Perwira TNI Digerebek Gegara Tuduhan Narkoba, Anggota Polres Malang Diperiksa Propam Karopenmas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto: ANTARA

Merahputih.com - Empat personel Satnarkoba Polresta Malang diduga melakukan salah tangkap terhadap seorang Perwira TNI AD berpangkat Kolonel Chb IWS.

"Sudah ditangani oleh Propam Polresta Malang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (26/3).

Baca Juga

DPD Minta Polri Usut Tuntas Oknum Polisi Jual Senjata Api ke KKB

Rusdi menyampaikan kalau pemeriksaan terhadap empat personel Satnarkoba Polresta Malang dilakukan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan salah tangkap. "Sedang dilakukan pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan salah sasaran tersebut," ucapnya.

Sekedar informasi, empat anggota Satnarkoba salah sasaran melakukan penggerebekan pada Kamis (25/3). Mereka menggerebek anggota TNI berpangkat kolonel, Kol Chb IWS (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad). Saat itu dia sedang bertugas sebagai Pemeriksaan Materil Perbekalan dan Fasilitas (Rikmat Bekfas) TW I Tahun Anggaran 2021.

Dari informasi yang diterima awak media, saat itu sekitar pukul 04.30 WIB, kamar Kol IWS terdengar ada yang mengetuk. Setelah pintu dibuka, empat orang yang mengaku polisi menerobos memaksa masuk ke dalam kamar.

Selanjutnya, dengan nada tinggi dan perlakuan yang kasar, mereka mendorong serta memaksa Kol IWS duduk di kursi sampai baju kaus yang dikenakanya robek pada kerah bagian depan.

IWS menyampaikan dirinya adalah kolonel TNI AD yang sedang bertugas. Namun anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota tetap memperlakukan dengan kasar.

Karopenmas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto: ANTARA

Kol Chb IWS pun meminta anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota untuk menunjukkan surat perintah, dan mereka menunjukkan surat perintah yang ditandatangani oleh Kasat Narkoba Polresta Malang Kota.

Selanjutnya, anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota menggeledah seluruh isi kamar Kol Chb IWS termasuk isi tas yang bersangkutan, dan tidak ditemukan barang bukti narkoba seperti yang dituduhkan.

Kol Chb IWS menyampaikan, karena anggota TNI, kalau dia bersalah, Satresnarkoba Polresta Malang Kota mestinya melibatkan PM. Namun hal ini tidak dihiraukan.

Setelah melaksanakan penggeledahan dan tidak menemukan barang bukti, keempat anggota Satnarkoba Polresta Malang Kota meninggalkan hotel.

Lalu pukul 05.30 WIB Kol IWS dijemput Kahubdam V/Brw Kol Chb Muhammad Anom Kartika. Rombongan ini pun langsung menuju Mako Hubdam V/Brawijaya.

Baca Juga

TNI-Polri Masuk Hutan Persempit Ruang Gerak KKB Joni Botak

Kemudian Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata tiba di kantor Hubdam V/Brawijaya. Disusul hadirnya Dandim 0833/ Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadona.

Di sana, Kol IWS menyampaikan kronologi kejadian yang dialaminya dan memberikan penekanan kepada Kapolresta Malang untuk meminta anggotanya lebih teliti dan melaksanakan tindakan sesuai prosedur agar kasus serupa tidak terjadi lagi. Kapolresta Malang Kombes Leonardus pun menyampaikan permohonan maaf kepada pihak TNI. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bareskrim Polri Janji Bakal Proses Tuntas Kasus Abu Janda
Indonesia
Bareskrim Polri Janji Bakal Proses Tuntas Kasus Abu Janda

Bareskrim Polri akan kembali memeriksa Permadi Arya atau Abu Janda Kamis (2/2) lusa.

PSI Tolak Kenaikan RKT Rp888 M, Ketua DPRD: Kalau Mau Pencitraan Nanti  2024
Indonesia
PSI Tolak Kenaikan RKT Rp888 M, Ketua DPRD: Kalau Mau Pencitraan Nanti 2024

Informasi yang bermunculan di media sosial (Medsos) soal kenaikan RKT dewan lebih dari Rp700 juta per bulan itu tidak benar

Pemkot Solo Hibahkan Tanah Eks Kawasan Prostitusi untuk Asrama Brimob Polda Jateng
Indonesia
Pemkot Solo Hibahkan Tanah Eks Kawasan Prostitusi untuk Asrama Brimob Polda Jateng

Tanah hibah dari Pemkot Solo tersebut rencananya akan dIgunakan Polda Jawa Tengah untuk membangun rusun asrama anggota Brimob.

Korban Tewas Gempa Majene Capai 90 Orang
Indonesia
Korban Tewas Gempa Majene Capai 90 Orang

Hingga hari kelima pascagempa bumi magnitudo 6,2 yang menguncang Majene, Sulawesi Barat, total 90 orang dilaporkan meninggal dunia.

Tangani Korban Gempa, RS Terapung TNI AL Bersandar di Mamuju Sulbar
Indonesia
Tangani Korban Gempa, RS Terapung TNI AL Bersandar di Mamuju Sulbar

Pada misi kemanusian di Mamuju, KRI SHS-990 didukung dua helikopter yang berguna untuk mengangkut korban gempa yang tidak terjangkau.

Oknum ASN Pemkab Yakuhimo Diduga Jadi Pengantar Senjata Tajam dan Api untuk KKB
Indonesia
Oknum ASN Pemkab Yakuhimo Diduga Jadi Pengantar Senjata Tajam dan Api untuk KKB

"Bahwa, ada sebuah truk dinas berplat merah milik Pemda Yahukimo yang dicurigai oleh masyarakat membawa muatan sekelompok orang dan sejumlah barang bukti," kata Firman

Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu Diaudit
Indonesia
Proyek Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Perlu Diaudit

Proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) memerlukan audit keuangan guna meminimalisir pembengkakan biaya yang tengah terjadi.

[Hoaks atau Fakta]: Pria Ngamuk Karena Perempuan Yang Dinikahi Tidak Perawan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pria Ngamuk Karena Perempuan Yang Dinikahi Tidak Perawan

Gambar tersebut merupakan gambar pada artikel detik.com dengan judul “Tim Gegana Sukses Ringkus Orang Gila di Mojokerto yang Mengamuk

Pesan Natal dari Dirkrimsus Polda Metro di Situasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Pesan Natal dari Dirkrimsus Polda Metro di Situasi Pandemi COVID-19

Pria lulusan Akpol 1988 ini berharap, Natal kali ini bisa dijadikan momentum masyarakat untuk berdoa agar selalu diberi kesehatan dan angka COVID-19 semakin turun.

90 Warga Perumahan Griya Katulampa Kota Bogor Positif COVID-19
Indonesia
90 Warga Perumahan Griya Katulampa Kota Bogor Positif COVID-19

Sebanyak 90 orang warga Perumahan Griya Katulampa, Kota Bogor terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka pun sudah mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan setempat.