Pesan Ketum Perhimpunan INTI Jelang Pilpres 2019: Jaga Keutuhan NKRI Suasana meriah perayaan Imlek di sekterariat INTI, Sabtu (16/2). (INTI for MerahPutih.com)

MerahPutih.com - Tidak sedikit kalangan yang mengkhawatirkan pergolakan di tengah masyarakat belakangan ini. Terlebih, suasana semakin memanas menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang.

Hal ini pun menjadi sorotan tersendiri bagi Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Teddy Sugianto. Menurutnya, dinamika politik tanah air membuat situasi nasional lebih bergejolak.

INTI
Ketum INTI Teddy Sugianto saat meberikan sambutan di perayaan Imlek Sabtu (16/2). (INTI for MerahPutih.com)

Ia beranggapan bahwa kondisi ini sangat mengganggu dan dapat mengancam inteintegrasi bangsa yang dibangun di atas kemajemukan penduduk Indonesia.

"Untuk itu INTI sebagai organisasi berwawasan kebangsaan yang berlandaskan pada Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, menyerukan kepada segenap elemen bangsa untuk tetap menjaga keutuhan bangsa, membangun bersama dan mempererat persatuan," tegas Teddy.

Pernyataan di atas diungkapkannya di sela-sela open house Tahun Baru Imlek 2019 yang bertema "Membangun Kebersamaan, Mempererat Persatuan" di Kantor Perhimpunan INTI, Gedung MGK Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).

Kekhawatiran Teddy bukan tanpa dasar lantaran kondisi masyarakat yang cenderung terbagi dalam dua kubu, khususnya terkait dukungan pada peserta Pilpres 2019.

Terlebih, aroma kampanye kerap diwarnai oleh informasi-informasi yang menyesatkan masyarakat luas, alias hoax.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Generasi Muda (GEMA) INTI, Krista Wijaya mengatakan hal senada. Ia berharap, kesatuan Indonesia takkan terganggu oleh maraknya isu SARA yang dilontarkan oleh pihak-pihak tertentu.

"Kita semua Indonesia. Kita warga negara Indonesia. Kita bersatu membangun Indonesia," ucap Krista dengan lugas. (Pon)

Kredit : ponco


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH