Pesan Megawati ke Ganjar Dkk: Jadilah Pemimpin, Bukan Pejabat Rapat koordinasi kepala dan wakil kepala daerah terkait konsolidasi menjelang Pemilu 2024 di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2022). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Medan Bobby Nasution, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala/Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (16/6).

Dalam acara itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri meminta para kepala dan wakil kepala daerah yang diusung partai berlogo banteng itu agar menjadi pemimpin bukan sekadar pejabat.

"Jadilah pemimpin bukan pejabat. Karena pejabat pensiun, pemimpin tidak. Semoga memiliki kepintaran dan pengetahuan yang dalam," kata Megawati saat memberi pengarahan.

Baca Juga:

Erick Thohir Temani Megawati Kunjungi Galeri Bung Karno di Sarinah

Megawati berharap apa yang disampaikannya tidak hanya didengar, tapi juga dipikirkan oleh para kepala daerah. Megawati berpesan kepada para kepala daerah PDIP agar memiliki pengetahuan yang luas dan tidak hanya satu bidang.

"Apa itu geopolitik? Berarti harus belajar. Jangan hanya mau jadi magnetnya eksekutif saja," ujarnya. Megawati.

Kesempatan itu pun digunakan Megawati untuk mengingatkan para kepala daerah atas prestasi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang meraih gelar doktor dengan predikat summa cumme laude.

Megawati menceritakan, dirinya akan mendapat lima gelar doktor lagi namun karena pandemi hal itu tidak bisa diwujudkan. Dia berharap, hal itu jadi inspirasi bagi kader PDIP.

"Saya jangan ditepuki," kata Megawati sambil tertawa.

Baca Juga:

Tanggapan Megawati Soal Jokowi Anggap Dirinya Seperti Ibu

Ia juga mengingatkan agar kepala daerah PDIP terus memiliki semangat dan tidak berada zona nyaman serta tidak hanya memikirkan diri sendiri, tapi memikirkan apa yang menjadi harapan rakyat dan mewujudkan kehidupan rakyat.

Bahkan, Presiden Kelima RI itu menegaskan dirinya lebih memilih sedikit kepala daerah, tapi bekerja untuk rakyat. Tidak hanya sekadar banyak dalam jumlah kepala daerah.

"Saya butuh sedikit tapi mantap yang memperjuangkan rakyat. Tidak hanya ngomong tapi dikerjakan. Itulah perjuangan PDI Perjuangan. Namun sekiranya bisa besar, selama solid dan berprestasi, itu yang terbaik," pungkas Megawati.

Atas arahan Megawati, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta pesan-pesan itu menjadi arahan untuk bergerak melakukan konsolidasi, jangan terbawa arus, dan jangan bermain dua kaki.

"Tegak lurus ikut arahan Ibu Ketua Umum," kata Hasto. (Pon)

Baca Juga:

Jokowi: Megawati Seperti Ibu Saya Sendiri, Ada Perbedaan Wajar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPD Sebut Parpol Sumbang Kompleksitas Persoalan Bangsa
Indonesia
Ketua DPD Sebut Parpol Sumbang Kompleksitas Persoalan Bangsa

Kompleksitas persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia salah satunya disebabkan partai politik yang sangat dominan dan bersepakat membuat aturan presidential threshold.

Indonesia Punya Posisi Sentral Atur Transisi Energi
Indonesia
Indonesia Punya Posisi Sentral Atur Transisi Energi

Dalam Presidensi G20 Indonesia, transisi energi juga menjadi salah satu tema utama karena seluruh negara yang terlibat ingin mencapai kesepakatan global dalam upaya memitigasi dampak buruk perubahan iklim untuk generasi mendatang.

Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 1.500
Indonesia
Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 1.500

Pemerintah melaporkan penambahan 1.445 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

LRT Jakarta Tambah Jam Operasional saat Malam Pergantian Tahun
Indonesia
LRT Jakarta Tambah Jam Operasional saat Malam Pergantian Tahun

PT LRT Jakarta menambah jam operasional pada malam perayaan Tahun Baru 2023, Sabtu (31/12) hingga pukul 02.00 WIB, Minggu (1/1) dini hari.

Merasa Dikriminalisasi, Istri Mantan Menteri ATR/BPN Lapor Kompolnas dan Irwasum
Indonesia
Merasa Dikriminalisasi, Istri Mantan Menteri ATR/BPN Lapor Kompolnas dan Irwasum

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti berjanji pihaknya akan mempelajari laporan dugaan kriminalisasi yang dialami istri mantan menteri tersebut.

 [HOAKS atau FAKTA]: WHO Nyatakan Pandemi COVID-19 Berakhir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WHO Nyatakan Pandemi COVID-19 Berakhir

sampai saat ini WHO masih menetapkan COVID-19 sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

[HOAKS atau FAKTA]: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Paling Sepi Penonton
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Formula E Jakarta Masuk Rekor Dunia Paling Sepi Penonton

Tempat duduk tribun 2A, 2B, 2C, 2D, 2E, 2F, 2G, dan 2H sudah terisi oleh pengunjung per 14.30 WIB atau sekitar 30 menit jelang balapan.

Disabilitas di Tangerang Dapat Pelatihan Usaha
Indonesia
Disabilitas di Tangerang Dapat Pelatihan Usaha

Kemenkop menggencarkan, upaya peningkatan kualitas dan kompetensi usaha mikro, salah satunya melalui bidang fesyen.

Kemenkes Sebut Pasien Gagal Ginjal di Jakarta Sempat Konsumsi Obat Penurun Demam
Indonesia
Kemenkes Sebut Pasien Gagal Ginjal di Jakarta Sempat Konsumsi Obat Penurun Demam

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi temuan baru kasus gagal ginjal akut anak pada 2023. Dari dua laporan yang masuk, salah satunya sudah terkonfirmasi Gangguan Ginjal Akut Progresif (GGAPA).

Daerah Diminta Bersiap Lakukan Lockdown
Indonesia
Daerah Diminta Bersiap Lakukan Lockdown

Lockdown mikro ini bertujuan untuk memastikan tidak ada mobilisasi hewan ternak antarwilayah.