Pesan Puan ke Pemda: Ekonomi Penting Tapi Kesehatan Warga yang Utama Ketua DPR RI Puan Maharani. ANTARA/DPR RI/pri.

MerahPutih.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar semua pihak termasuk setiap level pemerintah terbuka mengenai status COVID-19 di daerah masing-masing.

Bagi Puan, keterbukaan ini akan bermanfaat untuk menentukan langkah pengendalian COVID-19. Hal ini menjadi penting karena penanganan COVID-19 harus dilakukan bersama.

Baca Juga

Puan Minta Kepala Daerah Jujur soal Data COVID-19

“Jangan nutup-nutupi status COVID-19 di wilayahnya. Kalau (zona) merah ya bilang merah, jangan seolah-olah sehat, justru itu yang harus kita atasi, karena implikasinya akan membahayakan seluruh warga," kata Puan dalam keterangannya, Sabtu, (29/5).

Politikus PDI-Perjuangan itu juga meminta pemerintah daerah untuk segera menentukan langkah penanganan sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait jika wilayahnya masuk dalam zona merah COVID-19.

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: Antara)

Ia pun mengimbau, agar pemda lebih berhati-hati menerapkan kebijakan peningkatan perekonomian. Bahkan, untuk penerapan kebijakan ekonomi perlu jadi perhatian supaya tidak menciptakan potensi besar penularan COVID-19.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) periode 2014-2019 ini menegaskan kesehatan dan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

“Ekonomi penting, tapi keselamatan warga yang utama. Jadi harus sabar," imbuhnya.

Puan menyatakan akan tetap mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat vaksinasi hingga tercapai kekebalan komunal (herd immunity). Semua usaha pengendalian COVID-19. Menurutnya, akan lebih efektif jika mendapat dukungan masyarakat.

Oleh karena itu, legislator dapil Jawa Tengah V itu meminta masyarakat untuk saling mengingatkan pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan walaupun sudah divaksinasi.

"Saya minta kepala daerah sinergi dengan pemerintah pusat. Tidak mungkin kita jalan sendiri-sendiri,” pungkas Puan. (Pon)

Baca Juga

Dianggap Berseteru, Ganjar: Mbak Puan Komandan Tempur Saya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jenazah Co-pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Dimakamkan di Keputih Surabaya
Indonesia
Jenazah Co-pilot Sriwijaya Air Fadly Satrianto Dimakamkan di Keputih Surabaya

Isak tangis mewarnai pemakaman jenazah co-pilot Sriwijaya Air SJ-182, Fadly Satrianto di Tempat Pemakaman Umum Keputih Surabaya, Jumat (15/1).

Komnas HAM Temukan Pelanggaran Prokes Saat Pilkada Serentak 2020, Apa Saja?
Indonesia
Sindikat Pemalsu Surat Hasil Swab dan Antigen Digulung Polisi
Indonesia
Sindikat Pemalsu Surat Hasil Swab dan Antigen Digulung Polisi

Selain menangkap para tersangka, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti

KPK Turun Tangan Pantau Korupsi Lahan di Labuan Bajo
Indonesia
KPK Turun Tangan Pantau Korupsi Lahan di Labuan Bajo

KPK bakal menerjunkan tim koordinasi dan supervisi (korsup) kasus dugaan korupsi pengelolaan aset tanah di Labuan Bajo.

7 Ribu Murid Daftar Jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan di Bandung
Indonesia
7 Ribu Murid Daftar Jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan di Bandung

"Sesuai dengan amanat Wali Kota Bandung bahwa di Kota Bandung tidak boleh ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, terutama anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu," kata Hikmat.

PSI: Buat Apa Maksakan Ganjil Genap?
Indonesia
PSI: Buat Apa Maksakan Ganjil Genap?

PSI menilai kebijakan memberlakukan kembali Gage ini kontra produktif dengan penanganan Pandemi COVID-19.

Ruas Tol Cipali Ambles, DPR Minta Pemerintah Investigasi
Indonesia
Ruas Tol Cipali Ambles, DPR Minta Pemerintah Investigasi

"Kajian tersebut, termasuk dengan pengerjaan awal jalan tol tersebut yang terkesan terburu-buru alias kejar tayang," ujar Syahrul.

Vaksinasi Corona Tahap Kedua, Solo Terima 70.000 Dosis
Indonesia
Vaksinasi Corona Tahap Kedua, Solo Terima 70.000 Dosis

Vaksinasi tahap kedua, lanjut dia, dilakukan secara bertahap di 38 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Satgas Minta Kesadaran Prokes Jangan Menurun
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Dimulai, Satgas Minta Kesadaran Prokes Jangan Menurun

Proses vaksinasi akan dilakukan pada 13 Januari 2021 diawali oleh Presiden Jokowi dan kemudian dilanjutkan secara serentak di 34 provinsi secara bertahap.