye Lari Marathon
Indonesia
Senyap Benyamin Davnie-Siti Azizah Dinilai Strategi Kampanye Lari Marathon

Aktivitas kampanye calon Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Siti Nur Azizah terpantau sepi-sepi saja

Ketua DPR Dukung Karantina Wilayah Cegah COVID-19
Indonesia
Ketua DPR Dukung Karantina Wilayah Cegah COVID-19

Dalam rapat paripurna tersebut, terdapat 45 anggota DPR RI yang hadir secara fisik, dan 297 orang lainnya yang melakukan teleconference virtual.

Terhalang Longsor, Tim Kemensos Kesulitan Capai Ibu Kota Sulbar
Indonesia
Terhalang Longsor, Tim Kemensos Kesulitan Capai Ibu Kota Sulbar

Sejumlah relawan dan TNI Polri terus melakukan pembersihan jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik jalan trans Sulawesi.

Sultan Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat Meninggal Dunia
Indonesia
Sultan Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat Meninggal Dunia

Sultan XIV Arief akan dikebumikan di pemakaman Astana Gunung Jati

 Dandim Kuala Kapuas yang Meninggal Dalam Kecelakaan Speedboat Dimakamkan di TMP Klaten
Indonesia
Dandim Kuala Kapuas yang Meninggal Dalam Kecelakaan Speedboat Dimakamkan di TMP Klaten

Hadir dalam pelayat satuan Dandim dari Soloraya dan Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana AD tampak memadati rumah duka. Upacara kebaktian tersebut diikuti jemaat GKJ Ketandan Klaten.

KPK Pertimbangkan Banding Atas Putusan 6 Tahun Bui Wahyu Setiawan
Indonesia
KPK Pertimbangkan Banding Atas Putusan 6 Tahun Bui Wahyu Setiawan

Wahyu juga terbukti menerima uang Rp 500 juta

Dampak COVID-19, Okupansi Penumpang KA di Daop 5 Semarang Turun
Indonesia
Dampak COVID-19, Okupansi Penumpang KA di Daop 5 Semarang Turun

volume rata-rata penumpang KA di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto dalam satu pekan terakhir mengalami penurunan hingga 74 persen per hari

 Eks Napiter Anggota JAT Curhat Lewat Buku 'Hijrah Dari Radikal Kepada Moderat'
Indonesia
Eks Napiter Anggota JAT Curhat Lewat Buku 'Hijrah Dari Radikal Kepada Moderat'

"Saya melalui buku ini ingin mengubah pemikiran dan sikap saya tentang ajaran Islam, yakni dari paham yang ekstrim dan radikal menjadi moderat," ujar Haris.